Pelari Pakai Jas Jadi Sorotan di QRIS UTHM 2026
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Gelaran QRIS Unsil Tasik Half Marathon (UTHM) 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit antar pelari nasional, tetapi juga menyuguhkan momen-momen unik yang menghibur ribuan warga. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah aksi seorang peserta yang nekat berlari di kategori 21 kilometer dengan mengenakan jas lengkap dan dasi, Minggu (10/5/2026).
Sejak pagi buta, suasana di sepanjang rute lomba sudah dipenuhi antusiasme masyarakat. Warga dari berbagai penjuru Tasikmalaya dan sekitarnya memadati sisi jalan untuk memberikan dukungan kepada para peserta yang ambil bagian dalam ajang lari bergengsi tersebut.
Pantauan sejak sekitar pukul 05.30 WIB, kawasan Jalan Mashudi hingga sejumlah titik lintasan dipenuhi lautan manusia. Tepuk tangan, sorakan penyemangat, hingga alunan musik tradisional menciptakan atmosfer semarak yang membakar semangat para pelari.

Pelari Berkostum Jas Bikin Suasana Makin Pecah
Di tengah ratusan hingga ribuan peserta yang mengenakan pakaian olahraga, satu sosok justru tampil nyentrik dan langsung menjadi pusat perhatian. Seorang peserta memilih mengenakan jas formal lengkap dengan dasi saat mengikuti kategori half marathon sejauh 21 kilometer.
Penampilan tak biasa itu sontak mengundang tawa sekaligus decak kagum warga yang menyaksikan dari pinggir jalan. Banyak warga mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.
Salah seorang warga, Diki, mengaku terhibur dengan aksi unik peserta tersebut.
“Yang paling bikin heboh ya pelari yang pakai jas lengkap. Kayak mau rapat atau jadi pejabat, tapi malah ikut lari. Kocak, tapi salut juga karena totalitas,” ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu, pelari berkostum unik tersebut mengaku sengaja memilih penampilan berbeda demi menciptakan suasana yang lebih meriah.
“Lari itu harus dinikmati. Jas ini simbol kalau kita bisa tetap profesional, tapi juga tetap santai dan happy. Yang penting semangat,” katanya sambil tersenyum di sela-sela lomba.
Dukungan Warga Jadi Energi Tambahan
Tak hanya aksi unik peserta, semangat masyarakat Tasikmalaya juga menjadi warna tersendiri dalam event ini. Sepanjang lintasan, warga tampak antusias memberikan dukungan langsung kepada para pelari.
Sejumlah ibu-ibu terlihat membagikan air mineral kepada peserta yang melintas. Sementara para bapak dan anak-anak tak henti meneriakkan kata-kata penyemangat.
Pemandangan ini memperlihatkan kuatnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan ajang olahraga berskala nasional tersebut.
Atmosfer kebersamaan ini juga menjadi bukti bahwa olahraga bukan sekadar soal kompetisi, tetapi mampu menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antara peserta dan masyarakat.
Sport Tourism Dorong Perputaran Ekonomi
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida E.S.P., mengapresiasi antusiasme warga yang ikut meramaikan QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan geliat sport tourism di Tasikmalaya semakin berkembang.
“Ini bukti kegiatan olahraga bisa menyatukan banyak elemen masyarakat. Pelari datang, warga mendukung, ekonomi lokal juga ikut bergerak,” ujarnya.
Ajang seperti ini dinilai tak hanya membawa dampak positif bagi dunia olahraga, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pedagang kecil, hingga sektor jasa lainnya.
QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 pun menjadi lebih dari sekadar perlombaan lari. Di balik persaingan dan catatan waktu, event ini menghadirkan cerita-cerita menarik yang menghibur sekaligus memperlihatkan wajah hangat masyarakat Tasikmalaya.
Momen pelari berjas mungkin hanya satu kejadian kecil di tengah ribuan langkah yang berlari pagi itu. Namun justru dari hal sederhana itulah, suasana lomba terasa lebih hidup, akrab, dan penuh tawa. (dh)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar