Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lintasjabar.Id, OPINIKebijakan penggabungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya kembali memantik diskursus publik. Di tengah tuntutan digitalisasi yang kian kompleks, langkah ini tidak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga menguji logika kebijakan pemerintah daerah dalam membaca arah zaman.

Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, keputusan ini menjadi menarik untuk dikaji lebih dalam. Sebab, Kominfo bukan lagi sekadar institusi administratif, melainkan aktor kunci dalam memastikan keterhubungan antara negara dan warganya melalui sistem digital yang terintegrasi.

Rasionalitas di Balik Efisiensi

Alasan klasik seperti efisiensi anggaran dan keterbatasan sumber daya manusia kembali menjadi dasar pembenaran. Pemerintah daerah, seperti diakui oleh DPRD, berada dalam tekanan untuk menjaga keseimbangan fiskal. Penggabungan dinas dianggap sebagai jalan keluar pragmatis.

Namun, efisiensi yang terlalu berorientasi jangka pendek sering kali mengabaikan kebutuhan strategis jangka panjang. Di sinilah persoalan mulai muncul. Apakah penghematan hari ini sebanding dengan potensi kehilangan kapasitas di masa depan?

Kominfo dan Tuntutan Zaman

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah wajah birokrasi. Layanan publik kini bergerak menuju sistem digital, transparansi berbasis data, serta komunikasi publik yang cepat dan responsif.

Dalam lanskap ini, Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah tidak bisa dipinggirkan. Ia justru harus menjadi pusat inovasi dan penggerak transformasi. Penggabungan dengan Dishub, meski tidak serta-merta melemahkan fungsi, berpotensi mengaburkan fokus strategis tersebut.

Apalagi, karakter kerja Kominfo yang dinamis dan berbasis teknologi sangat berbeda dengan Dishub yang lebih teknis dan operasional di lapangan.

Risiko yang Tidak Terlihat

Salah satu tantangan terbesar dari kebijakan ini adalah risiko laten yang tidak langsung terlihat. Kinerja mungkin masih berjalan, infrastruktur seperti command center tetap aktif, namun inovasi bisa melambat.

Padahal, dalam era digital, stagnasi adalah bentuk kemunduran. Ketika daerah lain berlomba memperkuat sistem digital, Tasikmalaya justru berpotensi tertahan oleh kompromi struktural.

Menimbang Ulang Arah Kebijakan

Wacana pemisahan kembali Kominfo dari Dishub menunjukkan adanya kesadaran bahwa kebijakan ini perlu dievaluasi. Namun, evaluasi tidak boleh berhenti pada aspek teknis semata.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya perlu melihat lebih jauh: bagaimana posisi Kominfo dalam strategi pembangunan jangka panjang? Apakah ia ditempatkan sebagai motor penggerak, atau sekadar pelengkap?

Pada akhirnya, penguatan Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah adalah investasi masa depan. Keputusan hari ini akan menentukan seberapa siap Tasikmalaya menghadapi tantangan digital esok hari. (red) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi di Cisurupan: Kakak Bunuh Adik di Garut

    Tragedi di Cisurupan: Kakak Bunuh Adik di Garut

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 15
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA GARUT — Sebuah tragedi keluarga mengguncang masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kasus kakak bunuh adik di Garut terjadi di wilayah Kecamatan Cisurupan dan menewaskan seorang remaja perempuan yang masih berusia belasan tahun. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Rabu, 11 Maret 2026, di Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan. Korban diketahui merupakan seorang remaja perempuan yang tinggal satu rumah […]

  • Pemusnahan Ratusan Botol Miras di Karangnunggal, Ulama dan Umaro Bersatu Jaga Generasi

    Pemusnahan Ratusan Botol Miras di Karangnunggal, Ulama dan Umaro Bersatu Jaga Generasi

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen memberantas peredaran minuman keras kembali ditegaskan di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya. Bertempat di halaman Polsek Karangnunggal, Senin (27/4/2026), ratusan botol minuman keras berbagai merek dan jenis dimusnahkan di hadapan unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kegiatan Pemusnahan Ratusan Botol Miras ini menjadi simbol kuat penolakan masyarakat terhadap […]

  • May Day Garut 2026, Bupati Serap Aspirasi Buruh

    May Day Garut 2026, Bupati Serap Aspirasi Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    lintasjabar.Id, BERITA GARUT – Abdusy Syakur Amin menerima audiensi dari perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh dalam rangka peringatan May Day Garut 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat, 1 Mei 2026. Momentum Hari Buruh Internasional ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan para pekerja […]

  • Temuan Mayat di Dadaha Gegerkan Warga

    Temuan Mayat di Dadaha Gegerkan Warga

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Hujan deras yang mengguyur kawasan Taman Dadaha, Rabu sore (1/4/2026), tiba-tiba berubah menjadi momen mencekam. Di tengah guyuran air, warga justru dihadapkan pada temuan mayat di Dadaha—seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi area taman. Berawal dari Kecurigaan Warga Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan seorang perempuan yang […]

  • Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya tak sekadar soal teknis pencairan. Di balik kebijakan pembayaran bertahap, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah ini persoalan strategi, atau sinyal masalah fiskal yang lebih dalam? Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya […]

  • 1000 Pohon Hijaukan Pasirwangi: Upaya Nyata Rehabilitasi Lingkungan

    1000 Pohon Hijaukan Pasirwangi: Upaya Nyata Rehabilitasi Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 21
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA GARUT — Momentum Peringatan Hari Bumi tahun ini dimaknai secara nyata oleh berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Melalui gerakan 1000 pohon hijaukan Pasirwangi, ribuan orang turun langsung ke lapangan untuk melakukan aksi penghijauan di kawasan Embung Padaawas, Kampung Cihurang, Desa Padaawas, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan […]

expand_less