Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp750 Juta Cari Aman Yani
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tak biasa dalam menyoroti perkembangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu.
Politikus yang akrab disapa KDM itu disebut membuka sayembara dengan total hadiah Rp750 juta untuk menemukan keberadaan Aman Yani, sosok misterius yang namanya mencuat dalam persidangan kasus tersebut.
Langkah itu langsung menyedot perhatian publik.
Nama Aman Yani sebelumnya muncul setelah disebut dalam persidangan sebagai salah satu sosok yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara pembunuhan keluarga Haji Sahroni.
Namun yang membuat kasus ini semakin menarik, Aman Yani justru disebut telah lama hilang.
Berdasarkan keterangan keluarga, pria tersebut sudah tidak diketahui keberadaannya sejak tahun 2016.
Baca juga: Siapa Aman Yani? Hilang 10 Tahun, kini Jadi Sorotan
Dedi Mulyadi bahkan disebut turun langsung menemui keluarga Aman Yani untuk menggali informasi tambahan.
Dalam pernyataan yang beredar, KDM mempertanyakan keberadaan Aman Yani yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

Dana Pensiun dan Surat Kuasa Jadi Sorotan
Perhatian KDM juga tertuju pada sejumlah kejanggalan administratif yang mencuat.
Salah satunya soal informasi dana pensiun Aman Yani yang disebut masih sempat dicairkan melalui pihak tertentu.
Fakta ini memunculkan tanda tanya besar.
Jika Aman Yani benar-benar hilang, siapa yang memiliki akses terhadap dokumen tersebut?
Bagaimana proses administrasi itu bisa berjalan?
Kejanggalan ini membuat kasus tidak hanya dipandang sebagai perkara kriminal biasa, tetapi juga membuka kemungkinan adanya persoalan lain yang belum terungkap.
Meski begitu, hingga kini aparat penegak hukum belum memberikan kesimpulan resmi terkait posisi Aman Yani dalam perkara tersebut.
Publik Menanti Jawaban
Langkah Dedi Mulyadi membuka sayembara memperlihatkan tingginya perhatian publik terhadap kasus ini.
Apalagi kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu sebelumnya sudah menjadi perhatian nasional.
Kini fokus publik bergeser.
Bukan hanya soal siapa pelaku utama, tetapi juga tentang keberadaan Aman Yani yang mendadak menjadi teka-teki besar.
Jika berhasil ditemukan, keterangannya bisa menjadi kunci penting dalam membuka fakta-fakta baru.
Namun bila tidak, misteri ini justru bisa terus memanjang.
Kasus ini menunjukkan bagaimana satu nama yang lama menghilang bisa tiba-tiba menjadi pusat perhatian nasional.
Dan untuk saat ini, satu pertanyaan besar masih menggantung: di mana Aman Yani? (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar