Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Pameran Nasional PPBI di Tasikmalaya Sukses Digelar

Deny HeryantoApril 26, 20263 menit baca73 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Gelaran Pameran Nasional PPBI Cabang Kota Tasikmalaya sukses menyedot perhatian pecinta bonsai dari berbagai daerah di Indonesia. Bertempat di area parkir Asia Plaza Tasikmalaya, ajang bergengsi tersebut menghadirkan ratusan karya bonsai terbaik yang dipamerkan selama empat hari, mulai 25 hingga 28 April 2026.

Tak kurang dari 548 pohon bonsai dipajang dalam berbagai kelas kompetisi. Event berskala nasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa Tasikmalaya semakin diperhitungkan dalam peta perkembangan bonsai Indonesia.

Antusiasme peserta maupun pengunjung begitu tinggi sejak hari pertama pembukaan. Kehadiran para pegiat bonsai dari berbagai provinsi turut menambah semarak acara.

Pameran Nasional PPBI Jadi Magnet Pecinta Bonsai

Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), Iwan Alex R. Tangkulung, hadir langsung untuk membuka sekaligus meninjau jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, ia mengaku terkesan dengan kualitas penyelenggaraan maupun mutu bonsai yang ditampilkan peserta.

“Saya sangat bersyukur bisa hadir di Tasikmalaya. Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kualitas bonsai yang ditampilkan pun sangat kompetitif,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan Pameran Nasional PPBI di Tasikmalaya menegaskan posisi kota ini sebagai salah satu pusat perkembangan bonsai di Jawa Barat.

500 Peserta dari Berbagai Penjuru Nusantara

Sebanyak 500 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Bali, Jawa Timur, hingga Madura.

Kehadiran peserta lintas pulau menunjukkan bahwa Pameran Nasional Bonsai di Tasikmalaya memiliki daya tarik nasional.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, pertukaran pengetahuan, serta transaksi ekonomi antarpegiat bonsai.

Tasikmalaya dinilai mampu bersaing dengan kota-kota besar lain yang lebih dulu dikenal sebagai sentra bonsai nasional.

Asia Plaza Tasikmalaya Jadi Pusat Perhatian

Pemilihan Asia Plaza Tasikmalaya sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai sangat tepat.

Lokasinya strategis, mudah dijangkau, serta memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung ratusan karya bonsai dan ribuan pengunjung.

Selama pelaksanaan, kawasan sekitar Asia Plaza mengalami peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan.

Hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM turut merasakan dampak positif dari gelaran nasional ini.

Hal ini membuktikan bahwa event komunitas juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

Kualitas Bonsai Tasikmalaya Terus Berkembang

Iwan menilai kualitas bonsai peserta asal Tasikmalaya menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan.

Meski pada beberapa kategori juara masih didominasi peserta dari luar daerah, hal itu justru menjadi motivasi bagi pegiat lokal untuk terus meningkatkan kualitas karya mereka.

“Tasikmalaya kini sudah sejajar dengan cabang-cabang besar lainnya di Indonesia,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi pengakuan penting atas kemajuan komunitas bonsai di daerah ini.

Kelas Kompetisi Lengkap

Sebanyak 548 pohon yang dipamerkan terbagi dalam berbagai kelas, mulai dari kelas bahan, pratama, madya, utama, hingga kelas bintang.

Tahapan penilaian dilakukan secara profesional oleh juri nasional yang berpengalaman.

Selain kontes, panitia juga menghadirkan demonstrasi teknik pembentukan bonsai sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan pemula.

Program edukatif ini menjadi nilai tambah dari Pameran Nasional PPBI.

Bonsai dan Potensi Ekonomi Kreatif

Lebih dari sekadar hobi, bonsai kini berkembang menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang menjanjikan.

Nilai jual bonsai berkualitas dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Industri ini melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, perajin pot, pedagang, hingga jasa perawatan tanaman.

Karena itu, kegiatan seperti Pameran Nasional Bonsai memiliki dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Tasikmalaya sendiri memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra bonsai unggulan di Indonesia.

Dukungan Pemerintah Sangat Dibutuhkan

PPBI berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap kegiatan serupa di masa mendatang.

Dukungan tersebut dapat berupa fasilitasi lokasi, promosi, hingga pembinaan komunitas.

Jawa Barat selama ini dikenal sebagai barometer perkembangan bonsai nasional.

Dengan dukungan berkelanjutan, Tasikmalaya berpeluang menjadi tuan rumah event bonsai yang lebih besar lagi.

Agenda Nasional Berlanjut

Saat ini, PPBI telah memiliki 255 cabang di seluruh Indonesia.

Setelah Tasikmalaya, agenda nasional berikutnya akan digelar di Cianjur pada Juni mendatang.

Keberhasilan penyelenggaraan di Tasikmalaya diharapkan menjadi standar baru bagi pelaksanaan event-event serupa di daerah lain.

Tasikmalaya Kian Bersinar

Suksesnya Pameran Nasional PPBI membuktikan bahwa Tasikmalaya mampu menjadi tuan rumah event nasional dengan kualitas tinggi.

Tidak hanya memperkuat posisi daerah dalam dunia bonsai, kegiatan ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan promosi pariwisata lokal.

Dengan antusiasme yang terus meningkat, Tasikmalaya berpotensi menjadi salah satu destinasi utama pecinta bonsai di Indonesia. (DH) 

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaAzis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai, Dorong Ekonomi Kreatif di Tasikmalaya Berita SelanjutnyaPT Bank Galunggung Perseroda, Motor Penggerak UMKM di Kabupaten Tasikmalaya
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza