Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tasik Open 2026 Resmi Dibuka, 396 Karateka Siap Berlaga

Tasik Open 2026 Resmi Dibuka, 396 Karateka Siap Berlaga

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah ajang kejuaraan karate Tasik Open 2026 yang resmi digelar di Gedung Olahraga Sukapura, kawasan Dadaha, Sabtu (16/5/2026). Turnamen perdana ini langsung menarik antusiasme tinggi dengan keikutsertaan ratusan atlet dari berbagai daerah.

Sebanyak 396 peserta karate ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama dua hari tersebut. Para peserta datang dari sejumlah kota dan kabupaten, termasuk Bandung, Garut, Yogyakarta, serta wilayah lainnya untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena pertandingan.

Den legal Tasikmalaya-lintas jabar

Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, yang membuka kegiatan tersebut menilai turnamen ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi daerah.

Menurutnya, kehadiran peserta dan pendamping dari luar kota turut memberikan efek positif terhadap aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner hingga penginapan.

Jadi Ajang Prestasi dan Silaturahmi

Diky menyebut Tasik Open 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antar-atlet sekaligus membangun semangat sportivitas.

Selain menjadi panggung pembuktian kemampuan, turnamen ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga di wilayah Priangan Timur.

Pemerintah daerah menilai event seperti ini dapat memberi efek ganda, baik dalam pembinaan atlet maupun penguatan ekonomi berbasis event olahraga.

Tiga Kategori Dipertandingkan

Ketua panitia pelaksana cabang olahraga FORKI, Yuki, menjelaskan kompetisi dibagi ke dalam beberapa kategori.

Kategori tersebut meliputi kelas prestasi, nomor kata, serta kelas festival yang dirancang untuk menjangkau peserta dari berbagai level kemampuan.

Pada hari pertama Tasik Open 2026, pertandingan difokuskan untuk kelas prestasi, sementara hari kedua akan diisi kategori festival.

Dengan format tersebut, ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memberi ruang pembinaan bagi karateka muda.

Akan Dijadikan Agenda Rutin

Panitia menyebut penyelenggaraan kejuaraan karate di Tasikmalaya ini menjadi langkah awal untuk agenda yang lebih besar.

FORKI berencana menjadikan Tasik Open 2026 sebagai event rutin yang digelar dua kali dalam setahun.

Konsep ke depan mencakup kejuaraan umum dan event khusus pelajar sebagai bagian dari pembinaan berjenjang.

Langkah ini juga disebut sebagai upaya membuka ruang kompetisi bagi pelajar setelah perubahan kebijakan pada sejumlah agenda olahraga sekolah.

Bidik Lahirkan Atlet Baru

Melalui Tasik Open 2026, penyelenggara berharap muncul bibit-bibit atlet potensial dari Tasikmalaya maupun daerah lain.

Ajang ini dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam pembinaan olahraga bela diri, khususnya karate, menuju level provinsi hingga nasional.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi pada penyelenggaraan perdana, Tasik Open dinilai memiliki potensi menjadi salah satu event olahraga unggulan di Priangan Timur. (dh) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

    Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 111
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, TASIKMALAYA — Setiap dini hari, ketika sebagian besar warga masih tertidur, para pengangkut sampah sudah mulai bekerja menyusuri sudut-sudut Kota Tasikmalaya. Mereka mengangkat karung demi karung sampah, mendorong gerobak berat, dan membersihkan tumpukan limbah yang ditinggalkan warga setiap harinya. Pekerjaan itu bukan sekadar melelahkan. Mereka harus berhadapan langsung dengan bau menyengat, cairan kotor, cuaca ekstrem, […]

  • Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, OPINI – Kebijakan penggabungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya kembali memantik diskursus publik. Di tengah tuntutan digitalisasi yang kian kompleks, langkah ini tidak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga menguji logika kebijakan pemerintah daerah dalam membaca arah zaman. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, keputusan ini […]

  • pelantikan-kadishub-tasikmalaya-disorot-dprd-lintasjabar

    Pelantikan Kadishub Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan mutasi jabatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memicu sorotan publik. Salah satu keputusan yang menjadi perhatian adalah pelantikan seorang pejabat eselon II sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tasikmalaya, padahal yang bersangkutan disebut sedang dalam masa pemulihan kesehatan dan akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Pelantikan tersebut dilakukan oleh […]

  • THR Tasikmalaya Ketika Tanggung Jawab Institusional Jadi Beban Personal

    THR Tasikmalaya: Ketika Tanggung Jawab Institusional Jadi Beban Personal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 33
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, EDITORIAL – Polemik THR Tasikmalaya tahun ini memperlihatkan ironi yang sulit diabaikan. Di saat kebutuhan hidup meningkat tajam menjelang Lebaran—mulai dari kebutuhan pangan, sandang, hingga kewajiban sosial—aparatur sipil negara (ASN) justru tidak mendapatkan dukungan penuh dari institusi tempat mereka mengabdi. Dalam konteks kegagalan membayar THR di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara, […]

  • Larangan Gratifikasi: ASN Kabupaten Tasikmalaya Dilarang Minta THR.

    Larangan Gratifikasi: ASN Kabupaten Tasikmalaya Dilarang Minta THR.

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 20
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait hari raya. Dalam surat edaran Larangan Gratifikasi tersebut ditegaskan bahwa aparatur sipil negara tidak diperbolehkan meminta atau menerima hadiah yang berkaitan dengan jabatan maupun kewenangan yang dimilikinya. Langkah ini diambil sebagai bagian […]

  • pantau hilal di kota banjar-lintasjabar

    Warga Banjar Antusias Pantau Hilal, Meski Langit Tak Bersahabat

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 104
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri, Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Meski hilal tidak berhasil teramati akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, penetapan awal bulan tetap mengacu pada hasil rukyat nasional. Kegiatan rukyatul hilal di Kota Banjar […]

expand_less