lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Aktivitas mencari rumput untuk pakan ternak berakhir duka bagi keluarga Jaja (59), warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Ia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Jalan Gubernur Sewaka, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Jaja diketahui berangkat dari rumah bersama tiga rekannya sekitar pukul 06.00 WIB untuk mencari rumput. Setibanya di kawasan Kawalu, mereka berpencar ke beberapa titik persawahan untuk mengumpulkan pakan ternak.
Namun, menjelang siang, salah seorang rekannya mendapati Jaja tergeletak di tanah dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada rekan lainnya sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto melalui Kasat Reskrim AKP Januar Rangga Fardhela membenarkan adanya penemuan warga meninggal dunia di kawasan tersebut. Petugas kepolisian bersama tim identifikasi dan personel Polsek Kawalu mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara.
Jaja Ditemukan Rekannya di Area Persawahan Kawalu
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada polisi, Jaja pergi mencari rumput bersama tiga rekannya dari wilayah Sukaraja pada pagi hari. Setelah tiba di lokasi, mereka berpencar untuk melakukan aktivitas masing-masing.
Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang saksi bernama Odin (45) hendak beristirahat ketika melihat Jaja sudah tergeletak dan tidak bergerak. Ia kemudian memberi tahu dua rekannya yang lain, Kirman (61) dan Dian (38).
Ketiganya selanjutnya membantu memindahkan jenazah ke saung terdekat sebelum kejadian dilaporkan kepada pihak berwenang.
Polisi kemudian mengamankan lokasi dan membawa jenazah ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan medis awal. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian kepada media, korban diduga mengalami kelelahan saat mencari rumput. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian.
Keluarga Menolak Autopsi, Jenazah Diserahkan untuk Dimakamkan
Setelah pemeriksaan medis awal, penyebab pasti kematian Jaja belum dapat ditentukan secara terperinci tanpa pemeriksaan dalam atau autopsi.
Pihak keluarga menyatakan menolak autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela membenarkan bahwa petugas telah melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan penemuan warga meninggal dunia tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sehari-hari di area persawahan tetap membutuhkan perhatian terhadap kondisi tubuh dan keselamatan. Bagi warga yang bekerja atau mencari pakan ternak di lapangan, pergi bersama rekan dapat membantu ketika terjadi keadaan darurat.
Meski demikian, penyebab kematian Jaja tidak dapat disimpulkan hanya dari dugaan kelelahan. Informasi yang tersedia menyebutkan bahwa pemeriksaan awal belum memastikan penyebab kematian secara rinci dan keluarga menolak prosedur autopsi. (Red)

