Lewati ke konten
Daerah

Rp4 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Jabar Kirim Tim

Redaktur Lintas JabarAgustus 21, 20263 menit baca117 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

LintasJabar.id, BERITA JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan senilai Rp4 miliar untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut disiapkan setelah Pemprov Jabar bersama sejumlah pihak menghimpun dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM turut mengarahkan proses penanganan bantuan tersebut. Ia meminta bantuan yang telah terkumpul tidak hanya dikirim, tetapi dipastikan dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rencana bantuan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Dedi Mulyadi pada Rabu (19/8/2026).

Rp4 Miliar Dikumpulkan untuk Korban Gempa NTT

Dana bantuan tersebut dihimpun dari berbagai unsur di Jawa Barat, mulai dari ASN Pemprov Jabar, Baznas, Kadin, Apindo, Bank BJB hingga pihak swasta.

Dari penggalangan tersebut, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp4 miliar.

Bagi Pemprov Jabar, bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

Namun, Dedi Mulyadi menekankan bahwa bantuan tidak cukup hanya dikumpulkan. Proses distribusi juga harus mendapat perhatian agar bantuan benar-benar sampai kepada warga terdampak.

Pendekatan tersebut membuat Pemprov Jabar menyiapkan personel yang akan ikut mengawal proses penyaluran di wilayah bencana.

KDM Siapkan Tim Jabar Turun ke Lokasi

Sebanyak 20 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan Pramuka disiapkan untuk diberangkatkan ke wilayah terdampak.

Tim tersebut akan membantu proses distribusi bantuan, khususnya di wilayah Manggarai.

Keterlibatan personel ini menjadi bagian dari arahan Dedi Mulyadi agar bantuan dari Jawa Barat dapat dikelola secara lebih terarah.

Dengan adanya tim di lapangan, Pemprov Jabar juga dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masyarakat serta kebutuhan yang masih diperlukan.

Hal itu penting karena kebutuhan warga pascabencana dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Bantuan Tak Berhenti pada Pengiriman Dana

Langkah Pemprov Jabar menunjukkan bahwa respons terhadap bencana tidak hanya dilakukan melalui pengumpulan dana.

Dana Rp4 miliar yang berhasil dihimpun perlu diterjemahkan menjadi bantuan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, keberadaan personel BPBD dan Pramuka di lokasi menjadi bagian penting dalam memastikan proses distribusi berjalan.

Dedi Mulyadi juga meminta agar koordinasi dilakukan dengan pihak-pihak yang berada di wilayah terdampak sehingga bantuan tidak tumpang tindih.

Pemprov Jabar berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa NTT.

Bagi KDM, keterlibatan Jawa Barat dalam penanganan bencana di NTT sekaligus menjadi bentuk solidaritas antardaerah.

Jawa Barat tidak hanya mengirim bantuan, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia untuk membantu proses penyaluran di lapangan.

Dengan dana sekitar Rp4 miliar dan 20 personel yang disiapkan, Pemprov Jabar kini memasuki tahap berikutnya dalam penanganan bantuan, yakni memastikan seluruh dukungan tersebut dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Peran KDM dalam proses tersebut menjadi penting karena arah kebijakan dan koordinasi Pemprov Jabar berada di bawah kepemimpinannya.

Namun, efektivitas bantuan pada akhirnya akan ditentukan oleh bagaimana dana, logistik, dan personel tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa NTT. (red)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaKDM Rombak BUMD Jabar, Semua Masuk Sangga Buana Kecuali BJB Berita SelanjutnyaTPPO Cianjur Berkedok PMI, Ke Mana Peran Imigrasi?
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza