Kesepakatan Penataan Kabel di Kota Tasikmalaya
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi mengambil langkah strategis untuk menata jaringan kabel utilitas yang selama ini dinilai semrawut dan mengganggu estetika kota. Melalui penandatanganan kesepakatan penataan kabel bersama sejumlah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, internet, dan utilitas lainnya, Pemkot Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kota yang lebih tertib, aman, dan modern.
Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (29/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya. Momen ini menjadi tonggak penting dalam upaya pembenahan infrastruktur perkotaan, khususnya penataan kabel utilitas permukaan tanah yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan masyarakat.

Kabel Semrawut Jadi Perhatian Serius
Jaringan kabel yang melintang di atas jalan, menempel pada tiang, bahkan menjuntai di trotoar, telah lama menjadi persoalan di berbagai ruas jalan Kota Tasikmalaya. Selain merusak keindahan kota, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat.
Wali Kota Tasikmalaya menegaskan, kesepakatan penataan kabel ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata antara pemerintah daerah dan para provider untuk menghadirkan lingkungan kota yang lebih tertata.
“Kota yang modern harus dimulai dari infrastruktur yang tertib. Kabel semrawut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan menuju Tasikmalaya yang lebih nyaman bagi warga maupun wisatawan.
Tugu Al-Mahusna Jadi Lokasi Perdana
Usai penandatanganan, Wali Kota bersama jajaran dan perwakilan provider langsung meninjau kawasan Tugu Al-Mahusna yang ditetapkan sebagai titik awal pelaksanaan penataan.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Tugu Al-Mahusna merupakan salah satu ikon Kota Tasikmalaya sekaligus kawasan dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
Di kawasan tersebut, kabel-kabel udara yang selama ini terlihat semrawut akan dipindahkan ke sistem ducting bawah tanah. Selain itu, tiang-tiang utilitas yang bertumpuk juga akan ditata ulang agar lebih terintegrasi.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru kawasan pusat kota yang lebih bersih, modern, dan representatif.
Tahapan Penataan Dilakukan Bertahap
Dalam implementasinya, kesepakatan penataan kabel akan diawali dengan pemetaan seluruh jaringan utilitas yang ada. Tahapan ini meliputi identifikasi kabel aktif, kabel tidak terpakai, hingga inventarisasi tiang eksisting.
Setelah proses pemetaan selesai, penataan fisik akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas.
Perwakilan provider menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Mereka memastikan proses penataan tidak akan mengganggu layanan telekomunikasi maupun internet kepada pelanggan.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya agar penataan berjalan lancar dan layanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar salah satu perwakilan provider.
Manfaat Penataan Kabel Utilitas
Program kesepakatan penataan kabel ini memiliki sejumlah manfaat strategis bagi Kota Tasikmalaya, antara lain:
- Meningkatkan estetika kawasan perkotaan.
- Mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai.
- Menekan potensi kebakaran akibat korsleting.
- Mempermudah perawatan jaringan utilitas.
- Memberikan ruang yang lebih aman bagi pejalan kaki.
Selain itu, keberadaan kabel bawah tanah dinilai lebih tahan terhadap cuaca ekstrem serta meminimalkan gangguan jaringan akibat pohon tumbang atau bencana alam.
Dorong Investasi dan Daya Saing Kota
Penataan infrastruktur menjadi salah satu indikator penting dalam menarik minat investor. Kota yang tertata rapi cenderung memiliki daya saing lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
Wali Kota optimistis, kesepakatan penataan kabel ini akan berdampak positif terhadap iklim investasi di Tasikmalaya.
“Ketika kota terlihat rapi, aman, dan modern, investor akan lebih percaya untuk menanamkan modalnya di Tasikmalaya,” katanya.
Hal ini sejalan dengan visi Pemkot Tasikmalaya dalam membangun kota yang berdaya saing, maju, dan berkelanjutan.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta. Kesepakatan penataan kabel menjadi bukti nyata kolaborasi yang produktif dalam pembangunan perkotaan.
Pemkot Tasikmalaya berharap model kerja sama seperti ini dapat diterapkan pula pada sektor-sektor lain, seperti transportasi, lingkungan, dan pengembangan ruang publik.
Penataan Berlanjut ke Ruas Jalan Protokol
Setelah Tugu Al-Mahusna, penataan kabel utilitas akan dilanjutkan ke sejumlah ruas jalan protokol dan pusat aktivitas masyarakat lainnya.
Kawasan perdagangan, pusat pemerintahan, hingga area pendidikan menjadi prioritas tahap berikutnya.
Dengan demikian, wajah Kota Tasikmalaya diharapkan berubah secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Kesepakatan penataan kabel bukan hanya tentang merapikan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun masa depan kota yang lebih tertib, aman, dan membanggakan. (DH)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar