Jaga Kampung Bareng Polisi, Gerakan Ajak Warga Bantarkalong Perkuat Kamtibmas
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penindakan atau penegakan hukum. Di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kehadiran aparat justru membawa suasana hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan sambang kamtibmas, Brigadir Asep Mulyana turun langsung menyapa warga, mendengarkan aspirasi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan yang dilakukan Brigadir Asep Mulyana ini kembali menegaskan komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (27/4/2026) dan disambut antusias oleh warga setempat.

Polisi Hadir di Tengah Warga
Suasana santai terlihat saat Brigadir Asep Mulyana duduk lesehan bersama warga di salah satu sudut kampung. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Percakapan mengalir hangat, membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Brigadir Asep menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, menciptakan situasi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Jangan menunggu sampai terjadi sesuatu. Kalau ada hal mencurigakan atau orang asing yang gerak-geriknya tidak biasa, segera laporkan. Kita jaga kampung ini bersama-sama,” ujar Brigadir Asep kepada warga.
Pesan sederhana itu mendapat respons positif dari masyarakat Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah.
Wadah Menyerap Aspirasi Masyarakat
Kegiatan sambang tidak sekadar menjadi sarana penyampaian imbauan kamtibmas. Brigadir Asep juga membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi warga.
Berbagai persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari pentingnya mengaktifkan ronda malam, minimnya penerangan jalan di beberapa titik, hingga kekhawatiran terhadap keluar masuknya orang asing di lingkungan mereka.
Warga merasa lebih nyaman karena dapat menyampaikan keluhan secara langsung kepada aparat kepolisian tanpa prosedur yang berbelit.
Hamdan, salah seorang warga Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, mengaku senang dengan pendekatan humanis yang dilakukan polisi.
“Kami merasa diperhatikan. Kalau ada masalah, sekarang kami tahu harus melapor ke siapa. Kehadiran polisi seperti ini membuat warga merasa lebih aman,” ungkapnya.
Jaga Kampung Bareng Polisi Perkuat Sinergi
Jaga kampung bareng polisi dinilai efektif dalam mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat. Melalui pendekatan dialogis, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini.
Di Kabupaten Tasikmalaya, pola pendekatan preventif seperti ini terus didorong sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif hingga ke tingkat desa.
Keterlibatan warga menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki karakteristik sosial kuat dan ikatan kekeluargaan yang erat.
Dengan sinergi yang baik, berbagai potensi gangguan seperti pencurian, peredaran narkoba, hingga konflik sosial dapat dicegah sejak dini.
Kapolres Tasikmalaya Apresiasi Langkah Bhabinkamtibmas
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, SH, SIK, MH, memberikan apresiasi atas inisiatif Brigadir Asep Mulyana.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Polisi harus hadir, harus mendengar, dan harus menjadi solusi. Ketika komunikasi berjalan baik, maka keamanan dan ketertiban masyarakat akan terjaga dengan optimal,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, kegiatan Jaga kampung bareng polisi akan terus digencarkan di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
Dari warung kopi hingga pos ronda, Brigadir Asep membawa pesan yang sama: keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat, mitra dialog, serta penghubung antara kebutuhan warga dengan pelayanan negara.
Langkah seperti ini menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian kini semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Bagi warga Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, kunjungan Brigadir Asep bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata perhatian negara terhadap keamanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui semangat Jaga kampung bareng polisi, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh pelosok Kabupaten Tasikmalaya.
Kolaborasi antara polisi dan masyarakat adalah fondasi utama dalam menjaga ketenteraman bersama. (DH)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar