Pemkab Garut Perkuat Layanan Digital Lewat Aplikasi SAGARUT
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 216
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi SAGARUT. Platform digital ini diproyeksikan menjadi pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan pemerintahan dalam satu aplikasi.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan aplikasi SAGARUT yang digelar di Kampus 4 Universitas Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (9/6/2026).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menilai pemanfaatan teknologi informasi menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat. Menurutnya, digitalisasi harus mampu memangkas proses birokrasi yang berbelit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah.

SAGARUT Jadi Pusat Layanan Publik Terintegrasi
Aplikasi SAGARUT dirancang sebagai super apps yang menghubungkan berbagai layanan publik ke dalam satu sistem digital. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses beragam informasi dan layanan pemerintahan tanpa harus menggunakan banyak aplikasi berbeda.
Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan SAGARUT bukan menambah beban pekerjaan aparatur pemerintah, melainkan menciptakan pelayanan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem digital yang terus berkembang seiring kebutuhan pelayanan publik.
Sistem Pengaduan Akan Terhubung dengan SP4N Lapor
Salah satu fitur yang akan diperkuat dalam pengembangan SAGARUT adalah layanan pengaduan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Garut berencana mengintegrasikan sistem tersebut dengan SP4N Lapor yang selama ini menjadi kanal resmi penyampaian aspirasi dan keluhan masyarakat.
Bupati meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merespons setiap laporan dengan cepat dan tepat.
Menurutnya, keberhasilan layanan digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan operator kepada masyarakat.
Respons yang cepat dan solusi yang jelas dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem layanan digital pemerintah.
Diskominfo Garut Targetkan Jutaan Pengguna
Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa SAGARUT terus dikembangkan agar mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat yang semakin digital.
Saat ini sekitar 30 layanan telah tersedia dalam aplikasi tersebut, mulai dari layanan administrasi pemerintahan, informasi kependudukan, layanan pembayaran digital, informasi pariwisata, hingga promosi produk UMKM lokal.
Menurut Agus, konsep hybrid yang digunakan memungkinkan integrasi antara layanan yang dibangun langsung dalam aplikasi dengan sistem yang telah dimiliki masing-masing perangkat daerah.
Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan aplikasi SAGARUT dapat digunakan oleh sekitar 1,5 juta pengguna pada periode 2029 hingga 2030. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui pengembangan fitur secara berkelanjutan dan peningkatan kualitas layanan.
Masyarakat juga didorong untuk memberikan masukan, penilaian, serta kritik konstruktif melalui aplikasi sebagai bahan evaluasi. Dengan pengembangan yang berkesinambungan, SAGARUT diharapkan menjadi fondasi utama layanan publik digital yang lebih modern, terintegrasi, dan mudah diakses oleh seluruh warga Garut. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar