Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pola Janggal dalam Pengadaan di Bappelitbangda Terungkap

Pola Janggal dalam Pengadaan di Bappelitbangda Terungkap

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYAPengadaan barang dan jasa di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi perhatian setelah data yang dibuka ke publik menunjukkan pola yang tidak biasa. Dari penelusuran terhadap ratusan paket pengadaan, muncul tiga pola utama yang dinilai perlu diuji lebih dalam.

Temuan ini memperkuat sorotan terhadap pengadaan di Bappelitbangda, terutama dalam hal transparansi dan efisiensi penggunaan anggaran daerah.


Pagu dan Realisasi yang Terlihat Identik

Pola pertama terlihat dari kesamaan antara nilai pagu dan realisasi anggaran dalam banyak paket. Angka yang tercantum terlihat identik atau hanya memiliki selisih yang sangat tipis. Dalam praktik pengadaan yang sehat, kondisi ini seharusnya tidak menjadi pola dominan.

Proses pengadaan dirancang untuk menghasilkan efisiensi melalui evaluasi dan negosiasi harga. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan bahwa tahapan ini penting untuk memastikan anggaran digunakan secara optimal.

Ketika nilai pagu dan realisasi berulang kali sama dalam pengadaan di Bappelitbangda, maka muncul pertanyaan mendasar terkait efektivitas proses tersebut.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) juga menegaskan bahwa pengadaan harus menghasilkan harga terbaik melalui mekanisme yang kompetitif. Tanpa adanya selisih harga, indikator efisiensi menjadi lemah.


Fenomena Pemecahan Paket Pengadaan

Pola kedua yang muncul adalah banyaknya paket kecil dengan jenis belanja yang serupa. Dalam data terlihat pengadaan alat tulis kantor, bahan cetak, dan kebutuhan sejenis yang dipecah menjadi banyak paket dengan nilai relatif kecil.

Dalam konteks pengadaan di Bappelitbangda, praktik ini menjadi sorotan karena secara regulasi memiliki batas yang jelas. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 melarang pemecahan paket pengadaan yang bertujuan untuk menghindari tender atau persaingan sehat.

Jika kebutuhan barang sejenis terjadi dalam waktu yang sama, maka penggabungan paket justru akan meningkatkan efisiensi dan daya tawar harga.

Sebaliknya, pemecahan paket menjadi bagian kecil justru menurunkan tingkat kompetisi. KPK juga mencatat bahwa metode pengadaan bernilai kecil sering dimanfaatkan untuk menghindari mekanisme pengawasan yang lebih ketat.


Penyedia yang Muncul Berulang

Pola ketiga adalah munculnya penyedia yang sama secara berulang dalam berbagai paket pengadaan. Beberapa nama penyedia terlihat berkali-kali mendapatkan pekerjaan dengan jenis yang serupa.

Dalam sistem pengadaan yang sehat, persaingan terbuka seharusnya menghasilkan distribusi pekerjaan yang lebih merata. Namun dalam praktik pengadaan di Bappelitbangda, kemunculan penyedia yang sama memunculkan dugaan adanya preferensi tertentu atau pengkondisian.

KPK dalam kajiannya menyebut bahwa pengaturan repeat order yang tidak terkendali dapat membuka celah terjadinya fraud dan kolusi.


Transparansi dan Peran Pengawasan Publik

Indonesia Corruption Watch (ICW) menekankan bahwa keterbukaan data pengadaan harus diikuti dengan pembacaan pola. Transparansi tanpa analisis hanya menghasilkan data, bukan pengawasan.

Dengan terbukanya data pengadaan di Bappelitbangda, publik kini memiliki ruang untuk menguji apakah proses yang berjalan sudah sesuai prinsip transparansi, efisiensi, dan persaingan sehat.

Ketika pola mulai terlihat, maka di situlah fungsi kontrol publik menjadi relevan.


Lebih dari Sekadar Realisasi Anggaran

Dengan munculnya tiga pola tersebut, pengadaan di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya tidak hanya menjadi isu administratif, tetapi juga menjadi bagian dari perhatian publik yang lebih luas.

Pada akhirnya, pengadaan bukan hanya soal realisasi anggaran, tetapi juga tentang bagaimana proses itu dijalankan secara transparan, efisien, dan kompetitif.

Jika pola yang muncul justru menimbulkan pertanyaan, maka evaluasi terhadap sistem pengadaan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. (red)

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih Sungai

    Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih Sungai

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kota Tasikmalaya diisi dengan aksi nyata. Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan bersih-bersih sungai di wilayah Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026). Kegiatan tersebut melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, relawan kebencanaan, […]

  • Ratusan Pelajar Tasikmalaya Antusias Ikuti Seminar Musik Digital

    Ratusan Pelajar Tasikmalaya Antusias Ikuti Seminar Musik Digital

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 40
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Ratusan pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat dari berbagai sekolah di Kota Tasikmalaya mengikuti Seminar Industri Musik dan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital yang digelar di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang memasuki tahap pertama ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumusarindo, Polresta Tasikmalaya, dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dalam […]

  • Pasar Murah Banjar Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah

    Pasar Murah Banjar Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) di kawasan Alun-alun Kota Banjar, Kamis (21/5/2026). Sejak pagi, puluhan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga seperti […]

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Akibat Truk Overload LintasJabar.Id, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah kondisi ruas jalan di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berfungsi sebagai jalur utama konektivitas masyarakat tersebut kini dipenuhi lubang dan kerusakan struktural yang semakin meluas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan […]

  • Nobar Persib di Galih Pawesti Berujung Dugaan Pesta Miras, Diky Murka

    Nobar Persib di Galih Pawesti Berujung Dugaan Pesta Miras, Diky Murka

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 35
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Euforia kemenangan Persib Bandung di Kota Tasikmalaya ternoda. Kegiatan nonton bareng (nobar) laga Persib vs Persijap Jepara di kawasan Gedung Galih Pawesti, Sabtu (23/5/2026) malam, berubah jadi sorotan setelah aparat menemukan dugaan pesta minuman keras di area fasilitas milik pemerintah. Polisi yang datang ke lokasi langsung membubarkan kerumunan dan mengamankan 26 […]

  • Gerakan Pangan Murah Garut Diserbu Warga, Harga Lebih Murah

    Gerakan Pangan Murah Garut Diserbu Warga, Harga Lebih Murah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 28
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026). […]

expand_less