Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Boxing Van Java Sukses Digelar di GOR Dadaha Tasikmalaya

Boxing Van Java Sukses Digelar di GOR Dadaha Tasikmalaya

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Atmosfer olahraga tarung menyelimuti GOR Dadaha, Kota Tasikmalaya, akhir pekan ini. Ratusan petinju muda dari berbagai daerah memadati arena dalam ajang Boxing Van Java, kejuaraan tinju amatir yang berlangsung selama tiga hari dan sukses menyedot perhatian masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 358 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Jumlah itu terdiri dari 110 atlet binaan dan 248 peserta dari kategori non-atlet. Tingginya animo peserta membuktikan bahwa olahraga tinju semakin diminati, khususnya di kalangan generasi muda.

Ajang yang digelar di kompleks olahraga terbesar di Kota Tasikmalaya ini tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan karakter, disiplin, serta sportivitas bagi para peserta.

Antusiasme Peserta dari Berbagai Daerah

Kejuaraan Boxing Van Java tahun ini diikuti peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain petinju asal Tasikmalaya dan sejumlah kota di Jawa Barat, ajang ini juga menarik minat peserta dari luar pulau, seperti Medan dan Bali.

Kehadiran petinju dari berbagai daerah menambah kualitas persaingan di atas ring. Setiap laga berlangsung sengit, penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Ketua panitia, Wawan Wardiana, yang akrab disapa Wawan Osis, mengaku antusiasme peserta tahun ini melampaui ekspektasi panitia.

“Alhamdulillah, peserta sangat luar biasa. Ada 110 atlet dan 248 non-atlet. Total keseluruhan mencapai 358 peserta,” ujarnya saat ditemui di sela pertandingan, Sabtu (25/4/2026).

Boxing Van Java Jadi Sarana Pembinaan Generasi Muda

Lebih dari sekadar kompetisi, Boxing Van Java memiliki misi sosial yang kuat. Menurut Wawan, kejuaraan ini dirancang sebagai wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka.

Ia menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan bukan semata-mata mencari atlet berprestasi, melainkan membantu menekan angka kenakalan remaja.

“Daripada terlibat tawuran atau aktivitas negatif di jalanan, lebih baik bertanding di atas ring secara resmi, terarah, dan sportif,” katanya.

Pesan inilah yang menjadi ruh utama penyelenggaraan Boxing Van Java di Kota Tasikmalaya.

Dua Kategori, Satu Semangat

Panitia membuka dua kategori utama dalam kejuaraan ini. Pertama, kategori atlet yang diperuntukkan bagi petinju binaan klub atau sasana. Kedua, kategori non-atlet yang lebih berfokus pada pembinaan diri dan pengembangan mental.

Kedua kategori tersebut sama-sama mendapat kesempatan untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Konsep ini dinilai efektif dalam memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga tinju, sekaligus menjaring bibit-bibit potensial dari kalangan umum.

Dengan format seperti ini, Boxing Van Java mampu menjangkau lebih banyak kalangan, mulai dari atlet profesional hingga pemula.

GOR Dadaha Jadi Pusat Energi Anak Muda

Selama tiga hari pelaksanaan, GOR Dadaha berubah menjadi pusat energi dan semangat anak muda. Sorak sorai penonton, dukungan suporter, serta atmosfer kompetisi menciptakan suasana yang begitu hidup.

Setiap sudut arena dipenuhi penonton yang antusias menyaksikan laga demi laga.

Bagi masyarakat Kota Tasikmalaya, event ini menjadi hiburan sekaligus kebanggaan tersendiri. Tidak setiap hari sebuah kejuaraan dengan skala sebesar ini hadir di kota mereka.

Keberhasilan penyelenggaraan juga memperkuat posisi GOR Dadaha sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga paling aktif di Priangan Timur.

Tinju sebagai Alternatif Positif

Di tengah meningkatnya tantangan sosial di kalangan remaja, olahraga seperti tinju dapat menjadi alternatif pembinaan yang sangat efektif.

Tinju mengajarkan disiplin, keberanian, kontrol emosi, serta rasa hormat terhadap lawan.

Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Melalui Boxing Van Java, para peserta tidak hanya belajar bertarung, tetapi juga belajar menghargai proses, menerima kemenangan, dan menghadapi kekalahan dengan kepala tegak.

Dukungan untuk Event Berkelanjutan

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tinju di daerah.

Banyak pihak berharap Boxing Van Java dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang.

Selain menjadi sarana pembinaan, event ini juga berpotensi mendongkrak sektor ekonomi lokal, mulai dari kuliner, perhotelan, hingga UMKM di sekitar kawasan GOR Dadaha.

Ke depan, bukan tidak mungkin Kota Tasikmalaya akan semakin dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan tinju amatir di Indonesia.

Ring Lebih Baik daripada Jalanan

Pesan yang diusung Boxing Van Java sederhana namun sangat relevan: energi muda harus disalurkan ke arah yang positif.

Ring tinju menawarkan ruang kompetisi yang sehat, legal, dan terhormat.

Daripada terlibat konflik di jalanan, lebih baik bertarung di arena yang memiliki aturan, wasit, dan tujuan yang jelas.

Dari GOR Dadaha, sebuah pesan kuat digaungkan: prestasi lahir dari disiplin, bukan dari kekerasan tanpa arah.

Dan Boxing Van Java telah membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan perubahan bagi generasi muda. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Warga Diminta Waspada

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya kembali memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah wilayah. Hujan deras yang disertai angin kencang pada Hari Jumat, 27 Maret 2026, serta Sabtu, 28 Maret 2026, menyebabkan pohon tumbang, banjir, hingga kerusakan infrastruktur di beberapa titik kota. Data sementara yang dihimpun dari BPBD Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa […]

  • Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 19
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Pembongkaran Tenda Aksi KRPL (Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan) di depan Bale Kota Tasikmalaya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya. Aksi yang telah berlangsung hampir dua bulan itu akhirnya dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya pada Senin sore (20/4/2026), dengan alasan penegakan ketertiban umum dan menjaga […]

  • Bappelitbangda Kota Tasikmalaya

    Proyek Swakelola di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, EDITORIAL —Di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin ketat, setiap rupiah anggaran publik seharusnya dikelola dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Karena itu, ketika muncul paket pengadaan bernilai ratusan juta rupiah yang menggunakan mekanisme swakelola di lingkungan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, wajar jika publik bertanya: apakah metode ini memang tepat digunakan? Pertanyaan tersebut bukan sekadar asumsi. Ia […]

  • Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Temuan mengejutkan terungkap dalam inspeksi mendadak yang dilakukan DPRD Kota Tasikmalaya. Melalui agenda Komisi III Sidak Dapur SPPG, dewan menemukan salah satu dapur penyedia makanan bergizi di wilayah Singkup, Kecamatan Purbaratu, telah beroperasi selama berbulan-bulan tanpa mengantongi izin resmi. Fakta ini memicu kekhawatiran serius, mengingat dapur tersebut memproduksi makanan untuk kelompok […]

  • Kota Tasikmalaya: Plh Sekda Tasikmalaya Segera Ditunjuk

    Kota Tasikmalaya: Plh Sekda Tasikmalaya Segera Ditunjuk

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya untuk sementara akan kosong seiring keberangkatan Sekda definitif, Asep Goparulloh, menunaikan ibadah haji pada 13 Mei 2026. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi posisi strategis tersebut sebagai Pelaksana Harian (Plh). Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, akhirnya memberikan sinyal terkait calon […]

  • Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, OPINI – Kebijakan penggabungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya kembali memantik diskursus publik. Di tengah tuntutan digitalisasi yang kian kompleks, langkah ini tidak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga menguji logika kebijakan pemerintah daerah dalam membaca arah zaman. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, keputusan ini […]

expand_less