RSUD KHZ Musthafa Tetap Layani Pasien Selama Idul Fitri
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Di saat sebagian layanan kesehatan membatasi operasional selama libur panjang Lebaran, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya justru memastikan pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan bagi masyarakat.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari membuka poli rawat jalan khusus, hingga menyiagakan tim medis tambahan untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama musim mudik.
Kebijakan ini diambil agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai selama masa libur panjang Idul Fitri.

Poli Khusus Dibuka Agar Pasien Tetap Terpantau
Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD KHZ Musthafa, dr. Leni Mulyani, menjelaskan bahwa rumah sakit tidak akan menutup seluruh layanan rawat jalan selama periode Lebaran.
Sebagai gantinya, RSUD KHZ Musthafa akan mengoperasikan satu poli khusus yang melayani berbagai kebutuhan pasien secara terpadu.
“Kami tetap membuka satu poli khusus selama masa libur Lebaran. Baik sebelum maupun sesudah Idul Fitri,” ujar dr. Leni, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan selama Idul Fitri, khususnya bagi pasien yang membutuhkan pemantauan medis rutin.
Layanan ini diprioritaskan untuk beberapa kategori pasien, seperti:
- pasien kontrol pasca operasi
- penderita penyakit kronis
- pasien yang membutuhkan obat rutin
Dengan tetap beroperasinya poli tersebut, pasien tidak perlu menunda pengobatan meskipun berada di tengah periode libur Lebaran.
RSUD KHZ Musthafa Siapkan “Tim Bayangan” di IGD
Selain memastikan layanan rawat jalan tetap tersedia, RSUD KHZ Musthafa juga memperkuat kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Selama periode pelayanan selama Idul Fitri, rumah sakit menerapkan sistem “Tim Bayangan” untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien.
Dalam skema ini, terdapat satu tim medis tambahan yang bersiaga di luar tiga tim utama yang bertugas dalam sistem shift harian.
Tim cadangan tersebut dapat segera dikerahkan apabila terjadi peningkatan jumlah pasien yang signifikan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi RSUD KHZ Musthafa dalam menjaga kesiapan pelayanan kesehatan selama musim mudik dan libur Lebaran.
Kapasitas RSUD KHZ Musthafa Akan Terus Ditingkatkan
Tidak hanya fokus pada pelayanan selama Idul Fitri, manajemen RSUD KHZ Musthafa juga tengah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas rumah sakit.
Pada tahun 2026, kapasitas tempat tidur rumah sakit ditargetkan meningkat dari 248 unit menjadi 270 unit.
Sementara pada tahun 2027 mendatang, jumlah tersebut diproyeksikan kembali bertambah hingga mencapai 300 tempat tidur.
Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Teknologi Medis Modern Dimaksimalkan
Seiring dengan peningkatan kapasitas fisik, RSUD KHZ Musthafa juga terus memperkuat layanan diagnostik dengan memaksimalkan penggunaan teknologi medis modern.
Beberapa peralatan yang saat ini dioptimalkan antara lain:
- CT Scan
- Mamografi
- Panoramik
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan diagnosa serta mempercepat proses penanganan pasien.
Dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap, pelayanan selama Idul Fitri di RSUD KHZ Musthafa diharapkan tetap berjalan dengan kualitas layanan yang optimal.
Dukungan Anggaran Perkuat Operasional Rumah Sakit
Kondisi operasional RSUD KHZ Musthafa juga diprediksi semakin stabil setelah adanya dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pelunasan piutang Jamkesda sebesar Rp23,4 miliar pada akhir Februari 2026.
Dana tersebut digunakan untuk:
- Rp20 miliar melunasi utang perbankan di Bank BJB
- Rp3,4 miliar untuk pengadaan obat-obatan serta oksigen medis
Saat ini, sisa kewajiban Jamkesda yang masih tercatat di rumah sakit tersebut tinggal sekitar Rp8 miliar.
Dengan kondisi keuangan yang semakin sehat, manajemen optimistis RSUD KHZ Musthafa dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tasikmalaya. (red)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar