Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » SDN 3 Sukanegla Garut Jadi Percontohan Sekolah Ramah Lingkungan

SDN 3 Sukanegla Garut Jadi Percontohan Sekolah Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA GARUT – Upaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang berkelanjutan mulai terlihat di Kabupaten Garut. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas baru di SDN 3 Sukanegla yang mengusung konsep Sekolah Ramah Lingkungan Garut dengan memanfaatkan material hasil daur ulang sampah plastik sebagai bagian dari konstruksi bangunan.

Program tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Bakti Barito dan menjadi salah satu inovasi pembangunan yang menggabungkan sektor pendidikan dengan upaya pelestarian lingkungan. Selain menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, proyek ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah bagi generasi muda.

Pembangunan fasilitas baru tersebut berlokasi di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, dan mendapat perhatian langsung dari Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Sekolah Ramah Lingkungan Garut Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah

Bupati Garut menilai pembangunan sekolah berbasis material daur ulang merupakan langkah positif yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan masa depan.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran nyata mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Melalui pemanfaatan material hasil pengolahan sampah plastik, para siswa dapat melihat secara langsung bahwa limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat.

Konsep tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, khususnya di Kabupaten Garut.

Bata Plastik Daur Ulang Jadi Material Utama Bangunan

Dalam proyek pembangunan ini, sejumlah komponen bangunan memanfaatkan material hasil pengolahan sampah plastik residu.

Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Barito, Fifi Pangestu, menjelaskan bahwa sampah plastik residu merupakan jenis limbah yang umumnya sulit diolah kembali melalui metode daur ulang konvensional dan sering berakhir di tempat pembuangan akhir.

Melalui teknologi pengolahan tertentu, limbah tersebut kemudian diubah menjadi panel dinding, plafon, hingga komponen pendukung sistem perpipaan bangunan.

Pendekatan ini dinilai mampu memberikan dua manfaat sekaligus, yakni mengurangi volume sampah dan menyediakan material konstruksi yang dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas publik.

Pendidikan Berkelanjutan Jadi Fokus Pembangunan

Selain menghadirkan dua ruang kelas baru dan fasilitas sanitasi, proyek ini juga membawa pesan penting tentang pembangunan berkelanjutan.

Konsep ekonomi sirkular yang diterapkan menunjukkan bahwa persoalan sampah dapat diubah menjadi peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan sampah plastik, langkah yang dilakukan di SDN 3 Sukanegla dinilai dapat menjadi inspirasi bagi sekolah maupun institusi lain untuk menerapkan pendekatan serupa.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Yayasan Bakti Barito juga menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

Kehadiran Sekolah Ramah Lingkungan Garut di SDN 3 Sukanegla diharapkan menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh bersama demi menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan. (dh/hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tasikmalaya Siapkan Pagar Betis Antisipasi Euforia Persib Bandung vs Persijap

    Polres Tasikmalaya Siapkan Pagar Betis Antisipasi Euforia Persib Bandung vs Persijap

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 123
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya menyiapkan skema pengamanan khusus menjelang pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Meski laga berlangsung di Bandung, kepolisian memprediksi euforia Bobotoh di wilayah Tasikmalaya tetap berpotensi memicu keramaian hingga gangguan ketertiban. Antisipasi dilakukan terhadap potensi nonton bareng (nobar), […]

  • Tasikmalaya: Pengrusakan Rumah Advokat di Taraju Terungkap, Pelaku Ditangkap

    Tasikmalaya: Pengrusakan Rumah Advokat di Taraju Terungkap, Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 71
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kasus pengrusakan rumah advokat di Taraju yang sempat menghebohkan warga akhirnya berhasil diungkap jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya. Seorang pria berinisial I.A.M ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan perusakan terhadap rumah milik seorang pengacara di wilayah Kecamatan Taraju. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, […]

  • Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

    Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi kepemudaan di daerah. Forum tertinggi Komite Nasional Pemuda Indonesia tersebut tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga wadah strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam mendorong kemajuan generasi muda. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan […]

  • Rekaman CCTV Bongkar Pembobol Toko Naura Sukaraja Tasikmalaya.

    Rekaman CCTV Bongkar Pembobol Toko Naura Sukaraja Tasikmalaya.

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 57
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Upaya seorang pemuda untuk menghilangkan jejak usai membobol sebuah toko berakhir sia-sia. Rekaman kamera pengawas atau CCTV merekam setiap pergerakan aksinya ketika membobol Toko Naura Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, rekaman tersebut menjadi petunjuk penting bagi polisi hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Pelaku berinisial RPK (24) kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah […]

  • Kabupaten Tasikmalaya: Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Wujud Kepedulian Nyata

    Kabupaten Tasikmalaya: Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Wujud Kepedulian Nyata

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Sosok anggota kepolisian yang dekat dengan masyarakat kembali hadir di Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, perhatian publik tertuju kepada Bhabinkamtibmas Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Aipda Arif Rachman. Melalui aksi nyata, ia menunjukkan bahwa tugas seorang polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membawa manfaat bagi […]

  • Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Tasikmalaya Over Kapasitas

    Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Tasikmalaya Over Kapasitas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan klasik kembali mencuat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya. Di tengah peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang berlangsung khidmat pada Senin (27/4/2026), kondisi hunian di lapas tersebut justru menjadi sorotan serius. Saat ini, jumlah penghuni telah mencapai 462 warga binaan, jauh melampaui kapasitas ideal yang hanya diperuntukkan bagi 88 orang. […]

expand_less