Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Karnaval HUT RI, PAPIGG Arak Patung Tikus MBG

Deny HeryantoAgustus 17, 20263 menit baca494 dilihat
PAPIGG Gang Gurame, patung tikus MBG, HUT RI ke-81, Karnaval HUT RI Tasikmalaya, Gang Gurame Tasikmalaya, Helmi Nurjaya, Asep Marinda, GABRUTAS
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA DAERAH. Karnaval HUT RI ke-81 di Kota Tasikmalaya berlangsung meriah, Senin (17/8/2026). Di antara beragam kreasi warga, Pemuda-Pemudi Gang Gurame (PAPIGG) mencuri perhatian dengan mengarak patung tikus raksasa mengenakan jas hitam dan dasi merah bertuliskan “MBG”.

Patung tersebut diarak dalam karnaval yang dimulai dari kawasan Jalan Veteran. Bentuknya yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang menyaksikan jalannya perayaan kemerdekaan.

Bagi PAPIGG, kehadiran patung tersebut bukan sekadar hiasan atau properti karnaval. Karya itu menjadi media berekspresi sekaligus cara warga menyampaikan pesan melalui pendekatan satire yang dikemas ringan dan menghibur.

Ketua Pelaksana HUT RI RW 11 Gang Gurame, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Helmi Nurjaya, mengatakan pembuatan patung tersebut merupakan bentuk kreativitas warga dalam menyambut kemerdekaan.

“Patung tikus ini kami buat sebagai bentuk ekspresi warga dalam memeriahkan HUT RI. Ada pesan yang ingin kami sampaikan, tetapi kami kemas dengan cara yang ringan dan satir agar tidak membuat suasana menjadi tegang. Tikusnya kami beri jas dan dasi supaya terlihat lebih terhormat. Soal maknanya, biarlah masyarakat yang menilai dan menangkap pesan di balik karya ini. Yang jelas, kami ingin menyampaikan kritik dengan cara kreatif dan tetap menghibur,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, momentum Karnaval HUT RI ke-81 menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan dengan cara yang berbeda. Pesan di balik patung tersebut sengaja tidak dijelaskan secara gamblang agar masyarakat dapat menangkap maknanya masing-masing.

PAPIGG Siapkan Panggung Kreasi dan Tabligh Akbar

Kegiatan PAPIGG dalam memeriahkan HUT RI tidak berhenti pada karnaval. Warga RW 11 Gang Gurame juga menyiapkan rangkaian kegiatan lanjutan berupa panggung kreasi yang akan ditutup dengan tabligh akbar.

Helmi mengatakan kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026.

“Dalam rangka memeriahkan HUT RI, kami akan menyelenggarakan panggung kreasi yang ditutup dengan tabligh akbar pada 27 sampai 29 Agustus 2026,” katanya.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi warga untuk kembali menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan Gang Gurame.

Kreativitas PAPIGG dalam perayaan kemerdekaan juga mendapat perhatian dari kalangan komunitas. Salah satunya Ketua Umum Gabungan Barudak Tasik Hebat (GABRUTAS), Asep Marinda.

GABRUTAS Dukung Kreativitas dan Ekspresi PAPIGG

Asep Marinda mengapresiasi kreativitas PAPIGG yang menghadirkan patung tikus sebagai bagian dari Karnaval HUT RI ke-81. Menurutnya, karya tersebut tidak hanya menjadi properti karnaval, tetapi juga bentuk ekspresi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kreativitas teman-teman PAPIGG. Patung ini bukan sekadar properti karnaval, tetapi menjadi bentuk ekspresi masyarakat yang dikemas secara kreatif, satir, dan tetap menghibur. Selama disampaikan dengan cara yang santun dan tidak menyinggung secara pribadi, kritik seperti ini justru bisa menjadi warna dalam perayaan kemerdekaan,” ujar Asep.

Ia menilai kebebasan berekspresi merupakan bagian dari semangat kemerdekaan. Masyarakat, kata dia, memiliki berbagai cara untuk menyampaikan gagasan selama tetap menjaga ketertiban dan persaudaraan.

“Masyarakat punya cara masing-masing untuk menyampaikan aspirasi. Yang penting tetap menjaga ketertiban, persaudaraan, dan suasana kebersamaan. Jangan sampai tikusnya saja yang besar, sementara rasa persaudaraannya justru mengecil,” katanya.

Kehadiran patung tikus berjas dalam karnaval akhirnya menjadi salah satu warna unik perayaan HUT RI di Gang Gurame. Di balik bentuknya yang mengundang perhatian, PAPIGG menunjukkan bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan melalui kreativitas, humor, dan keberanian menyampaikan gagasan.

Bagi wargaRW 11 Gang Gurame, kemeriahan bukan satu-satunya tujuan. Ada pesan yang ingin disampaikan, ada kreativitas yang ingin ditampilkan, dan ada kebersamaan yang tetap ingin dijaga. (DH)

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaHUT ke-81 RI, Ribuan Warga Tasikmalaya Ikuti Jalan Santai Berita SelanjutnyaBukan Cuma Indonesia, 29 Negara Ini Merdeka di Bulan Agustus
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza