LintasJabar.id, BERITA BANJAR – Pemandangan tak biasa mewarnai kawasan rintisan wisata Lembah Putri, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Sebuah bendera Merah Putih berukuran 18×12 meter dibentangkan di atas aliran Sungai Citanduy, Sabtu (15/8/2026).
Pengibaran bendera raksasa tersebut digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan melibatkan Pemerintah Desa Jajawar, masyarakat, pengelola wisata, serta relawan gabungan dari Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.
Bendera berukuran raksasa itu dibentangkan di jembatan rel kereta api yang berada di kawasan Lembah Putri. Prosesi pengibaran juga diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Bendera Raksasa Jadi Simbol Nasionalisme
Kepala Desa Jajawar, Samsudin, mengatakan pengibaran bendera Merah Putih tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap semangat kemerdekaan sekaligus upaya memperkenalkan potensi wisata Lembah Putri.
“Ini merupakan dukungan dari potensi rintisan wisata Desa Jajawar untuk Merah Putih dan Indonesia. Kami dari pemerintah desa berkolaborasi dengan masyarakat setempat, pengelola wisata, serta para relawan gabungan dari Kota Banjar dan Ciamis untuk menggelar agenda bersama ini,” ujar Samsudin.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama. Selain menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme masyarakat, pengibaran bendera raksasa diharapkan ikut memperkenalkan kawasan Lembah Putri sebagai destinasi wisata lokal.
Kawasan tersebut diharapkan semakin dikenal masyarakat dari Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, maupun daerah di sekitarnya.
“Selain itu, ini merupakan ajang promosi destinasi wisata lokal. Mengenalkan dan mendongkrak potensi wisata Lembah Putri agar semakin populer dan booming serta menjadi magnet wisatawan dari wilayah Banjar, Ciamis, dan sekitarnya,” katanya.
Melibatkan Relawan Banjar dan Ciamis
Pengibaran bendera raksasa di kawasan tebing tersebut membutuhkan persiapan dan dukungan personel yang memiliki kemampuan teknis.
Sejumlah relawan terlatih dilibatkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta komunitas rescue gabungan dari Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.
Koordinator Relawan Pengibaran Bendera, Asep, mengatakan proses persiapan hingga pengibaran berjalan aman dan lancar.
Bendera berukuran 18×12 meter tersebut dibuat dan dikibarkan secara swadaya dengan dukungan para donatur. Menurut Asep, kegiatan serupa telah menjadi agenda tahunan para relawan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia.
“Bendera berukuran 18 x 12 meter ini merupakan bendera yang sama dengan yang kami kibarkan di Bukit Mandalare pada tahun sebelumnya. Kali ini kami pilih lokasi rintisan desa wisata di Lembah Putri untuk membantu rekan-rekan desa mempromosikan kawasannya,” jelas Asep.
Pengibaran bendera Merah Putih di Lembah Putri sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, relawan, dan pengelola wisata.
Momentum HUT RI tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga memberikan dampak terhadap pengenalan potensi wisata lokal.
Dengan latar kawasan alam dan aliran Sungai Citanduy, Lembah Putri menjadi salah satu lokasi yang tengah dikembangkan sebagai rintisan destinasi wisata di Kota Banjar.
Pembentangan bendera raksasa tersebut pun menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kawasan tersebut kepada masyarakat lebih luas, sekaligus menghidupkan semangat nasionalisme dalam momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. (dh)

