Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 80 Tahun Menunggu Jalan Mulus, Kondisi Jalan Cireundeu Belum Tersentuh Aspal

80 Tahun Menunggu Jalan Mulus, Kondisi Jalan Cireundeu Belum Tersentuh Aspal

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Penantian panjang warga di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, terhadap infrastruktur jalan yang layak tampaknya segera memasuki babak baru. Namun, fakta di lapangan masih menyisakan ironi: selama lebih dari delapan dekade, Kondisi Jalan Cireundeu belum juga mengalami pengaspalan sejak masa Presiden Soekarno hingga kini memasuki era Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Luthfi Hizba Rusydia, pada Rabu (22/4/2026). Ia menyoroti kondisi jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa strategis di wilayah selatan Tasikmalaya yang hingga kini masih jauh dari kata layak.

Jalan Poros Vital yang Terabaikan

Ruas jalan yang dimaksud menghubungkan Desa Bojongkapol, Cikangkung, Cireundeu, hingga Cihanura, dengan panjang mencapai sekitar 15 kilometer dan terhubung langsung ke Jalan Nasional Ciheras. Ironisnya, meski memiliki fungsi vital sebagai penghubung antarwilayah, Kondisi Jalan Cireundeu masih berupa jalan berbatu yang belum pernah tersentuh lapisan aspal.

Selama puluhan tahun, jalan tersebut menjadi saksi bisu pergantian delapan presiden dan berbagai kepemimpinan daerah. Namun, perubahan yang diharapkan warga tak kunjung datang. Saat musim kemarau, debu tebal menyelimuti jalan, sementara di musim hujan, akses berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui kendaraan.

“Dari zaman Presiden Soekarno sampai sekarang, belum pernah diaspal. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Luthfi.

Dampak Nyata bagi Warga

Buruknya Kondisi Jalan Cireundeu bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga menjadi terhambat karena distribusi hasil bumi tidak berjalan optimal.

Wilayah Bojonggambir dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian hingga perkebunan. Namun, potensi tersebut belum mampu mendongkrak kesejahteraan secara maksimal karena akses transportasi yang terbatas.

“Potensi alam di sana luar biasa, tetapi hasil bumi sulit keluar karena kondisi jalan yang rusak,” kata Luthfi.

Tak hanya sektor ekonomi, akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga terdampak. Kendaraan darurat seperti ambulans kerap kesulitan melintas. Anak-anak sekolah pun harus berjibaku dengan lumpur saat musim hujan, bahkan tidak jarang pulang dengan kondisi sepatu dan pakaian yang kotor.

Masuk RPJMD, Harapan Mulai Muncul

Di tengah kondisi yang memprihatinkan tersebut, secercah harapan mulai muncul. Jalan Bojongkapol–Cikangkung–Cireundeu–Cihanura kini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi Komisi III DPRD yang digelar pekan lalu. Dalam forum tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menyampaikan bahwa proyek pembangunan jalan tersebut berpeluang direalisasikan pada tahun ini.

“Alhamdulillah, kemungkinan besar tahun ini akan mulai dijalankan. Mudah-mudahan tidak ada hambatan,” ungkap Luthfi.

Masuknya proyek ini dalam perencanaan daerah sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai memberikan perhatian serius terhadap Kondisi Jalan Cireundeu yang selama ini terabaikan.

Prioritas Pembangunan dan Dukungan Pusat

Tak hanya di tingkat daerah, ruas jalan ini juga disebut telah masuk dalam perhatian perencanaan pembangunan nasional. Bahkan, menurut Luthfi, jalan tersebut menjadi salah satu prioritas yang tercatat dalam kajian perencanaan pembangunan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Hal ini semakin menguatkan urgensi pembangunan jalan tersebut, mengingat perannya sebagai jalur penghubung utama di wilayah selatan Tasikmalaya.

“Ini adalah poros setengah kabupaten. Kalau dibangun, dampaknya akan sangat besar,” tegasnya.

Potensi Meningkatkan Kesejahteraan

Perbaikan Kondisi Jalan Cireundeu diyakini akan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Akses yang lebih baik akan membuka peluang peningkatan ekonomi, mempercepat distribusi barang, serta mempermudah mobilitas warga.

Selain itu, peningkatan infrastruktur juga berpotensi mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut. Akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi akan menjadi lebih mudah dan merata.

“Jika jalan ini terkoneksi dengan baik, IPM bisa meningkat. Saat ini semua terhambat karena kondisi jalan,” kata Luthfi.

Perlu Pengawalan Bersama

Meski rencana pembangunan telah mulai terlihat, Luthfi mengingatkan bahwa realisasi proyek tetap memerlukan pengawalan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemangku kepentingan.

Menurutnya, partisipasi publik sangat penting agar proyek ini tidak kembali tertunda seperti sebelumnya. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi ribuan warga di wilayah tersebut.

“Ini harus dikawal bersama. Jalan ini adalah akses utama yang wajib dibangun,” ujarnya.

Menanti Janji yang Terwujud

Selama puluhan tahun, warga hanya bisa berharap dan menunggu. Kini, ketika rencana pembangunan mulai mengemuka, harapan itu kembali tumbuh. Namun, masyarakat tentu tidak ingin sekadar janji yang berulang tanpa realisasi.

Kondisi Jalan Cireundeu bukan hanya persoalan infrastruktur, melainkan cerminan dari pemerataan pembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Jika tahun ini benar-benar terealisasi, maka jalan tersebut tidak hanya menghubungkan desa, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Bojonggambir. (DH) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi dari warga. Kali ini, kegiatan sambang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cikadongdong, Polsek Singaparna, Polres Tasikmalaya, Aipda Syihabulmillah, S.Pd., yang menyambangi Kampung Pengkolan Pasir, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya rutin jajaran […]

  • JNE Raja Logistik, Borong Dua Penghargaan Bergengsi Tahun 2026

    JNE Raja Logistik, Borong Dua Penghargaan Bergengsi Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA NASIONAL – JNE kembali menegaskan dominasinya di industri logistik nasional. Perusahaan jasa pengiriman tersebut sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Golden Brand of The Year 2026 dengan predikat Excellent serta Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori jasa pengiriman. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia […]

  • Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026: Debut Panas John Herdman

    Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026: Debut Panas John Herdman

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 26
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA OLAHRAGA – Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026 menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Tanah Air. Laga ini bukan hanya pertandingan biasa, tetapi juga menjadi momen penting bagi era baru Skuad Garuda bersama pelatih anyar, John Herdman. Pertandingan ini sekaligus menjadi langkah awal Timnas Indonesia dalam […]

  • Polres Garut Kawal Pelepasan Jemaah Haji 2026

    Polres Garut Kawal Pelepasan Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA GARUT — Suasana haru dan penuh doa menyelimuti Gedung Pamengkang Pendopo Garut saat ratusan calon jemaah haji Kloter 22 Gelombang II Tahun 1447 H/2026 M resmi dilepas menuju Tanah Suci, Kamis (7/5/2026). Di tengah momen sakral tersebut, jajaran Polres Garut turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kapolres Garut, Yugi […]

  • Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi meluncurkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT, Selasa (28/4/2026). Peluncuran tersebut digelar di aula kampus dan dirangkaikan dengan seminar edukasi yang dihadiri mahasiswa, pelajar, guru, serta sejumlah pemangku kepentingan. Pembentukan Satgas PPKPT menjadi langkah konkret Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) dalam […]

  • Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

    Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI di Kabupaten Tasikmalaya menuai sorotan setelah agenda pembukaan mengalami keterlambatan lebih dari satu jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan yang semestinya dimulai pukul 09.00 WIB baru resmi dibuka sekitar pukul 10.39 WIB, memicu kritik dari sejumlah peserta yang hadir. Keterlambatan ini menjadi catatan tersendiri dalam forum […]

expand_less