Korea Selatan vs Republik Ceko, Ranking FIFA Bisa Menipu
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 229
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA PIALA DUNIA 2026 – Korea Selatan vs Republik Ceko menjadi salah satu laga awal Grup A Piala Dunia 2026 yang menarik untuk dibaca dengan hati-hati. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Estadio Akron atau Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Kamis 11 Juni 2026 pukul 20.00 waktu setempat, atau Jumat 12 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.
Di atas kertas, Korea Selatan memang terlihat lebih unggul. Peringkat FIFA Korea Selatan berada di posisi 25 dunia, sementara Republik Ceko berada di posisi 41 dunia. Namun, dalam turnamen sebesar Piala Dunia, ranking sering kali tidak cukup untuk membaca arah pertandingan. Angka bisa tampak rapi di layar. Tapi begitu bola bergulir, yang bekerja bukan tabel, melainkan kaki, kepala, mental, dan sedikit keberuntungan yang kadang datang tanpa mengetuk pintu.
Korea Lebih Tinggi, Tapi Ceko Bukan Lawan Ringan
Korea Selatan datang sebagai salah satu kekuatan utama Asia. Mereka punya pengalaman panjang di Piala Dunia. Mereka juga diperkuat sejumlah pemain yang sudah dikenal publik sepak bola dunia. Son Heung-min menjadi magnet utama. Lee Kang-in memberi kreativitas. Hwang Hee-chan membawa kecepatan. Kim Min-jae menjadi figur penting di lini belakang.
Dengan komposisi seperti itu, wajar jika Korea Selatan lebih mudah menarik perhatian. Dalam banyak prediksi Korea Selatan vs Republik Ceko, nama besar pemain Korea menjadi alasan kuat untuk menempatkan mereka sebagai tim yang lebih diperhitungkan.
Namun laga Korea vs Ceko tidak bisa dibaca hanya dari ranking FIFA Piala Dunia 2026. Republik Ceko mungkin berada di bawah Korea Selatan dalam daftar peringkat, tetapi mereka membawa karakter yang bisa menyulitkan. Ceko bukan tim yang harus menang lewat permainan indah. Mereka bisa hidup dari disiplin, duel fisik, bola mati, dan transisi cepat.
Gaya seperti itu bisa menjadi masalah bagi Korea Selatan. Tim yang mengandalkan teknik dan kecepatan sering membutuhkan ruang untuk berkembang. Jika Republik Ceko mampu menutup jalur umpan sejak lini tengah, pemain-pemain kreatif Korea bisa kehilangan kenyamanan.
Dalam konteks Korsel vs Ceko, Republik Ceko punya modal penting. Mereka memiliki pemain dengan karakter kuat di duel-duel krusial. Tomas Soucek bisa menjadi poros di lini tengah. Patrik Schick menjadi ancaman di depan. Adam Hlozek dan pemain lain memberi variasi dalam serangan.
Mereka mungkin tidak segemerlap Korea Selatan. Tetapi tim yang tidak gemerlap bukan berarti tidak berbahaya. Kadang, tim seperti ini justru paling menyebalkan. Tidak banyak gaya, tetapi terus menempel. Tidak banyak drama, tetapi tiba-tiba bisa mencetak gol dari bola mati.
Selanjutnya –> Ranking bukan penentu
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar