Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Wali Kota Bandung Gagalkan Begal di Kiaracondong, Satu Pelaku Langsung Diamankan

Redaktur Lintas JabarJuli 7, 20262 menit baca77 dilihat
wali kota bandung gagalkan begal
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA  DAERAH. – Patroli dini hari yang dilakukan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berujung pada pencegahan dugaan aksi begal di kawasan Binong, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Wali Kota Bandung gagalkan begal setelah mendapati seorang pengendara motor diduga sedang menjadi sasaran sekelompok pengendara motor lain.

Peristiwa itu terjadi saat Farhan melakukan patroli bersama aparat keamanan sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada jam tersebut, kondisi jalan mulai lengang. Aktivitas warga tidak seramai siang atau malam awal, sehingga sejumlah titik rawan kejahatan jalanan perlu mendapat pengawasan lebih ketat.

Farhan melihat satu motor diduga dikepung oleh beberapa motor lain. Situasi itu kemudian segera direspons hingga dugaan aksi begal berhasil dicegah.

“Di Binong ada satu motor lagi dikeroyok tujuh motor mau dibegal. Pas kita datang itu berhasil dicegah,” kata Farhan.

Setelah kejadian tersebut, satu orang yang diduga terlibat diamankan Polsek Kiaracondong.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi langsung di tengah patroli kepala daerah bersama unsur keamanan.

Bagi warga Bandung, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman kejahatan jalanan masih perlu diwaspadai, terutama pada malam hingga dini hari.

Kawasan Binong, Kiaracondong, pun kembali menjadi perhatian setelah adanya dugaan upaya begal tersebut.

Lanjut halaman berikutnya

Farhan mengatakan, patroli dini hari sudah dilakukan selama dua pekan terakhir untuk memantau langsung kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Dari patroli itu, Pemkot Bandung menemukan masih ada titik-titik yang memerlukan pengawasan serius.

Pemerintah Kota Bandung akan memperkuat patroli bersama kepolisian, TNI, dan unsur kewilayahan agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit.

Langkah ini dinilai penting karena keamanan kota tidak cukup hanya dijaga pada jam ramai.

Pada dini hari, ketika jalanan mulai sepi dan pengawasan warga berkurang, potensi kejahatan justru bisa muncul lebih besar.

Farhan juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat harus bepergian pada larut malam.

Pengendara motor diminta menghindari jalur sepi jika tidak mendesak, tidak berkendara sendirian di titik rawan, dan segera mencari bantuan petugas jika melihat gelagat mencurigakan.

Bandung dikenal sebagai kota yang hidup hingga malam. Namun, aktivitas kota tetap harus berjalan bersama rasa aman.

Kasus Wali Kota Bandung gagalkan begal di Kiaracondong ini menjadi sinyal bahwa patroli lapangan masih sangat dibutuhkan.

Bukan hanya untuk melihat kondisi kota dari dekat, tetapi juga untuk mencegah kejahatan sebelum benar-benar memakan korban. (AA)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita Sebelumnya“Nyawa Suami Saya Tak Bisa Diganti Uang,” Jerit Istri Korban Tragedi Tower Banjar Berita Selanjutnya8 Tuntutan Relawan MBG Garut Masuk DPRD, Aspirasi Akan Dibawa ke DPR RI
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza