Warga Banjar Antusias Pantau Hilal, Meski Langit Tak Bersahabat
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri, Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Meski hilal tidak berhasil teramati akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, penetapan awal bulan tetap mengacu pada hasil rukyat nasional.
Kegiatan rukyatul hilal di Kota Banjar dipimpin unsur Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Warga tampak antusias mengikuti proses pemantauan yang menjadi bagian penting dalam penentuan kalender Hijriah, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.
Ketua BHRD Kota Banjar, Badar Ismail, menjelaskan bahwa secara astronomis posisi hilal sebenarnya telah memenuhi kriteria visibilitas. Berdasarkan hasil perhitungan hisab, posisi bulan sabit muda berada sekitar 4 derajat di atas ufuk, angka yang dinilai telah memenuhi syarat imkanur rukyat untuk penetapan awal bulan Hijriah.
Cuaca Mendung Gagalkan Pengamatan Hilal
Meski parameter astronomi menunjukkan posisi yang memungkinkan, pengamatan langsung di Kota Banjar tidak membuahkan hasil. Langit mendung disertai gumpalan awan tebal di ufuk barat membuat hilal tidak dapat terlihat, baik melalui pengamatan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu optik, kondisi cuaca tersebut menjadi faktor utama gagalnya observasi di titik pemantauan Gunung Putri.
Namun demikian, kegagalan pengamatan di satu lokasi tidak otomatis menggugurkan penetapan awal bulan, karena keputusan nasional mempertimbangkan hasil rukyat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Hilal Terlihat di Titik Lain, Zulhijah Resmi Dimulai
Penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah akhirnya tetap dilakukan setelah terdapat laporan keberhasilan pengamatan hilal dari wilayah lain di Indonesia. Informasi keberhasilan rukyat dari Jawa Timur menjadi salah satu dasar penetapan resmi dimulainya bulan Zulhijah secara nasional.
Dengan keputusan tersebut, hari berikutnya resmi ditetapkan sebagai 1 Zulhijah 1447 Hijriah, dengan demikian maka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Antusiasme Warga Warnai Rukyatul Hilal
Meski tidak seramai pemantauan awal Ramadan maupun penentuan 1 Syawal, antusiasme masyarakat tetap terlihat dalam kegiatan rukyatul hilal di Banjar. Sejumlah warga hadir untuk menyaksikan langsung proses observasi hilal, yang bagi sebagian masyarakat menjadi pengalaman edukatif sekaligus momentum spiritual menjelang bulan penuh ibadah.
Kehadiran masyarakat menunjukkan tingginya ketertarikan terhadap proses penentuan kalender Islam, terutama menjelang momentum besar seperti Iduladha. Kegiatan rukyatul hilal Banjar juga dihadiri unsur pemerintah dan pihak terkait lainnya guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar