LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kiprah PT Bank Galunggung Perseroda sebagai bank milik daerah terus menunjukkan perkembangan yang impresif. Memasuki usia ke-15 tahun, lembaga keuangan daerah ini tidak hanya menjadi kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 PT Bank Galunggung Perseroda. Menurutnya, keberhasilan Bank Galunggung merupakan cerminan dari tata kelola perusahaan yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kinerja PT Bank Galunggung Perseroda Terus Meningkat
Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang berhasil diraih manajemen dan seluruh jajaran Bank Galunggung selama ini.
Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) andalan, BUMD ini dinilai mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara konsisten di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.
“Bank Galunggung adalah kebanggaan daerah. Kinerjanya sangat luar biasa dan terus menunjukkan tren positif,” ujar Cecep.
Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi indikator utama keberhasilan tersebut.
Kontributor Utama Pendapatan Asli Daerah
Keberadaan PT Bank Galunggung Perseroda memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam beberapa tahun terakhir, bank ini tercatat sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar di antara seluruh BUMD yang dimiliki pemerintah daerah.
Kontribusi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Namun, menurut Bupati, nilai strategis Bank Galunggung tidak hanya terletak pada besarnya dividen yang disetorkan.
Menjadi Nyawa UMKM Kabupaten Tasikmalaya
Lebih dari sekadar penyumbang PAD, Bank Galunggung memiliki peran vital dalam mendukung pengembangan sektor UMKM.
Akses permodalan yang mudah, cepat, dan terjangkau menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil.
Bank Galunggung hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui berbagai produk pembiayaan yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM.
“Kontribusi terpenting bukan hanya PAD, tetapi bagaimana bank ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Bupati.
Dukungan permodalan tersebut memungkinkan UMKM tumbuh, berkembang, dan naik kelas.
Dukungan Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal
UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Tasikmalaya.
Sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat akar rumput.
Dengan dukungan pembiayaan dari PT Bank Galunggung Perseroda, para pelaku usaha dapat memperluas skala usaha, meningkatkan kapasitas produksi, hingga memperluas pasar.
Efek berantainya sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Capaian Keuangan yang Menggembirakan
Pada usia ke-15 tahun, PT Bank Galunggung Perseroda mencatatkan performa keuangan yang solid.
Total aset bank mencapai Rp418,3 miliar, Sementara penyaluran kredit telah menyentuh angka Rp302,6 miliar.
Capaian tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap bank kebanggaan warga Tasikmalaya ini, pertumbuhan tersebut sekaligus menjadi indikator kesehatan perusahaan yang terjaga dengan baik.
Kepercayaan Nasabah Harus Dijaga
Bupati berpesan agar seluruh jajaran manajemen terus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan nasabah.
Dalam industri perbankan, kepercayaan merupakan aset paling berharga.
Karena itu, inovasi layanan, profesionalisme, dan integritas harus terus menjadi prioritas utama.
“Kepercayaan nasabah harus dipertahankan. Itu fondasi utama keberlangsungan bank,” tegasnya.
Dorongan untuk Terus Berkembang
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan PT Bank Galunggung Perseroda.
Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga penguatan permodalan dan perluasan jaringan pelayanan.
Bupati optimistis Bank Galunggung akan terus berkembang menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin modern, inklusif, dan kompetitif.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Industri perbankan saat ini menghadapi tantangan besar, terutama di era digitalisasi.
Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang baru bagi PT Bank Galunggung Perseroda untuk berinovasi.
Transformasi digital, pengembangan layanan berbasis teknologi, serta penetrasi pasar UMKM menjadi agenda strategis yang perlu terus diperkuat.
Dengan fondasi yang kuat, Bank Galunggung diyakini mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Kebanggaan Masyarakat Tasikmalaya
Keberhasilan Bank Galunggung merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Sebagai bank milik daerah, keberadaannya bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap pembangunan ekonomi lokal.
Di usia ke-15 tahun, PT Bank Galunggung Perseroda telah membuktikan diri sebagai lembaga keuangan yang tangguh, terpercaya, dan berdaya saing.
Lebih dari itu, Bank Galunggung telah menjadi mitra strategis bagi pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM dalam membangun Tasikmalaya yang lebih maju. (DH)


