Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Dedi Mulyadi Kunjungi Nana, Rumah Kakek Nana di Tasikmalaya Mulai Dibangun Senin

Redaktur Lintas JabarNovember 1, 20264 menit baca76 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

LintasJabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi langsung Nana Kustaman (74), lansia yang tinggal bersama cucunya penyandang disabilitas di sebuah gubuk tak layak huni di Kampung Sindanghayu, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah kondisi Kakek Nana Tasikmalaya ramai diberitakan dan menyita perhatian publik.

Tidak hanya meninjau kondisi tempat tinggal Nana, Dedi Mulyadi juga memastikan pembangunan rumah yang lebih layak akan mulai dilaksanakan pada Senin (2/11/2026).

Kepastian itu menjadi kabar penting bagi Nana yang selama ini bertahan hidup di bangunan sederhana dengan kondisi memprihatinkan, sekaligus merawat cucunya yang membutuhkan perhatian khusus.

Dedi Mulyadi Kunjungi Nana, Soroti Kepekaan Aparat Wilayah

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kondisi seperti yang dialami Nana seharusnya dapat diketahui lebih awal oleh aparat pemerintahan di tingkat bawah.

Ia menyinggung kebiasaannya berkeliling ke berbagai daerah yang kerap disebut sebagai one man show atau gubernur rasa RT.

Namun, menurut Dedi, persoalan sebenarnya bukan siapa pejabat yang datang langsung ke lokasi, melainkan mengapa masih ada warga dengan kondisi sosial memprihatinkan yang belum terdeteksi oleh aparat setempat.

Ia menegaskan, tidak boleh ada warga yang tinggal di rumah berdinding plastik di area pemakaman, tetapi kondisinya justru baru diketahui setelah menjadi perhatian media atau pihak dari luar wilayah.

Dedi menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran sekaligus koreksi bagi dirinya dan seluruh jajaran pemerintah daerah.

Ia juga menyatakan akan meminta para bupati dan wali kota agar menginstruksikan kepala kelurahan untuk rutin berkeliling memantau kondisi masyarakat.

Menurutnya, aparatur wilayah harus lebih aktif mendatangi rumah warga agar persoalan sosial dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Rumah Kakek Nana Mulai Dibangun Senin, Anggaran Sudah Disiapkan

Perkembangan paling penting dari kunjungan Dedi Mulyadi adalah kepastian pembangunan rumah bagi Nana.

Dedi menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan oleh tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembangunan dijadwalkan mulai Senin mendatang.

Ia juga menyebut bantuan sebesar Rp25 juta untuk kebutuhan di luar pembangunan fisik telah diserahkan sebelumnya.

Kepastian pembangunan ini muncul setelah persoalan status tanah warisan yang sebelumnya menjadi kendala disebut telah memperoleh kejelasan.

Status kepemilikan tanah tersebut dinyatakan sudah clear and clear, sehingga rencana pembangunan rumah dapat dilanjutkan.

Sebelumnya, persoalan lahan menjadi salah satu hambatan karena tanah yang ditempati Nana merupakan peninggalan keluarga dan berkaitan dengan area pemakaman keluarga besar.

Dengan perkembangan tersebut, harapan agar Nana segera memiliki rumah yang lebih layak kini semakin dekat dengan realisasi.

Cucu Nana Akan Mendapat Penanganan Medis

Selain pembangunan rumah, perhatian Dedi Mulyadi juga tertuju pada kondisi cucu Nana yang membutuhkan penanganan khusus.

Dedi menyampaikan rencana memfasilitasi pemeriksaan dan perawatan medis bagi cucu Nana melalui RSUD Cisarua, Bandung Barat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban Nana yang selama ini harus merawat cucunya di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang tidak memadai.

Penanganan kesehatan menjadi bagian penting karena kebutuhan keluarga tersebut tidak hanya berkaitan dengan hunian, tetapi juga pendampingan dan perawatan jangka panjang.

Viman: Yang Terpenting Tindak Lanjut, Bukan Kehadiran Pejabat

Sebelum kunjungan langsung Dedi Mulyadi, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan juga telah memberikan tanggapan mengenai penanganan kasus Nana.

Menanggapi ajakan anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, agar dirinya turun langsung melihat kondisi Nana, Viman menegaskan bahwa hal terpenting adalah memastikan tindak lanjut berjalan nyata.

“Ya kan yang paling penting tindak lanjut, masalah saya turun langsung atau tidak, siapapun bisa, baik Kadis, kan itu yang penting ada tindak lanjut terkait memetakan hal tersebut,” kata Viman, Sabtu (31/10/2026).

Viman memastikan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya telah bergerak secara kolaboratif lintas sektor untuk menangani persoalan tersebut.

Penanganan yang disebut telah dilakukan mencakup aspek medis, bantuan logistik, hingga legalitas tempat tinggal Nana.

Ia juga menyebut kasus tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Gubuk Lansia Tasikmalaya Jadi Pengingat bagi Pemerintah

Kasus Nana Kustaman sebelumnya menjadi perhatian setelah kondisi tempat tinggalnya diberitakan Baca: Lansia 74 Tahun dan Cucu Disabilitas Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni Dekat Komplek Pemukiman Wali Kota Tasikmalaya

Nana diketahui tinggal di bangunan sederhana di kawasan Sindanghayu bersama cucunya yang membutuhkan perhatian khusus. Kondisi rumah yang rusak dan keterbatasan ekonomi membuat keduanya menghadapi persoalan hidup yang tidak ringan.

Perhatian publik kemudian mendorong sejumlah pihak memberikan bantuan dan pemerintah melakukan penanganan.

Kini, setelah Dedi Mulyadi mengunjungi Nana dan memastikan pembangunan rumah dimulai, perhatian berikutnya tertuju pada realisasi janji tersebut.

Kasus ini juga menyisakan pesan penting bagi pemerintah daerah. Pendataan warga rentan tidak seharusnya hanya bergerak setelah muncul pemberitaan atau viral di media sosial.

Aparatur di tingkat RT, RW, dan kelurahan memiliki peran penting untuk mengenali kondisi masyarakat di wilayahnya.

Bagi Nana Kustaman, ukuran keberhasilan penanganan bukanlah banyaknya pejabat yang datang berkunjung, melainkan terwujudnya rumah yang layak dan terpenuhinya kebutuhan perawatan sang cucu.

Kini masyarakat menunggu pembangunan rumah tersebut benar-benar dimulai sesuai jadwal, sehingga perhatian yang telah diberikan berbagai pihak dapat berubah menjadi perbaikan nyata bagi kehidupan Kakek Nana dan keluarganya. (Red)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaWarga RW 11 Luruskan Tudingan Kings Family Karaoke Tasikmalaya: Ini Duduk Perkaranya Berita SelanjutnyaKDM Apresiasi Wakajagung Asep Nana Mulyana, Penerbangan Jakarta-Tasikmalaya Mulai Dibuka
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza