Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tak Cukup Razia, Bupati Garut Libatkan Keluarga Lawan Obat Keras

Tak Cukup Razia, Bupati Garut Libatkan Keluarga Lawan Obat Keras

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya langkah kolaboratif lintas sektor untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya ditangani melalui penegakan aturan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Pembentukan Regulasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Obat Keras yang digelar Garut Human Movement di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Selasa (19/5/2026).

Forum tersebut turut dihadiri sejumlah unsur penting, mulai dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Badan Narkotika Nasional (BNN), Forkopimda, hingga perwakilan masyarakat. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan tertentu yang berpotensi disalahgunakan.

Bupati Garut menyambut positif inisiatif yang digagas Garut Human Movement. Ia menilai langkah tersebut penting sebagai bentuk pencegahan dini sebelum persoalan penyalahgunaan obat berkembang menjadi situasi yang lebih serius.

“Tantangan pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan mental dan jiwa masyarakat. Karena itu, upaya-upaya preventif seperti ini sangat penting dan patut diapresiasi,” ujar Syakur.

Generasi Muda Dinilai Rentan, Bupati Tekankan Peran Orang Tua

Dalam forum tersebut, Abdusy Syakur Amin menyoroti kerentanan generasi muda terhadap potensi penyalahgunaan obat keras. Menurutnya, pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama untuk mencegah anak-anak terjerumus ke dalam perilaku berisiko.

Ia menekankan pentingnya kehadiran orang tua dalam mendampingi anak, terutama ketika mereka menghadapi persoalan pribadi atau tekanan sosial.

“Orang tua harus hadir bersama anak-anaknya. Ketika ada masalah, anak harus merasa punya tempat untuk bercerita dan dibantu, bukan justru mencari jalan keluar yang salah,” katanya.

Selain keluarga, Bupati juga menilai lembaga pendidikan perlu memperkuat edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan, sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sejak dini.

Menurutnya, pendekatan preventif melalui edukasi akan jauh lebih efektif jika dijalankan secara simultan oleh pemerintah, sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga.

Garut Human Movement Soroti Dugaan Peredaran hingga Lingkungan Sekolah Dasar

Sementara itu, Ketua Garut Human Movement, Aam Muhammad Jalaludin, menyebut forum diskusi tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut.

Ia mengungkapkan kekhawatiran itu muncul dari berbagai laporan masyarakat, termasuk dari lingkungan pondok pesantren, terkait dugaan peredaran obat keras yang disebut mulai menyasar kalangan pelajar usia dini.

“Kami mengundang sekitar 21 unsur, mulai dari bupati, Forkopimda, hingga BBPOM Jawa Barat untuk duduk bersama membahas persoalan ini. Ada keresahan di masyarakat yang harus segera direspons,” ujarnya.

FGD tersebut diikuti perwakilan dari berbagai kecamatan, tokoh masyarakat, hingga unsur pondok pesantren, dengan tujuan membangun kesamaan pandangan dalam menghadapi persoalan tersebut.

Dorong Payung Hukum Khusus di Kabupaten Garut

Salah satu poin utama yang mengemuka dalam forum tersebut adalah dorongan pembentukan regulasi khusus untuk menangani penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut.

Aam menilai, keberadaan payung hukum daerah penting untuk memperjelas mekanisme penanganan, pengawasan, hingga langkah preventif yang bisa dilakukan seluruh pihak.

“Kami berharap ada regulasi yang menaungi, apakah dalam bentuk perda atau peraturan bupati, yang penting ada dasar hukum yang jelas,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan dapat menindaklanjuti hasil diskusi tersebut menjadi langkah konkret, sehingga upaya perlindungan terhadap generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat keras dapat dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan. (hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi Mulyadi Minta Maaf Tak ke Kampung Naga, Titip Pesan Jaga Galunggung

    Dedi Mulyadi Minta Maaf Tak ke Kampung Naga, Titip Pesan Jaga Galunggung

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    lintas jabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengunjungi Kampung Naga dalam agenda kunjungannya ke Tasikmalaya, Senin (4/5/2026). Alasan utama ketidakhadirannya adalah kondisi akses menuju lokasi yang terbatas. Jalan menuju kampung adat tersebut dikenal sempit dan hanya bisa dilalui dengan kapasitas terbatas. “Jalannya hanya satu dan sempit. […]

  • himbauan KDM - berita lintas jabar

    Himbauan KDM Terbaru, Bikin Pemilik Warung Terharu

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 53
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA DAERAH. Himbauan KDM terbaru mendadak menjadi perhatian warga kecil. Bukan kar na kalimatnya rumit, bukan pula karena dibungkus program besar yang sulit dipahami masyarakat bawah. Pesan itu justru terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bagi Irdan (50), pemilik warung kecil di kawasan Indihiang, Kota Bandung, pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu terdengar seperti pembelaan […]

  • korban gemba filipina bertambah - berita dunia lintas jabar

    Korban Gempa Filipina Bertambah, 32 Tewas Ratusan Luka

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 71
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA DUNIA. Korban gempa Filipina terus bertambah setelah gempa kuat mengguncang wilayah Mindanao pada Senin, 8 Juni 2026 pagi. Laporan terbaru hingga Senin malam WIB menyebut sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan lebih dari 130 orang mengalami luka-luka akibat reruntuhan bangunan, longsor, serta dampak guncangan kuat di sejumlah wilayah. Gempa Filipina terbaru ini menjadi perhatian […]

  • IKMT Gandeng Universitas Siliwangi, Bangun Masjid Kokoh dan Aman di Tamansari

    IKMT Gandeng Universitas Siliwangi, Bangun Masjid Kokoh dan Aman di Tamansari

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen membangun rumah ibadah yang kokoh, aman, dan berkelanjutan ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT). Dalam proses pembangunan Masjid IKMT, organisasi tersebut resmi menggandeng akademisi dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Siliwangi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dilakukan berdasarkan kajian ilmiah dan standar teknis yang berlaku. Langkah strategis ini menegaskan bahwa […]

  • Kebakaran di cikatomas tasikmalaya- lintasjabar

    Kebakaran Cikatomas Hanguskan Toko Parfum dan Bank Mitra

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa kebakaran di Cikatomas menghanguskan satu bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra di Kampung Pakemitan 1, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dan mengganggu aktivitas usaha warga setempat. Insiden terjadi sekitar pukul […]

  • Tasikmalaya: Petugas Damkar Taklukkan Ular Berbisa dalam 6 Menit

    Tasikmalaya: Petugas Damkar Taklukkan Ular Berbisa dalam 6 Menit

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Suasana tenang di Kampung Cidahu, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (2/5/2026) siang. Seekor ular kobra sepanjang sekitar 60 sentimeter ditemukan bersembunyi di area rumah warga. Kemunculan reptil berbisa tersebut langsung membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar. Bermula Saat Menjemur Pakaian Insiden itu pertama kali […]

expand_less