lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA. Capaian penemuan kasus TBC Kabupaten Tasikmalaya mencapai 68,95 persen hingga 19 September 2026, meningkat dibandingkan capaian 2025 yang tercatat 50,5 persen. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan capaian penemuan kasus mencapai 100 persen pada akhir Desember 2026.
Data tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya setelah Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan meninjau pelaksanaan skrining TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Balai Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Selasa (22/9/2026).
Capaian TBC Meningkat dari 2025
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya yang dikutip Pemkab, capaian penemuan kasus TBC pada 2025 berada di angka 50,5 persen dari target yang ditetapkan.
Angka tersebut meningkat menjadi 68,95 persen hingga 19 September 2026. Sementara itu, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tercatat 78,29 persen.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan penanganan TBC menjadi salah satu persoalan kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain TBC, pemerintah daerah juga menempatkan penanganan stunting dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari indikator kinerja utama.
Target Penemuan Kasus 100 Persen
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih menargetkan capaian penemuan kasus TBC mencapai 100 persen pada akhir Desember 2026. Bupati Cecep menyatakan optimistis target tersebut dapat dicapai.
Skrining TBC dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan CKG. Dalam kunjungan pada 22 September, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan pemeriksaan kesehatan rutin diperlukan untuk menemukan potensi penyakit lebih awal, termasuk pada masyarakat yang tidak sedang merasakan keluhan.
Informasi ini bersumber dari laporan resmi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Angka 68,95 persen merupakan capaian hingga 19 September 2026, sedangkan target 100 persen merupakan target pemerintah daerah, bukan realisasi. (dh)

