Plh Wali Kota Tasikmalaya Dihadapkan Jadwal Yang Padat
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 212
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Hari pertama menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya menjadi pengalaman yang cukup menantang bagi Rd. Diky Candranegara. Padatnya agenda kegiatan dalam satu hari membuat dirinya harus menentukan prioritas di tengah jadwal yang saling beririsan.
Diky mengakui sejumlah agenda yang telah terjadwal membuatnya berada dalam situasi dilematis, terutama ketika beberapa undangan berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan di lokasi berbeda.
Menurutnya, ada beberapa kegiatan yang secara protokoler penting untuk dihadiri, namun keterbatasan waktu membuat kehadiran di seluruh agenda sulit dipenuhi.

Lima Agenda dalam Sehari
Pada hari pertama menjalankan tugas, Diky menyebut sedikitnya ada lima agenda yang masuk dalam daftar kegiatannya.
Sebagian agenda berlangsung di Kota Tasikmalaya, sementara lainnya berada di Bandung. Kondisi ini membuat koordinasi dan pengaturan waktu menjadi tantangan tersendiri.
Ia mengaku sejak awal tidak terlalu optimistis bisa memenuhi seluruh agenda yang telah tersusun.
Karena itu, fokus diarahkan pada kegiatan yang dinilai paling memungkinkan untuk dihadiri secara langsung.
Prioritaskan Agenda yang Berdampak Langsung
Di tengah kepadatan jadwal, Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candranegara menegaskan prioritasnya adalah kegiatan yang memiliki keterkaitan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, agenda yang menyentuh pelayanan publik maupun pembinaan generasi muda menjadi perhatian utama.
Pendekatan tersebut diambil agar kehadiran pemerintah tetap terasa substansial, bukan sekadar memenuhi undangan formal.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pihak bahkan telah lebih dulu datang untuk memastikan kehadirannya di berbagai kegiatan.
Agenda Padat Diprediksi Berlanjut
Diky menyebut kepadatan agenda kemungkinan tidak hanya terjadi di hari pertama. Informasi awal yang diterimanya menunjukkan jadwal kegiatan berikutnya juga berpotensi sama padatnya.
Karena itu, penyesuaian agenda dan penentuan skala prioritas akan terus dilakukan agar seluruh tugas pemerintahan tetap berjalan efektif.
Momentum awal ini menjadi gambaran tantangan yang harus dihadapi pejabat pelaksana harian dalam menjaga ritme pemerintahan di tengah mobilitas agenda yang tinggi. (dh)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar