Bandung: Hujan Deras Picu Insiden Korban Hanyut di Cikapundung
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA BANDUNG – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah diduga menjadi korban hanyut di Sungai Cikapundung di kawasan Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Hingga Jumat (15/5/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut terjadi saat korban berada di sekitar bantaran sungai untuk membersihkan peralatan kerja. Situasi berubah mendadak ketika debit air meningkat usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Menurut keterangan saksi, korban diduga terpeleset saat kondisi arus mulai membesar, lalu langsung terbawa aliran sungai yang deras sebelum sempat mendapatkan pertolongan.

Tim SAR Bergerak Setelah Laporan Diterima
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan tim langsung dikerahkan setelah menerima laporan kejadian korban hanyut di Sungai Cikapundung tersebut.
Menurutnya, personel penyelamat diberangkatkan dengan membawa perlengkapan operasi pencarian di medan perairan, termasuk peralatan komunikasi dan kendaraan operasional.
Karena jarak menuju lokasi cukup jauh, tim membutuhkan waktu tempuh tertentu sebelum tiba di titik pencarian.
Setelah sampai di lokasi, operasi pencarian langsung dilakukan bersama unsur gabungan yang telah lebih dulu berada di lapangan.
Sejumlah Unsur Gabungan Terlibat
Operasi pencarian korban hanyut di Sungai Cikapundung melibatkan berbagai instansi dan relawan.
Di antaranya Basarnas Bandung, kepolisian sektor setempat, petugas pemadam kebakaran Kota Bandung, unsur kewilayahan, serta komunitas relawan penanggulangan bencana.
Koordinasi dilakukan untuk mempercepat penyisiran area sungai yang diduga menjadi jalur hanyut korban.
Petugas juga memperhitungkan kondisi arus, cuaca, serta keamanan personel selama operasi berlangsung.
Warga Diminta Waspada
Ade mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika intensitas hujan masih tinggi.
Perubahan debit air yang terjadi secara mendadak dinilai menjadi salah satu faktor utama risiko kecelakaan di kawasan aliran sungai.
Karena itu, warga diminta menghindari aktivitas di bantaran sungai saat cuaca ekstrem atau ketika tanda-tanda kenaikan debit mulai terlihat.
Peristiwa korban hanyut di sungai Cikapundung Bandung ini kembali menjadi pengingat bahwa kondisi sungai saat musim hujan dapat berubah sangat cepat dan membahayakan keselamatan.
Hingga berita ini disusun, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. (dh)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar