Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Stadion Galuh Ciamis Dikebut, PSGC Kejar Standar Liga 2 Sebelum Laga Kandang

Redaktur Lintas JabarSeptember 13, 20262 menit baca78 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Stadion Galuh Ciamis sedang berpacu dengan waktu. Sejumlah fasilitas di markas PSGC Ciamis terus dibenahi agar memenuhi standar pertandingan sepak bola profesional menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2026/2027.

Pembenahan tersebut bukan sekadar untuk mempercantik tampilan stadion. Ada tuntutan regulasi yang harus dipenuhi agar Stadion Galuh dapat menjalankan fungsinya sebagai kandang PSGC dalam kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

I.League sebelumnya mencatat Stadion Galuh sebagai venue yang diajukan PSGC dalam proses Club Licensing Cycle untuk musim 2026/2027. Dalam penilaian tersebut, Stadion Galuh masuk dalam daftar stadion yang diajukan dengan komitmen renovasi.

Stadion Galuh Kejar Berbagai Standar Pertandingan

Salah satu perubahan yang mulai terlihat berada di area tribun penonton. Sekitar 2.000 kursi single seat dipasang secara bertahap untuk menyesuaikan ketentuan penyelenggaraan kompetisi.

Selain kursi penonton, sejumlah fasilitas pendukung pertandingan juga terus dipersiapkan. Sistem penerangan stadion menjadi salah satu bagian yang ikut dibenahi.

Perubahan tersebut membuat wajah Stadion Galuh perlahan terlihat lebih tertata. Namun, pekerjaan rumah pengelola stadion tidak berhenti pada tampilan tribun.

Stadion harus siap digunakan untuk pertandingan secara keseluruhan, mulai dari fasilitas penonton, penerangan, area pertandingan hingga kebutuhan teknis lain yang menjadi bagian dari standar kompetisi.

Artinya, renovasi bukan hanya soal membuat stadion terlihat lebih bagus ketika difoto. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh fasilitas benar-benar dapat digunakan ketika pertandingan berlangsung.

PSGC Tak Punya Banyak Waktu

Waktu menjadi tantangan tersendiri bagi PSGC dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

PSGC sudah memastikan Stadion Galuh sebagai kandang mereka setelah stadion tersebut lolos asesmen keamanan dari Polda Jawa Barat. Kepastian itu membuat pembenahan fasilitas menjadi bagian penting agar status tersebut dapat berjalan beriringan dengan tuntutan regulasi kompetisi.

Di sisi lain, I.League menegaskan bahwa proses penilaian stadion merupakan bagian dari mekanisme club licensing dan masih dapat dilanjutkan dengan proses verifikasi maupun inspeksi operasional.

Dengan demikian, pekerjaan di Stadion Galuh belum bisa dianggap selesai hanya karena beberapa fasilitas telah diperbaiki.

Semua elemen harus benar-benar siap ketika pertandingan resmi digelar.

Terlebih, PSGC dijadwalkan kembali menjalani laga kandang di Stadion Galuh pada 19 September 2026 menghadapi Sumsel United. I.League juga telah menyiapkan kebutuhan teknologi VAR untuk mendukung pertandingan di stadion tersebut.

Situasi ini membuat Stadion Galuh kini bukan hanya dituntut siap secara fisik, tetapi juga harus mampu mendukung penyelenggaraan pertandingan dengan standar sepak bola profesional.

Bagi PSGC, stadion adalah bagian dari perjalanan mereka di Liga 2. Sedangkan bagi Ciamis, pembenahan Stadion Galuh menjadi kesempatan untuk menghadirkan kembali atmosfer sepak bola yang lebih nyaman, aman dan modern bagi masyarakat.

Kini tinggal satu pertanyaan: apakah seluruh pekerjaan rumah Stadion Galuh bisa benar-benar tuntas sebelum pertandingan kandang digelar? (red)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaIjazah Anak Tertahan karena Tunggakan, Warga Depok sampai Cari Bantuan ke Lamongan Berita SelanjutnyaSoroti Penghasilan Sekda, Aktivis Albadar Akan Ajukan Judicial Review
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza