LintasJabar.id,BERITA TASIKMALAYA – Agenda RANS Carnival dan Cipungland yang semula dijadwalkan berlangsung di Plaza Asia Tasikmalaya pada 14–15 November 2026 mendadak tidak lagi tercantum dalam kalender event pusat perbelanjaan tersebut.
Hilangnya agenda yang berkaitan dengan RANS Entertainment milik Raffi Ahmad itu menjadi perhatian setelah muncul gelombang kritik dan seruan boikot terhadap sejumlah kegiatan yang terafiliasi dengan RANS.
Perubahan jadwal tersebut juga terjadi di tengah polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad setelah kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 29 Oktober 2026.
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa agenda di Tasikmalaya resmi dibatalkan. Manajemen Plaza Asia menyebut masih melakukan komunikasi dengan pihak RANS Entertainment.
RANS Carnival dan Cipungland Tak Lagi Muncul di Kalender Event
Sebelumnya, RANS Carnival dan Cipungland dijadwalkan mengisi kegiatan hiburan di Plaza Asia Tasikmalaya selama dua hari, yakni 14–15 November 2026.
Namun, dalam kalender promosi terbaru yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Plaza Asia, kedua agenda tersebut sudah tidak terlihat.
Posisinya digantikan dengan agenda kegiatan lain, termasuk Senam Zumba Bersama Bhisa Shuttle.
Perubahan ini kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai kelanjutan acara yang melibatkan jejaring bisnis hiburan Raffi Ahmad tersebut.
Manajemen Plaza Asia: Keputusan Final Dibahas Senin
Manajer Operasional Plaza Asia Tasikmalaya, Roni Apriliansyah, menjelaskan bahwa pihaknya masih berkomunikasi dengan RANS Entertainment terkait kepastian penyelenggaraan acara.
Dalam keterangannya kepada media pada Minggu (1/11/2026), Roni menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dibahas melalui rapat internal pada Senin.
“Kita saat ini masih terus berkomunikasi dengan pihak Rans Entertainment. Hari Senin di-meeting-kan di internal Kang. Jadi nanti biar penjelasannya lengkap ya,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hilangnya agenda dari kalender event belum dapat langsung diartikan sebagai pembatalan permanen.
Publik masih menunggu keputusan resmi manajemen Plaza Asia dan pihak RANS Entertainment mengenai kelanjutan kegiatan tersebut.
Gelombang Boikot RANS Meluas Setelah Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda
Perubahan agenda di Tasikmalaya terjadi ketika RANS Carnival di kawasan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, juga menghadapi gelombang penolakan.
Sejumlah musisi dan pelaku UMKM memutuskan mundur dari kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Nama-nama seperti Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan OM Wawes termasuk di antara pengisi acara yang mengumumkan pembatalan keikutsertaan.
Sejumlah tenant UMKM juga menarik diri. Kondisi tersebut membuat penyelenggara melakukan penyesuaian konsep acara agar kegiatan tetap dapat berlangsung dengan melibatkan pekerja seni dan pelaku usaha lokal.
Gelombang kritik tersebut berkaitan dengan kehadiran Raffi Ahmad dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026.
Acara tersebut menuai kontroversi setelah muncul persoalan mengenai identitas dan keterlibatan peserta yang hadir. Sejumlah pihak mempertanyakan penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menyampaikan kritik kepada pihak-pihak yang terlibat.
Raffi Ahmad kemudian menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia menyatakan hadir sebagai tamu undangan dan mengaku tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara.
Nasib RANS Carnival Tasikmalaya Masih Ditunggu
Hilangnya agenda RANS Carnival dan Cipungland dari kalender Plaza Asia menjadi perkembangan yang menarik untuk dicermati.
Di satu sisi, manajemen pusat perbelanjaan masih menunggu kepastian dari pihak penyelenggara. Di sisi lain, situasi publik yang berkembang setelah polemik Deklarasi Sumpah Pemuda turut menjadi latar belakang munculnya pertanyaan mengenai kelanjutan acara tersebut.
Bagi masyarakat Tasikmalaya, kepastian penyelenggaraan tentu penting, terutama bagi pihak-pihak yang mungkin telah mempersiapkan keterlibatan dalam kegiatan tersebut.
Kini, perhatian tertuju pada hasil pembahasan internal Plaza Asia serta komunikasi dengan RANS Entertainment.
Apakah RANS Carnival dan Cipungland akan kembali masuk kalender event, mengalami perubahan konsep, atau benar-benar tidak dilanjutkan?
Jawabannya masih menunggu keputusan resmi kedua pihak. (Red)

