Persib Comeback Tumbangkan Persija di Stadion Segiri
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA– PERSIB Bandung menunjukkan mental juara saat berhasil membalikkan keadaan dan menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Kemenangan penting ini membuat Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen sementara, sementara Persija harus mengubur mimpi meraih gelar juara musim ini.

Persija Sempat Unggul Lebih Dulu
Sejak menit awal, duel klasik dua tim besar ini berlangsung dalam tensi tinggi. Persija Jakarta tampil menekan dengan mencoba mendominasi penguasaan bola dan memaksa lini pertahanan PERSIB bekerja ekstra.
Upaya Macan Kemayoran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Alaaeddine Ajaraie sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Teja Paku Alam. Gol tersebut membuat Persija unggul 1-0 sekaligus meningkatkan intensitas pertandingan.
Namun keunggulan itu tak berlangsung lama. PERSIB yang tampil tenang perlahan menemukan ritme permainan. Adam Alis menjadi aktor utama kebangkitan Maung Bandung setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28.
Momentum berbalik ke kubu PERSIB. Menjelang akhir babak pertama, Adam Alis kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua pada menit ke-38. Brace gelandang asal Jakarta itu membawa PERSIB berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Persija Gempur Pertahanan Persib
Memasuki babak kedua, Persija langsung tampil menyerang demi mengejar ketertinggalan. PERSIB memilih bermain lebih disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Peluang pertama di babak kedua hadir lewat Fabio Calonego pada menit ke-50, tetapi tendangannya masih belum menemui sasaran. Tidak lama berselang, Luciano Guaycochea harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran terhadap pemain lawan.
Tekanan Persija terus meningkat. Pada menit ke-53, Alaaeddine kembali mendapat peluang emas, namun Teja Paku Alam tampil sigap mengamankan bola. Eksel Runtukahu juga sempat mencoba peruntungan, tetapi usahanya belum membuahkan hasil.
Situasi pertandingan semakin panas saat pelatih PERSIB Bojan Hodak menerima kartu kuning usai memprotes keputusan wasit Firdavs Norsafarov.
Teja Paku Alam Jadi Pahlawan
Melihat timnya terus ditekan, Bojan Hodak melakukan sejumlah perubahan strategi. Layvin Kurzawa dan Eliano Reijnders dimasukkan untuk menambah keseimbangan permainan. Kemudian Sergio Castel dan Beckham Putra Nugraha juga dipercaya masuk untuk memberi tenaga baru.
Meski demikian, Persija tetap tampil agresif. Federico Barba bahkan harus menerima kartu kuning setelah menghentikan serangan balik lawan.
Ancaman demi ancaman terus datang ke gawang PERSIB. Alaaeddine berkali-kali menjadi momok bagi pertahanan Maung Bandung. Namun Teja Paku Alam tampil luar biasa di bawah mistar. Penyelamatan gemilang demi penyelamatan penting dilakukan sang kiper untuk menjaga keunggulan timnya.
Situasi sempat makin sulit ketika Layvin Kurzawa mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Namun masuknya Dedi Kusnandar membantu PERSIB mempertahankan soliditas hingga menit akhir.
Persib Kukuh di Jalur Juara
Pada menit-menit akhir pertandingan, Persija terus menggempur pertahanan PERSIB. Allano dan Bruno Tubarao beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk saat injury time.
Namun rapatnya lini belakang PERSIB dan ketangguhan Teja Paku Alam membuat skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal sangat berharga bagi PERSIB dalam perburuan gelar Super League 2025/2026. Tambahan tiga poin membuat Maung Bandung mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan dan tetap nyaman di posisi teratas klasemen.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persija Jakarta. Selain gagal meraih poin dalam laga krusial, hasil ini juga memastikan peluang mereka untuk menjadi juara musim ini resmi tertutup. (red)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar