Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Forum Nyemah Atikan Priangan Timur: Konten Lokal Belum Jadi Arus Utama 

Forum Nyemah Atikan Priangan Timur: Konten Lokal Belum Jadi Arus Utama 

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Kondisi dunia penyiaran di wilayah Priangan Timur kembali menjadi sorotan. Dalam Forum Nyemah Atikan Priangan Timur, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa konten lokal hingga saat ini belum sepenuhnya menjadi pilihan utama masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Bale Priangan Bank Indonesia Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026). Forum Nyemah Atikan Priangan Timur ini menjadi ruang refleksi bersama antara regulator, praktisi penyiaran, dan kalangan akademik untuk membaca ulang arah perkembangan media di tengah arus digitalisasi yang semakin masif.

Konten Lokal Masih Tertinggal di Tengah Arus Digital

Dalam paparannya, Adiyana mengakui bahwa secara umum lembaga penyiaran telah menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Namun, persoalan utama bukan lagi pada aspek kepatuhan administratif, melainkan pada daya saing konten lokal itu sendiri.

“Kalau soal kepatuhan, lembaga penyiaran relatif sudah berjalan sesuai aturan. Tetapi mereka tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi disfungsi informasi yang kini semakin masif dan berdampak pada aspek kebudayaan,” ujarnya dalam Forum Nyemah Atikan Priangan Timur.

Fenomena ini mencerminkan realitas yang lebih luas, di mana masyarakat cenderung lebih memilih konten digital global yang dinilai lebih variatif dan atraktif. Akibatnya, konten lokal perlahan terpinggirkan, termasuk yang mengangkat nilai-nilai budaya Sunda di Priangan Timur.

Kolaborasi dengan Pers Mahasiswa Jadi Strategi Alternatif

Menjawab tantangan tersebut, KPID Jawa Barat menggandeng Asosiasi Pers Mahasiswa (APM) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan alternatif baru dalam produksi konten lokal yang tidak hanya menarik, tetapi juga tetap berada dalam koridor regulasi penyiaran.

“Setidaknya, teman-teman pers mahasiswa bisa mulai mengembangkan program siaran berbasis lokal di Priangan Timur, khususnya untuk sistem siaran berjaringan,” kata Adiyana.

Dalam konteks ini, Forum Nyemah Atikan Priangan Timur tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga titik awal gerakan kolaboratif yang melibatkan generasi muda. Pers mahasiswa dinilai memiliki keunggulan dalam hal kreativitas, kedekatan dengan isu lokal, serta kemampuan adaptasi terhadap platform digital.

Ancaman Disrupsi Informasi terhadap Nilai Kesundaan

Lebih jauh, Adiyana menyoroti dampak disrupsi informasi yang tidak hanya memengaruhi pola konsumsi media, tetapi juga membentuk konstruksi sosial masyarakat. Ia menilai bahwa nilai-nilai kesundaan yang selama ini menjadi identitas masyarakat Priangan Timur mulai mengalami pergeseran.

“Benteng budaya itu tidak bisa hanya mengandalkan KPID atau lembaga penyiaran. Ini tanggung jawab bersama, termasuk pers mahasiswa,” tegasnya.

Isu ini menjadi salah satu fokus utama dalam Forum Nyemah Atikan Priangan Timur, mengingat derasnya arus informasi digital yang kerap tidak sejalan dengan nilai lokal. Tanpa upaya kolektif, kekhawatiran terhadap lunturnya identitas budaya bukanlah hal yang berlebihan.

Data Riset: Media Sosial Picu Pergeseran Nilai Sosial

Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh hasil riset KPID Jawa Barat terhadap 601 responden yang tersebar dalam enam klaster wilayah. Salah satu klaster penelitian dilakukan di Priangan Timur dengan pendekatan panca gatra dan psikologi sosial.

Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen responden menilai media sosial telah memberikan dampak negatif terhadap nilai budaya. Pergeseran terlihat pada menurunnya nilai someah (keramahan), gotong royong, dan kolektivitas.

Sebaliknya, pola interaksi masyarakat kini cenderung lebih individualistik, kurang peduli terhadap lingkungan sekitar, serta didominasi oleh interaksi digital yang bersifat dangkal atau ganjed.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital tidak selalu berjalan seiring dengan penguatan nilai budaya. Di sinilah pentingnya peran Forum Nyemah Atikan Priangan Timur sebagai ruang konsolidasi gagasan dan solusi.

Mendorong Kebangkitan Konten Lokal Berbasis Budaya

Melalui Forum Nyemah Atikan Priangan Timur, diharapkan lahir langkah-langkah konkret untuk mendorong kebangkitan konten lokal yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berakar kuat pada nilai budaya.

Konten lokal tidak lagi cukup hanya “ada”, tetapi harus mampu menjadi pilihan utama masyarakat. Hal ini menuntut inovasi dalam pengemasan, distribusi, hingga strategi kolaborasi lintas sektor.

Pers mahasiswa, sebagai bagian dari generasi muda, memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak perubahan tersebut. Dengan pendekatan yang lebih segar dan relevan, mereka dapat menjembatani kebutuhan informasi modern dengan nilai-nilai lokal yang mulai tergerus.

Menjaga Budaya di Tengah Arus Informasi

Forum Nyemah Atikan Priangan Timur menjadi momentum penting untuk merefleksikan posisi konten lokal di tengah dominasi informasi global. Tantangan yang dihadapi tidak ringan, tetapi bukan pula tanpa solusi.

Kolaborasi antara regulator, lembaga penyiaran, dan komunitas—termasuk pers mahasiswa—menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara modernitas dan kearifan lokal.

Di tengah derasnya arus digital, menjaga nilai kesundaan bukan hanya soal mempertahankan tradisi, tetapi juga tentang bagaimana mengemasnya agar tetap relevan bagi generasi hari ini. (DH) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi meluncurkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT, Selasa (28/4/2026). Peluncuran tersebut digelar di aula kampus dan dirangkaikan dengan seminar edukasi yang dihadiri mahasiswa, pelajar, guru, serta sejumlah pemangku kepentingan. Pembentukan Satgas PPKPT menjadi langkah konkret Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) dalam […]

  • Persis Solo vs Bali United

    Prediksi Persis Solo vs Bali United: Duel Panas di Manahan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 12
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, OLAHRAGA — Pertandingan seru bakal tersaji saat Persis Solo menjamu Bali United pada pekan ke-25 Liga 1 Indonesia, Kamis (12/3/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion Manahan. Di atas kertas, pertandingan ini terlihat berat bagi Persis. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu saat ini masih berada di dasar klasemen dengan sekitar 17 poin dari 24 pertandingan. Sebaliknya Bali […]

  • Aksi Nyata Penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya

    Aksi Nyata Penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya kembali menjadi bukti nyata kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi lingkungan yang semakin membutuhkan perhatian serius. Pada Minggu, 19 April 2026, area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir di Kota Tasikmalaya menjadi lokasi pelaksanaan aksi penanaman pohon yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari […]

  • LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya Cetak Barista Andal

    LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya Cetak Barista Andal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Aroma kopi yang mengepul dari balik jeruji besi mungkin terdengar tidak biasa. Namun, pemandangan itulah yang kini hadir di LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya. Melalui program pembinaan kemandirian, lembaga pemasyarakatan ini berhasil melahirkan barista-barista terampil dari kalangan warga binaan. Program tersebut dikemas dalam wadah bernama Gallery of Haskana atau Hasil Karya Narapidana. […]

  • Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Penanganan bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya menunjukkan respons cepat dari pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait. Longsor yang terjadi di Kampung Buligir, Desa Parentas, Kamis malam (16/04/2026), langsung ditangani melalui koordinasi lintas sektor. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan tanah di area tebing […]

  • Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

    Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi kepemudaan di daerah. Forum tertinggi Komite Nasional Pemuda Indonesia tersebut tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga wadah strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam mendorong kemajuan generasi muda. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan […]

expand_less