Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Aksi Mahasiswa di Asia Afrika Bandung, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Jadi Sorotan

Redaktur Lintas JabarOktober 20, 20263 menit baca102 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA JAWA BARAT – Kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, masuk dalam rencana aksi mahasiswa dan masyarakat sipil pada Selasa (20/10/2026). Aksi tersebut berkaitan dengan evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan pemberitaan PRFM News, aksi direncanakan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di sekitar Gedung Merdeka, termasuk kawasan Braga Pendek dan Braga Panjang. Agenda tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi publik terhadap kinerja pemerintah selama dua tahun terakhir.

Momentum ini bertepatan dengan dua tahun masa pemerintahan Prabowo-Gibran sejak dilantik pada Oktober 2024. Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil menggunakan momentum tersebut untuk menyampaikan evaluasi terhadap berbagai kebijakan nasional.

Meski demikian, informasi mengenai jadwal aksi belum memastikan jumlah massa yang hadir maupun kondisi lalu lintas di lokasi. Perkembangan situasi di Jalan Asia Afrika masih memerlukan konfirmasi langsung dari petugas dan pantauan lapangan.

Mahasiswa Bandung Siapkan Aksi di Sejumlah Titik

Selain kawasan Asia Afrika, pemberitaan IDN Times Jabar pada Selasa pagi menyebut mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Pasundan, Universitas Islam Bandung, UIN, dan Universitas Padjadjaran, dijadwalkan menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan kawasan Alun-alun Bandung.

Aksi di dua titik tersebut direncanakan mulai pukul 13.00 WIB. Dengan demikian, terdapat beberapa lokasi yang disebut dalam pemberitaan mengenai agenda penyampaian aspirasi di Kota Bandung pada hari yang sama.

Perbedaan penyebutan lokasi tersebut perlu diperhatikan untuk memastikan titik aksi yang benar-benar berlangsung, terutama bagi masyarakat yang akan melintasi kawasan pusat kota.

Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Aksi pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam berbagai agenda aksi di tingkat nasional, mahasiswa mengangkat isu ekonomi, pemberantasan korupsi, kebebasan berpendapat, kerusakan lingkungan, serta biaya pendidikan dan kesehatan.

Di Bandung, rencana aksi mahasiswa juga menjadi bagian dari penyampaian kritik terhadap capaian pemerintah. Aspirasi tersebut merupakan penilaian dari kelompok yang menyuarakannya dan tidak dengan sendirinya mewakili seluruh pandangan masyarakat.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta pemerintah mendengarkan kritik masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan kelompok pembela hak asasi manusia.

Penyampaian pendapat di muka umum menjadi salah satu saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan evaluasi dan tuntutan terhadap kebijakan pemerintah.

Kondisi Lalu Lintas Masih Perlu Dipastikan

Rencana aksi di sejumlah titik pusat Kota Bandung berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, khususnya di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Braga, Alun-alun Bandung, dan Gedung DPRD Jawa Barat.

Namun, belum tersedia konfirmasi yang memastikan adanya penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut pada saat berita ini disusun.

Masyarakat yang hendak melintas disarankan memantau informasi terbaru dari kepolisian dan kanal resmi Pemerintah Kota Bandung. Perkembangan jumlah peserta, kondisi jalan, dan pengaturan lalu lintas perlu diperbarui berdasarkan informasi lapangan.

Perkembangan aksi di Bandung hari ini akan menjadi bagian dari rangkaian penyampaian evaluasi publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Kepastian mengenai lokasi, jumlah peserta, dan situasi lalu lintas masih menunggu laporan langsung dari lapangan. (Red)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita Sebelumnya42 Hektare Sawah Puso di Garut, Petani Menanti Kepastian Irigasi Permanen Berita SelanjutnyaBatal Pinjam Rp3,4 Triliun, KDM Hadapi Ujian Pembiayaan Pembangunan Jawa Barat
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza