QRIS UTHM 2026 Ricuh, Jalur Lari Diterobos Kendaraan di Tasikmalaya
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Ratusan peserta QRIS Unsil Tasik Half Marathon (UTHM) 2026 sempat terhenti mendadak saat melintasi salah satu persimpangan jalan di Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) pagi. Penyebabnya, sejumlah kendaraan nekat menerobos jalur yang seharusnya sudah steril untuk lintasan lomba.
Para Petugas Kewalahan
Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, serta relawan tampak kewalahan menghalau pengendara yang tetap memaksa melintas di area perlombaan.

Peluit panjang, teriakan petugas, hingga isyarat tangan tak cukup menghentikan kendaraan yang terus mencoba masuk ke jalur pelari.
“Kita sudah teriak-teriak, tapi masih ada yang maksa lewat. Kasihan pelari, pace mereka yang sudah bagus jadi rusak,” ujar salah seorang petugas pengatur lalu lintas di lokasi.
Peserta kategori 21 kilometer (21K) disebut menjadi yang paling terdampak dalam insiden tersebut. Banyak pelari yang terpaksa menghentikan langkahnya secara tiba-tiba demi menghindari potensi kecelakaan.
Warga Mengeluhkan Para Pengendara yang Nekad
Warga yang menyaksikan kejadian itu dari pinggir jalan pun ikut menyayangkan masih adanya pengendara yang mengabaikan penutupan jalur.
“Aduh, sudah dikasih tahu dari kemarin jalurnya ditutup. Kok masih saja nerobos,” keluh Yayah, warga sekitar yang menonton jalannya perlombaan.
Butuh waktu sekitar lima menit bagi petugas untuk kembali mensterilkan area persimpangan. Setelah kondisi dinilai aman, para peserta kembali melanjutkan lomba.
Pihak panitia QRIS UTHM 2026 langsung melakukan evaluasi atas insiden tersebut.
Permohonan Maaf Panitia Penyelenggara
Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada peserta dan memastikan pengamanan akan diperketat pada penyelenggaraan berikutnya.
“Kami meminta maaf atas insiden ini. Ke depan, pengamanan jalur dan sosialisasi terkait penutupan jalan akan kami perkuat. Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas di lapangan,” ujar salah satu kru panitia.
Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara event olahraga berskala besar, terutama terkait pengamanan rute dan kedisiplinan pengguna jalan agar keselamatan peserta tetap menjadi prioritas utama.
Perlu Koordinasi dan Kerjasama dari Semua Pihak
Kejadian ini sangat disayangkan karena kegiatan QRIS UTHM 2026 merupakan agenda olahraga besar yang telah dipersiapkan jauh hari, termasuk pengaturan lalu lintas dan informasi penutupan sejumlah ruas jalan kepada masyarakat.
Tindakan sejumlah pengendara yang tetap nekat menerobos jalur steril bukan hanya mengganggu jalannya perlombaan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan para peserta maupun petugas di lapangan.
Kurangnya kepatuhan terhadap aturan sementara demi kelancaran acara publik seperti ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian pengguna jalan untuk menghormati kegiatan bersama.
Padahal, sedikit kesabaran dan pengertian dari para pengendara akan sangat membantu kelancaran acara sekaligus menjaga keselamatan semua pihak. (dh)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar