Plh Sekda Tasikmalaya Respons Tuntutan 116 Petugas Kebersihan
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Hanapi, merespons tuntutan reward yang disampaikan 116 petugas kebersihan berstatus sukarelawan (sukwan). Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan aspirasi tersebut telah diterima dan kini tengah dibahas di internal pemerintahan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta ketentuan hukum yang berlaku.
Pernyataan itu disampaikan Hanapi usai kegiatan pelepasan petugas kebersihan di Bale Wiwitan, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, pemerintah tidak menutup mata terhadap aspirasi yang disampaikan para petugas yang selama ini turut membantu menjaga kebersihan kota.
“Apa yang mereka sampaikan sudah tertangkap. Kita tidak menutup mata. Aspirasi ini akan kita godok bersama pimpinan dan melihat kemampuan anggaran serta aturan yang berlaku,” ujar Hanapi.
Pernyataan tersebut menjadi respons atas tuntutan yang sebelumnya disampaikan ratusan petugas kebersihan sukwan yang menagih realisasi janji pemberian reward dari pemerintah daerah.

Reward Belum Terealisasi, Pemkot Sebut Terkendala Anggaran dan Aturan
Hanapi mengakui, saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dirinya pernah menyampaikan rencana pemberian reward bagi para petugas kebersihan. Namun, hingga kini realisasi kebijakan tersebut belum dapat dilakukan.
Ia menjelaskan, perubahan posisi jabatan serta keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu faktor yang membuat rencana itu belum berjalan sesuai harapan.
Menurut Hanapi, pemerintah daerah tidak bisa mengambil keputusan secara tergesa-gesa tanpa dasar hukum yang jelas, terlebih jika menyangkut penggunaan anggaran daerah.
“Mereka berjuang secara sukarela membantu kebersihan kota. Justru karena itu, mereka sangat layak untuk kita perhatikan. Tapi kita harus melihat dulu kemampuan daerah dan aturan yang memayunginya,” katanya.
Ia menekankan bahwa pembahasan terkait bentuk apresiasi bagi petugas kebersihan akan melibatkan unsur pimpinan daerah agar keputusan yang diambil tetap sesuai dengan regulasi.
Pemkot Janji Cari Solusi untuk Apresiasi Petugas Kebersihan
Meski belum memberikan kepastian soal bentuk reward yang akan diberikan, Hanapi memastikan pemerintah akan berupaya mencari solusi terbaik bagi para petugas kebersihan sukwan.
Ia mengaku belum dapat menyampaikan detail lebih lanjut karena proses pembahasan masih berlangsung di internal pemerintah.
“Saya tidak berani mengatakan apa-apa dulu sekarang. Pokoknya, insyaallah akan kita bantu. Kita cari jalan terbaik agar pengabdian mereka mendapat bentuk apresiasi yang sesuai,” tegasnya.
Hanapi juga meminta para petugas kebersihan tetap menjalankan tugas dengan semangat. Menurutnya, kontribusi mereka memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan wajah Kota Tasikmalaya.
Keberadaan petugas kebersihan sukwan selama ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan perkotaan, meskipun mereka belum berstatus pegawai formal. Karena itu, perhatian terhadap nasib dan kesejahteraan mereka dinilai menjadi isu yang patut mendapat tindak lanjut serius dari pemerintah daerah. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar