lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA – Jose Mourinho kembali menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki catatan istimewa saat menghadapi Barcelona. Pelatih Real Madrid itu memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam enam pertandingan El Clasico terakhir setelah membawa Los Blancos menang 2-1 di markas Barcelona, Senin (26/10/2026) dini hari WIB.
Kemenangan di Camp Nou tersebut menjadi penanda berlanjutnya catatan positif Mourinho yang sempat terhenti selama 13 tahun. Dalam enam El Clasico terakhir yang dipimpinnya bersama Real Madrid, pelatih asal Portugal itu mencatatkan empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Rekor tersebut menjadi sorotan karena Mourinho tidak hanya berhasil membawa Madrid menang dalam pertandingan terbaru, tetapi juga melanjutkan tren positif yang telah dibangun pada periode pertamanya menangani klub ibu kota Spanyol itu, pada 2010 hingga 2013.
Enam El Clasico Terakhir: Empat Menang, Dua Imbang
Catatan enam pertandingan tanpa kekalahan Mourinho atas Barcelona terbentuk dari lima laga terakhir pada periode pertamanya di Madrid dan satu kemenangan dalam pertemuan terbaru.
Berikut rangkaian hasil yang membentuk rekor tersebut:
- Agustus 2012: Real Madrid 2-1 Barcelona — Piala Super Spanyol.
- Oktober 2012: Barcelona 2-2 Real Madrid — LaLiga.
- Januari 2013: Real Madrid 1-1 Barcelona — Copa del Rey.
- Februari 2013: Barcelona 1-3 Real Madrid — Copa del Rey.
- Maret 2013: Real Madrid 2-1 Barcelona — LaLiga.
- Oktober 2026: Barcelona 1-2 Real Madrid — LaLiga.
Dari rangkaian itu, Madrid asuhan Mourinho meraih empat kemenangan dan dua kali bermain imbang. Tidak ada kekalahan dalam enam pertandingan tersebut.
Rekor ini memperlihatkan bahwa Mourinho pernah menemukan pendekatan yang efektif untuk menghadapi Barcelona, baik dalam pertandingan liga maupun kompetisi piala.
Mbappe Jadi Penentu Kemenangan di Camp Nou
Dalam El Clasico terbaru, Kylian Mbappe menjadi salah satu tokoh utama kemenangan Madrid. Penyerang asal Prancis itu mencetak dua gol, sedangkan Barcelona hanya mampu membalas satu kali melalui Raphinha.
Hasil 2-1 tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri bagi Madrid sekaligus memperkecil jarak dengan Barcelona di klasemen LaLiga.
Mourinho juga mendapat perhatian karena keberhasilannya membawa tim tampil terorganisasi ketika menghadapi tekanan permainan Barcelona. Madrid mampu memanfaatkan peluang dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Meski kemenangan itu menjadi pencapaian penting, Mourinho menegaskan bahwa hasil El Clasico tidak akan berarti banyak jika timnya gagal menjaga konsistensi pada pertandingan berikutnya.
Rekor Mourinho Sempat Berakhir pada 2013
Mourinho meninggalkan Real Madrid pada 2013 setelah menjalani periode yang sarat persaingan dengan Barcelona. Selama masa tersebut, ia menghadapi rival Catalan itu dalam berbagai pertandingan penting, termasuk LaLiga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Liga Champions.
Secara keseluruhan, sebelum El Clasico terbaru, Mourinho mencatatkan lima kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan dalam 17 pertandingan melawan Barcelona sebagai pelatih Real Madrid.
Kemenangan terbaru membuat catatan keseluruhannya menjadi 18 pertandingan dengan enam kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan.
Dengan demikian, rekor keseluruhan Mourinho melawan Barcelona masih seimbang. Namun, tren enam pertandingan terakhir memperlihatkan hasil yang jauh lebih positif bagi pelatih berjuluk The Special One tersebut.
Mourinho Masuk Kelompok Pelatih Madrid dengan Rekor Istimewa
Catatan enam El Clasico tanpa kekalahan menempatkan Mourinho dalam kelompok pelatih Real Madrid yang pernah melewati periode panjang tanpa takluk dari Barcelona.
Ia menyamai capaian Miguel Muñoz dan Vicente del Bosque yang juga pernah mencatatkan rentetan tujuh pertandingan El Clasico tanpa kekalahan bersama Los Blancos.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa rekor dalam rivalitas sebesar El Clasico tidak hanya ditentukan oleh nama besar pemain, tetapi juga pendekatan taktik, kedisiplinan tim, dan kemampuan membaca pertandingan.
Bagi Mourinho, kemenangan terbaru bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan positif yang dibangunnya lebih dari satu dekade lalu.
El Clasico berikutnya tentu akan menghadirkan tantangan baru. Namun, satu hal kembali menjadi sorotan: Mourinho berhasil menghidupkan lagi reputasinya sebagai pelatih yang mampu menyulitkan Barcelona, kali ini dengan memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi enam pertandingan beruntun. (Red)

