Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

Unitas Bentuk Satgas PPKPT, Wujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi meluncurkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT, Selasa (28/4/2026). Peluncuran tersebut digelar di aula kampus dan dirangkaikan dengan seminar edukasi yang dihadiri mahasiswa, pelajar, guru, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Pembentukan Satgas PPKPT menjadi langkah konkret Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kehadiran satuan tugas ini juga merupakan implementasi regulasi pemerintah terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor Unitas, Ade Zaenul Mutaqin, menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh sivitas akademika untuk belajar, berkembang, dan berprestasi.

“Kami ingin kampus menjadi tempat tumbuh yang aman. Mahasiswa harus memahami hak-haknya, mengetahui batasan, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan maupun perundungan,” ujarnya.

Edukasi Pencegahan Kekerasan Sejak Dini

Peluncuran Satgas PPKPT tidak hanya menyasar kalangan mahasiswa. Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) juga melibatkan pelajar SMA serta guru kesiswaan dari Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.

Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai bahaya kekerasan, perundungan, serta pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai berbagai bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, hingga strategi perlindungan korban.

Kehadiran unsur sekolah menengah dalam seminar ini menunjukkan komitmen Unitas untuk memperluas gerakan pencegahan kekerasan hingga ke jenjang pendidikan yang lebih awal.

Kolaborasi dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya

Seminar menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, termasuk UPTD PPA Kota Tasikmalaya dan Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Khifayati Nursetiana.

Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, menjelaskan bahwa Satgas PPKPT memiliki peran yang sangat strategis dalam lingkungan kampus.

Menurutnya, ada tiga fungsi utama yang harus dijalankan, yakni deteksi dini terhadap potensi kekerasan, edukasi kepada sivitas akademika, serta pencegahan berbagai tindakan asusila.

“Korban tidak boleh takut untuk melapor. Kampus yang aman akan melahirkan generasi yang sehat secara mental, emosional, dan sosial,” kata Epi.

Kolaborasi antara kampus dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan bagi mahasiswa dan seluruh warga kampus.

Data Kekerasan Jadi Alarm Bersama

Pembentukan Satgas PPKPT di Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya menjadi semakin relevan jika melihat tingginya angka kekerasan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya, Carmono, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 114 kasus kekerasan. Mayoritas kasus didominasi pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak.

Sementara itu, sejak Januari hingga April 2026, sebanyak 35 kasus telah ditangani aparat kepolisian.

Di wilayah Kota Tasikmalaya, data UPTD PPA Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 49 kasus terjadi pada Januari hingga Maret 2026. Rinciannya meliputi 24 anak perempuan, 21 perempuan dewasa, dan empat anak laki-laki.

Sedangkan sepanjang tahun 2025, total terdapat 202 kasus kekerasan, terdiri atas 81 anak perempuan, 74 anak laki-laki, 40 perempuan dewasa, serta tujuh laki-laki dewasa.

Data tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah dan Tokoh Daerah

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Khifayati Nursetiana, menyambut positif langkah Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas).

Menurutnya, keberadaan Satgas PPKPT akan sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani dan mencegah kasus kekerasan, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.

“Kasus kekerasan membutuhkan penanganan yang serius. Jika setiap fakultas memiliki satgas aktif, tentu ini akan sangat membantu pemerintah dalam memperluas jangkauan perlindungan,” ujarnya.

Dukungan lintas sektor menjadi faktor penting agar keberadaan Satgas PPKPT berjalan efektif dan berkelanjutan.

Menuju Kampus Aman di Kota Tasikmalaya

Dengan peluncuran Satgas PPKPT, Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) menegaskan posisinya sebagai pelopor kampus aman di Kota Tasikmalaya.

Keberadaan satgas ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen kampus dalam melindungi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika.

Budaya saling menghormati, berani melapor, dan peduli terhadap sesama menjadi pondasi utama dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu kekerasan di lingkungan pendidikan, langkah Unitas patut diapresiasi sebagai upaya progresif membangun masa depan generasi muda yang lebih aman. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Akibat Truk Overload LintasJabar.Id, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah kondisi ruas jalan di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berfungsi sebagai jalur utama konektivitas masyarakat tersebut kini dipenuhi lubang dan kerusakan struktural yang semakin meluas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan […]

  • IKMT Gandeng Universitas Siliwangi, Bangun Masjid Kokoh dan Aman di Tamansari

    IKMT Gandeng Universitas Siliwangi, Bangun Masjid Kokoh dan Aman di Tamansari

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen membangun rumah ibadah yang kokoh, aman, dan berkelanjutan ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT). Dalam proses pembangunan Masjid IKMT, organisasi tersebut resmi menggandeng akademisi dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Siliwangi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dilakukan berdasarkan kajian ilmiah dan standar teknis yang berlaku. Langkah strategis ini menegaskan bahwa […]

  • Bhabinkamtibmas Parungponteng Sambangi Warga

    Bhabinkamtibmas Parungponteng Sambangi Warga

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran polisi di tengah masyarakat kembali terlihat nyata. Bhabinkamtibmas Parungponteng, Bripka Anggi Anugrah Pratama, turun langsung menyambangi warga di Kampung Nangorak, RT 007 RW 002, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mempererat hubungan […]

  • Dedi Mulyadi Minta Maaf Tak ke Kampung Naga, Titip Pesan Jaga Galunggung

    Dedi Mulyadi Minta Maaf Tak ke Kampung Naga, Titip Pesan Jaga Galunggung

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    lintas jabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengunjungi Kampung Naga dalam agenda kunjungannya ke Tasikmalaya, Senin (4/5/2026). Alasan utama ketidakhadirannya adalah kondisi akses menuju lokasi yang terbatas. Jalan menuju kampung adat tersebut dikenal sempit dan hanya bisa dilalui dengan kapasitas terbatas. “Jalannya hanya satu dan sempit. […]

  • Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya Dapat Santunan

    Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya Dapat Santunan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya berlangsung penuh makna. Perayaan yang digelar di Aula Lapas pada Senin (27/4/2026) itu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para penghuni lapas. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya menerima bantuan gerobak usaha […]

  • FOSSMA Dorong Transparansi APBD 2026 Kota Tasikmalaya

    FOSSMA Dorong Transparansi APBD 2026 Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan kembali ditunjukkan oleh Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung (FOSSMA) Kota Tasikmalaya. Melalui audiensi bersama DPRD dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, forum ini menegaskan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat partisipasi publik dalam […]

expand_less