Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Korea Selatan vs Republik Ceko, Ranking FIFA Bisa Menipu

Korea Selatan vs Republik Ceko, Ranking FIFA Bisa Menipu

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ranking Tidak Selalu Menang di Lapangan

Korea Selatan vs Republik Ceko juga menarik karena kedua tim membawa tekanan berbeda. Korea Selatan datang dengan status lebih tinggi. Mereka punya ranking lebih baik, nama besar, dan perhatian lebih besar dari publik Asia. Tekanan seperti ini bisa menjadi energi. Tetapi jika tidak dikelola, tekanan juga bisa menjadi beban.

Republik Ceko berada dalam posisi yang berbeda. Mereka bisa bermain lebih lepas. Mereka tidak harus selalu menguasai bola. Mereka tidak harus tampil cantik. Mereka hanya perlu membuat Korea Selatan tidak nyaman.

Jika Ceko mampu menutup ruang Son Heung-min dan membatasi pergerakan Lee Kang-in, serangan Korea bisa kehilangan arah. Jika Ceko mampu memenangi duel di lini tengah, pertandingan akan berjalan sesuai selera mereka. Korea Selatan bisa dipaksa melebar, lalu kehilangan ketajaman di area berbahaya.

Karena itu, Korea Selatan vs Ceko lebih tepat dibaca sebagai duel antara status dan kenyataan lapangan. Status ranking memberi Korea Selatan posisi lebih baik. Tetapi kenyataan di lapangan bisa memberi Republik Ceko ruang untuk membuat kejutan.

Kunci Korea Selatan ada pada kesabaran. Mereka harus mampu menguasai bola tanpa terburu-buru. Son Heung-min tidak boleh dibiarkan sendirian. Lee Kang-in harus mendapatkan ruang untuk mengatur tempo. Hwang Hee-chan perlu memanfaatkan celah di belakang pertahanan Ceko.

Sementara itu, kunci Republik Ceko ada pada disiplin. Mereka harus menjaga jarak antarlini, tidak mudah terpancing keluar, dan memanfaatkan setiap peluang dari bola mati. Jika Ceko mampu membuat laga tetap ketat hingga babak kedua, tekanan justru bisa berbalik ke Korea Selatan.

Maka, Korea Selatan vs Republik Ceko bukan laga yang pantas dibaca hanya dari peringkat FIFA. Korea Selatan memang lebih tinggi. Tetapi Republik Ceko punya gaya yang bisa membuat ranking itu terasa seperti angka di kertas saja: rapi saat dibaca, belum tentu menentukan ketika pertandingan mulai panas. (ar/hs) 

 

 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Frame of Garut”, Jendela Wisata Kabupaten Garut

    “Frame of Garut”, Jendela Wisata Kabupaten Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    lintasjabar.Id, BERITA GARUT – Abdusy Syakur Amin secara resmi membuka pameran fotografi bertajuk Frame of Garut dalam rangka peringatan hari jadi ke-6 Garut Photo Club. Kegiatan ini berlangsung di Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat, 1 Mei 2026. Pameran tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan keindahan alam dan budaya Kabupaten Garut melalui karya fotografi. […]

  • Pameran Nasional PPBI di Tasikmalaya Sukses Digelar

    Pameran Nasional PPBI di Tasikmalaya Sukses Digelar

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Gelaran Pameran Nasional PPBI Cabang Kota Tasikmalaya sukses menyedot perhatian pecinta bonsai dari berbagai daerah di Indonesia. Bertempat di area parkir Asia Plaza Tasikmalaya, ajang bergengsi tersebut menghadirkan ratusan karya bonsai terbaik yang dipamerkan selama empat hari, mulai 25 hingga 28 April 2026. Tak kurang dari 548 pohon bonsai dipajang dalam […]

  • Welcome Baby Ryuga: Cahaya baru di RS TMC TAsikmalaya

    Welcome Baby Ryuga: Cahaya Baru Lahir di RS TMC Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Lintasjabar.id, ADVERTORIAL. Ada ruang yang tidak pernah benar-benar sunyi di rumah sakit. Ia dipenuhi bunyi mesin yang ritmis, langkah perawat yang terukur, dan napas-napas yang ditahan di antara harap dan cemas. Di RS TMC Kota Tasikmalaya, Rabu (3/6/2026), ruang itu menjadi saksi sebuah momen yang tidak hanya medis—tetapi juga manusiawi. Pukul 11.25 WIB. Tangis itu […]

  • Karinding Sunda Tasikmalaya bergema di Gentra Loka Vol 4, hidupkan budaya Sunda bersama Karinding Sadulur dan Man Jasad.

    Karinding Sunda Tasikmalaya Bergema di Gentra Loka Vol 4

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA. Suasana malam di Kopi Siloka 2, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2026), terasa hangat dan penuh makna. Denting karinding mengalun pelan di antara cahaya lampu temaram dan aroma kopi yang memenuhi ruang acara. Dalam atmosfer sederhana namun berkelas itu, Gentra Loka Vol 4 Show Story Karinding Sadulur featuring Man Jasad menjadi ruang temu […]

  • SMPN 1 Banjarsari Borong Tiga Gelar di IPBC Ciamis

    SMPN 1 Banjarsari Borong Tiga Gelar di IPBC Cup Ciamis

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA. SMPN 1 Banjarsari kembali menegaskan eksistensinya dalam dunia basket pelajar Kabupaten Ciamis. Melalui tim Nesabanri Basketball Reborn, sekolah tersebut sukses meraih tiga gelar juara dalam ajang IPBC Cup Season 2 yang berlangsung di Galuh Basketball Centre, Ciamis. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 1 Banjarsari. Tim basket kebanggaan sekolah […]

  • Ciamis: Ular di Rumah Warga, Evakuasi hanya 6 Menit

    Ciamis: Ular di Rumah Warga, Evakuasi hanya 6 Menit

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 44
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Seekor ular koros sepanjang sekitar 1,2 meter membuat panik penghuni rumah di Dusun Linggamanik RT 003 RW 005, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Minggu (31/5/2026). Reptil tersebut diketahui masuk ke area dapur rumah milik Irawan (24), seorang mahasiswa asal Desa Panyingkiran. Keberadaan ular pertama kali diketahui saat berada di sekitar kamar mandi […]

expand_less