Toko Elektronik di Tamansari Tasikmalaya Terbakar, Kerugian Rp250 Juta
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kebakaran kembali terjadi di Kota Tasikmalaya. Sebuah toko elektronik di kawasan Babakan Jati, Kecamatan Tamansari, dilalap si jago merah pada Minggu (24/5/2026) pagi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang memicu api dari dalam bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi di toko elektronik milik Deni, yang berada di Jalan Letjen Mashudi, Babakan Jati, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan informasi di lapangan, warga sebelumnya sempat mendengar suara letupan dari dalam bangunan sekitar pukul 05.00 WIB. Namun suara tersebut awalnya tidak menimbulkan kecurigaan karena dianggap bunyi biasa.
Api baru diketahui ketika seorang warga bernama Roqiq Nurrahman, yang sedang berolahraga pagi, melihat asap tebal keluar dari bangunan sekitar pukul 06.35 WIB.
Tanpa menunggu lama, laporan langsung disampaikan ke petugas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya.
Damkar Tasikmalaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran
Setelah menerima laporan, petugas Regu 2 Damkar Kota Tasikmalaya langsung bergerak menuju lokasi.
Tim berangkat pukul 06.39 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.48 WIB. Proses pemadaman dimulai dua menit kemudian, saat api sudah membakar sebagian besar isi bangunan.
Petugas berjibaku mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.50 WIB guna memastikan tidak ada bara api tersisa.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 5 x 9 meter persegi.
Meski bagian dalam toko mengalami kerusakan cukup parah, petugas berhasil menyelamatkan bangunan di sisi kiri dan kanan lokasi.
Kerugian Kebakaran Toko Elektronik Tasikmalaya Capai Rp250 Juta
Akibat insiden tersebut, pemilik toko mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp250 juta.
Sejumlah barang elektronik, stok dagangan, hingga perabot di dalam toko dilaporkan hangus terbakar.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Dugaan awal mengarah pada gangguan instalasi listrik, namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu pendalaman lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik guna mencegah potensi kebakaran. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar