Gerakan Pangan Murah Garut Diserbu Warga, Harga Lebih Murah
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini bukan sekadar intervensi harga menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat ekosistem pangan lokal dengan mempertemukan langsung produsen dengan konsumen.
Menurut Syakur, pelaku usaha pangan di Garut menunjukkan perkembangan positif. Tidak sedikit petani dan pelaku usaha yang mulai bertransformasi dari sekadar menjual komoditas mentah menjadi produk olahan dengan nilai tambah lebih tinggi.
“Ini langkah yang bagus. Saya lihat pelaku usaha kita sudah mulai berkembang, tidak hanya menjual komoditas mentah, tetapi juga produk olahan seperti minyak bawang, produk hortikultura, hingga hasil peternakan. Ini harus terus didorong,” ujar Syakur.
Produk Pangan Lokal Didorong Masuk Pasar Lebih Luas
Bupati Garut menegaskan, potensi produk pangan lokal harus mendapat ruang promosi yang lebih luas, baik melalui pemasaran digital maupun penjualan langsung di berbagai kegiatan publik.
Ia meminta perangkat daerah untuk menyiapkan ruang promosi khusus bagi produk olahan lokal dalam event besar di Garut, baik kegiatan budaya, olahraga, maupun agenda pemerintahan lainnya.
Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi strategi konkret mendorong pertumbuhan UMKM pangan sekaligus memperkuat identitas produk khas daerah.
Tak hanya itu, Syakur juga menyinggung pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia meminta seluruh pihak terkait menjaga komunikasi, koordinasi, keamanan distribusi, hingga stabilitas pasokan agar program berjalan optimal.
“Kalau ada dinamika itu biasa, tapi yang penting komunikasi harus dijaga, kerja sama diperkuat, sehingga ke depan semuanya bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Sediakan 3,5 Ton Pangan Murah, Harga di Bawah Pasar
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut Yani Yuliani menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan agenda serentak di Jawa Barat menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional.
Ia memastikan stok pangan di Kabupaten Garut saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Untuk kegiatan kali ini, DKP Garut menyiapkan sekitar 3,5 ton komoditas pangan dengan harga yang dijual di bawah harga pasar.
“Kami bekerja sama langsung dengan pelaku usaha pangan dan Perum Bulog, sehingga harga yang diberikan kepada masyarakat lebih terjangkau dan sesuai ketentuan harga eceran tertinggi,” ujar Yani.
Berbagai kebutuhan pokok yang dijual dalam GPM antara lain:
- Tepung terigu: Rp11.000
- Gula pasir: Rp18.000
- Telur ayam ras: Rp27.000
- Daging ayam ras: Rp35.000
- Minyak goreng: Rp19.000
- Beras premium: Rp15.000/kg
- Paket sayuran: Rp5.000
- Produk olahan pangan: mulai Rp10.000/pouch
- Produk peternakan dan perikanan: mulai Rp10.000/kg
Menurut Yani, minat pelaku usaha pangan olahan dalam kegiatan ini cukup tinggi. Hal itu menunjukkan geliat positif sektor pangan lokal yang perlu terus difasilitasi pemerintah.
Ia menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati Garut untuk memperluas promosi dan pemasaran produk lokal.
Gerakan Pangan Murah ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek menekan kenaikan harga menjelang Idul Adha, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal berbasis pangan. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar