Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tak Cukup Razia, Bupati Garut Libatkan Keluarga Lawan Obat Keras

Tak Cukup Razia, Bupati Garut Libatkan Keluarga Lawan Obat Keras

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya langkah kolaboratif lintas sektor untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya ditangani melalui penegakan aturan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Pembentukan Regulasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Obat Keras yang digelar Garut Human Movement di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Selasa (19/5/2026).

Forum tersebut turut dihadiri sejumlah unsur penting, mulai dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Badan Narkotika Nasional (BNN), Forkopimda, hingga perwakilan masyarakat. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan tertentu yang berpotensi disalahgunakan.

Bupati Garut menyambut positif inisiatif yang digagas Garut Human Movement. Ia menilai langkah tersebut penting sebagai bentuk pencegahan dini sebelum persoalan penyalahgunaan obat berkembang menjadi situasi yang lebih serius.

“Tantangan pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan mental dan jiwa masyarakat. Karena itu, upaya-upaya preventif seperti ini sangat penting dan patut diapresiasi,” ujar Syakur.

Generasi Muda Dinilai Rentan, Bupati Tekankan Peran Orang Tua

Dalam forum tersebut, Abdusy Syakur Amin menyoroti kerentanan generasi muda terhadap potensi penyalahgunaan obat keras. Menurutnya, pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama untuk mencegah anak-anak terjerumus ke dalam perilaku berisiko.

Ia menekankan pentingnya kehadiran orang tua dalam mendampingi anak, terutama ketika mereka menghadapi persoalan pribadi atau tekanan sosial.

“Orang tua harus hadir bersama anak-anaknya. Ketika ada masalah, anak harus merasa punya tempat untuk bercerita dan dibantu, bukan justru mencari jalan keluar yang salah,” katanya.

Selain keluarga, Bupati juga menilai lembaga pendidikan perlu memperkuat edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan, sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sejak dini.

Menurutnya, pendekatan preventif melalui edukasi akan jauh lebih efektif jika dijalankan secara simultan oleh pemerintah, sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga.

Garut Human Movement Soroti Dugaan Peredaran hingga Lingkungan Sekolah Dasar

Sementara itu, Ketua Garut Human Movement, Aam Muhammad Jalaludin, menyebut forum diskusi tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut.

Ia mengungkapkan kekhawatiran itu muncul dari berbagai laporan masyarakat, termasuk dari lingkungan pondok pesantren, terkait dugaan peredaran obat keras yang disebut mulai menyasar kalangan pelajar usia dini.

“Kami mengundang sekitar 21 unsur, mulai dari bupati, Forkopimda, hingga BBPOM Jawa Barat untuk duduk bersama membahas persoalan ini. Ada keresahan di masyarakat yang harus segera direspons,” ujarnya.

FGD tersebut diikuti perwakilan dari berbagai kecamatan, tokoh masyarakat, hingga unsur pondok pesantren, dengan tujuan membangun kesamaan pandangan dalam menghadapi persoalan tersebut.

Dorong Payung Hukum Khusus di Kabupaten Garut

Salah satu poin utama yang mengemuka dalam forum tersebut adalah dorongan pembentukan regulasi khusus untuk menangani penyalahgunaan obat keras di Kabupaten Garut.

Aam menilai, keberadaan payung hukum daerah penting untuk memperjelas mekanisme penanganan, pengawasan, hingga langkah preventif yang bisa dilakukan seluruh pihak.

“Kami berharap ada regulasi yang menaungi, apakah dalam bentuk perda atau peraturan bupati, yang penting ada dasar hukum yang jelas,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan dapat menindaklanjuti hasil diskusi tersebut menjadi langkah konkret, sehingga upaya perlindungan terhadap generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat keras dapat dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan. (hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day Garut 2026, Bupati Serap Aspirasi Buruh

    May Day Garut 2026, Bupati Serap Aspirasi Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    lintasjabar.Id, BERITA GARUT – Abdusy Syakur Amin menerima audiensi dari perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh dalam rangka peringatan May Day Garut 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat, 1 Mei 2026. Momentum Hari Buruh Internasional ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan para pekerja […]

  • Musda XVI KNPI Tasikmalaya Tunjukkan Kedewasaan Demokrasi Pemuda

    Musda XVI KNPI Tasikmalaya Tunjukkan Kedewasaan Demokrasi Pemuda

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya menjadi sorotan positif setelah berlangsung demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Forum yang digelar pada Kamis (23/4/2026) itu dinilai sebagai cerminan kematangan organisasi pemuda dalam menjalankan proses demokrasi secara sehat. Musyawarah daerah yang menjadi agenda tertinggi organisasi ini tidak hanya menjadi ruang formal pergantian kepemimpinan, […]

  • Kota Tasikmalaya: Plh Sekda Tasikmalaya Segera Ditunjuk

    Kota Tasikmalaya: Plh Sekda Tasikmalaya Segera Ditunjuk

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya untuk sementara akan kosong seiring keberangkatan Sekda definitif, Asep Goparulloh, menunaikan ibadah haji pada 13 Mei 2026. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi posisi strategis tersebut sebagai Pelaksana Harian (Plh). Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, akhirnya memberikan sinyal terkait calon […]

  • Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi dari warga. Kali ini, kegiatan sambang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cikadongdong, Polsek Singaparna, Polres Tasikmalaya, Aipda Syihabulmillah, S.Pd., yang menyambangi Kampung Pengkolan Pasir, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya rutin jajaran […]

  • Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kasus air keras Tasikmalaya menggegerkan warga setelah seorang sopir ekspedisi diduga melakukan aksi penyiraman cairan berbahaya terhadap pekerja konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan sembilan orang menjadi korban. Kronologi Kejadian di Lokasi Konveksi Berdasarkan keterangan saksi dan korban, […]

  • Polsek Cikatomas Gelar Patroli, Cegah Kejahatan di Titik Rawan

    Polsek Cikatomas Gelar Patroli, Cegah Kejahatan di Titik Rawan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Cikatomas. Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan, Polsek Cikatomas gelar patroli siang dan malam di berbagai titik rawan yang tersebar di wilayah hukumnya, Jumat (24/4/2026). Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, balap liar, hingga berbagai […]

expand_less