Lewati ke konten
Daerah

Tasikmalaya: Petugas Damkar Taklukkan Ular Berbisa dalam 6 Menit

Deny HeryantoMei 3, 20262 menit baca14 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYASuasana tenang di Kampung Cidahu, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (2/5/2026) siang. Seekor ular kobra sepanjang sekitar 60 sentimeter ditemukan bersembunyi di area rumah warga.

Kemunculan reptil berbisa tersebut langsung membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar.

Bermula Saat Menjemur Pakaian

Insiden itu pertama kali diketahui oleh Anwar Yusuf saat sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya.

Awalnya, ia melihat gerakan mencurigakan dari tumpukan barang di luar rumah. Saat didekati, ternyata seekor ular kobra tengah bersiap dengan posisi menyerang.

“Lehernya langsung mengembang. Saya kaget sekali,” ujar Anwar.

Tak ingin mengambil risiko, ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya.

Tim Rescue Bergerak Cepat

Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya.

Sekitar pukul 14.13 WIB, Regu 2 Unit Rescue tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan penyisiran menggunakan peralatan khusus, seperti grab stick dan hook.

Ular kobra tersebut ditemukan bersembunyi di balik tumpukan kardus.

Evakuasi Tuntas dalam Enam Menit

Dengan prosedur standar yang ketat, petugas berhasil mengamankan ular berbisa itu tanpa kendala berarti.

Hanya dalam waktu enam menit, tepatnya pukul 14.19 WIB, proses Damkar Evakuasi Kobra selesai dilakukan.

Kecepatan respons ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang sempat dilanda kepanikan.

Kobra Sangat Berbahaya

Anggota Regu 2 Unit Rescue, Samsudin, mengingatkan bahwa ular kobra merupakan salah satu jenis ular berbisa yang sangat berbahaya.

“Ular kobra ini agresif dan memiliki bisa mematikan. Untung warga cepat melapor,” katanya.

Langkah cepat warga dinilai sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Imbauan untuk Masyarakat

Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas di area yang banyak tumpukan barang, kebun, atau semak belukar.

Jika menemukan ular atau satwa liar berbahaya, warga disarankan tidak mencoba menangkap sendiri dan segera menghubungi petugas berwenang.

Peristiwa Kobra Cidahu Tasik ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap satwa liar perlu selalu ditingkatkan, terutama saat musim penghujan atau cuaca lembap. (dh) 

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaBhabinkamtibmas Parungponteng Sambangi Warga Berita SelanjutnyaMay Day Tasikmalaya 2026, Wali Kota dan Buruh Satu Meja
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *