lintasjabar.id, BERITA PIALA DUNIA 2026. Hasil Spanyol vs Belgia berakhir 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2026. Belgia sempat bertahan melalui aksi Thibaut Courtois, tetapi akhirnya kalah oleh gol telat Mikel Merino.
Belgia nyaris memaksa Spanyol bekerja lebih lama. Namun, pertahanan mereka akhirnya runtuh ketika pertandingan hanya menyisakan dua menit waktu normal.
Spanyol menang 2-1 atas Belgia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu, 11 Juli 2026 dini hari WIB. Gol kemenangan La Roja dicetak Mikel Merino pada menit ke-88.
Pertandingan ini memperlihatkan dua wajah yang bertolak belakang. Spanyol terus menyerang dan menguasai permainan. Belgia lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan melalui serangan balik.
Strategi Belgia sempat berjalan cukup baik. Thibaut Courtois berulang kali menggagalkan peluang Spanyol. Namun, cedera yang memaksanya keluar pada menit ke-71 menjadi salah satu titik penting pertandingan.
Setelah Courtois meninggalkan lapangan, tekanan Spanyol semakin sulit dibendung.
Spanyol Menekan Sejak Menit Awal
Spanyol langsung mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Rodri dan Fabian Ruiz mengatur aliran bola dari lini tengah, sementara Lamine Yamal aktif menyerang dari sisi lapangan.
La Roja mencatatkan penguasaan bola 68 persen. Belgia hanya menguasai 32 persen.
Perbedaan juga terlihat dari jumlah peluang. Spanyol melepaskan 17 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Belgia hanya menghasilkan lima tembakan dengan dua percobaan tepat sasaran.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-30.
Dani Olmo mendapat kesempatan di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah. Courtois masih mampu menghalau bola, tetapi bola muntah jatuh tepat di hadapan Fabian Ruiz.
Ruiz tidak menyia-nyiakan peluang. Ia menyambar bola ke tengah gawang dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Gol tersebut tidak membuat Belgia mengubah pendekatan secara drastis. Kevin De Bruyne dan kawan-kawan tetap bermain sabar sambil mencari celah di belakang pertahanan Spanyol.
De Ketelaere Membungkam Dominasi La Roja
Belgia akhirnya menemukan kesempatan pada menit ke-41.
Timothy Castagne mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Charles De Ketelaere berdiri pada posisi yang tepat dan menyambut bola dengan sundulan jarak dekat.
Bola masuk ke sisi kiri gawang dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi pukulan bagi Spanyol. La Roja menguasai pertandingan, tetapi Belgia mampu mencetak gol dari salah satu peluang terbaiknya.
Skor imbang bertahan hingga babak pertama selesai. Pertandingan pun kembali terbuka, meski Spanyol masih menjadi tim yang lebih sering berada di wilayah pertahanan lawan.
Courtois Jadi Tembok Belgia
Pada babak kedua, Spanyol kembali mengepung pertahanan Belgia.
Lamine Yamal menjadi pemain yang paling sering melepaskan tembakan. Pemain sayap muda tersebut mencatatkan enam percobaan sepanjang pertandingan. Pergerakannya terus merepotkan barisan belakang Belgia.
Spanyol juga tampil sangat rapi dalam memainkan bola. Mereka mencatatkan akurasi umpan hingga 90 persen, dengan 598 umpan berhasil dari 665 percobaan.
Belgia hanya mencatatkan akurasi umpan 78 persen. Mereka lebih sering kehilangan bola dan harus bekerja keras untuk menutup ruang.
Di tengah tekanan itu, Courtois menjadi pemain penting. Kiper Belgia tersebut menggagalkan sejumlah peluang, termasuk tembakan Mikel Oyarzabal pada menit ke-63.
Namun, masalah datang pada menit ke-71. Courtois mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Senne Lammens masuk menggantikannya.
Pergantian tersebut membuat Belgia kehilangan salah satu pemain terbaiknya pada saat Spanyol sedang meningkatkan tekanan.
Merino Masuk, Belgia Langsung Terpukul
Luis de la Fuente terus mencoba mencari gol kedua.
Nico Williams masuk menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-79. Mikel Merino kemudian dimainkan pada menit ke-86 untuk menggantikan Dani Olmo.
Perubahan terakhir itu langsung memberikan hasil.
Pada menit ke-88, kemelut terjadi di dalam kotak penalti Belgia. Bola liar mengarah kepada Merino. Dengan cepat, ia melepaskan tembakan yang mengarah ke tengah gawang.
Lammens tidak mampu menghentikannya. Spanyol kembali unggul 2-1.
Belgia mencoba membalas pada sisa pertandingan. Romelu Lukaku yang masuk dari bangku cadangan berusaha menjadi sasaran serangan di lini depan, sedangkan De Bruyne digantikan Alexis Saelemaekers pada menit ke-86.
Namun, pertahanan Spanyol tetap tenang. Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi mampu menjaga wilayah pertahanan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil Spanyol vs Belgia 2-1 mengantar La Roja ke semifinal Piala Dunia 2026. Spanyol akan menghadapi pemenang laga Norwegia melawan Inggris.
Belgia harus menghentikan langkah setelah memberikan perlawanan keras. Mereka mampu bertahan dalam tekanan panjang, tetapi kehilangan Courtois dan gol telat Merino menjadi akhir dari perjalanan tersebut. (AA)


