3 Motor Terbakar di SPBU Karangnunggal, Diduga Akibat Korsleting Listrik
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kepanikan terjadi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026), setelah tiga sepeda motor yang tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar tiba-tiba terbakar. Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum merambat ke dispenser bahan bakar yang berpotensi memicu ledakan lebih besar.
Tiga kendaraan yang terbakar masing-masing Thunder, Yamaha Mio Soul, dan Honda Beat. Ketiganya berada dalam antrean pengisian bahan bakar ketika api mendadak muncul dari salah satu kendaraan.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada sistem kelistrikan Thunder. Percikan api yang awalnya muncul dari bagian bawah motor tersebut dengan cepat membesar karena posisi kendaraan saling berdekatan.
Dalam hitungan detik, kobaran api menjalar ke dua motor lain yang berada di sampingnya. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan memicu kepanikan di area SPBU. Sejumlah pengunjung yang berada di lokasi langsung berhamburan menjauh untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Petugas SPBU Bergerak Cepat Padamkan Api
Petugas SPBU yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan tindakan darurat. Mereka mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan segera menyemprotkan ke titik api untuk mencegah kobaran semakin meluas.
Respons cepat tersebut dinilai sangat krusial, mengingat lokasi kebakaran berada di area yang sangat dekat dengan dispenser bahan bakar.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 10 menit hingga api benar-benar berhasil dikendalikan. Meski tidak sampai merambat ke fasilitas utama SPBU, kondisi ketiga sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah dengan bodi hangus terbakar.
Setelah kejadian, aktivitas pengisian bahan bakar sempat dihentikan sementara guna memastikan area benar-benar aman sebelum kembali beroperasi.
Polisi Selidiki Penyebab Pasti Kebakaran
Aparat kepolisian dari Polsek Karangnunggal yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap kendaraan yang terbakar.
Ketiga motor kemudian dibawa ke Mapolsek Karangnunggal untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga berencana memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
Kapolsek Karangnunggal AKP Jaja Hidayat mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan yang berpotensi menjadi sumber kebakaran.
Menurutnya, kabel yang mulai getas, aki bermasalah, atau instalasi listrik yang tidak layak bisa menjadi pemicu insiden serupa, terlebih jika kendaraan berada di area dengan bahan mudah terbakar seperti SPBU.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek kondisi kelistrikan kendaraan. Potensi korsleting bisa terjadi kapan saja jika ada kerusakan yang tidak disadari,” ujarnya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kejadian berlangsung cukup dramatis dan menimbulkan kepanikan, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Namun, peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya perawatan kendaraan secara berkala, terutama aspek kelistrikan yang sering luput dari perhatian pengguna.
Kejadian di area SPBU yang memiliki tingkat risiko tinggi menunjukkan bahwa satu gangguan teknis kecil dapat berkembang menjadi ancaman serius apabila tidak segera ditangani. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar