Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Lima Ancaman Besar Persib Saat Lawan PSM Makassar

Lima Ancaman Besar Persib Saat Lawan PSM Makassar

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA. Persib Bandung menghadapi ujian besar saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu 17 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, menjadi pertandingan penting dalam perebutan gelar juara musim ini.

Laga PSM Makassar vs Persib Bandung bukan sekadar pertemuan dua tim besar. Maung Bandung datang ke Parepare dengan tekanan tinggi dan sejumlah masalah yang bisa menjadi ancaman serius bagi peluang mereka menjaga posisi di papan atas klasemen.

Berikut lima ancaman besar Persib saat menghadapi PSM Makassar.

1. Persib Tanpa Bojan Hodak

Ancaman pertama datang dari absennya pelatih kepala Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu tidak bisa mendampingi Persib di pinggir lapangan karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Kehilangan Bojan Hodak menjadi masalah besar bagi Persib. Dalam pertandingan penting seperti ini, kehadiran pelatih kepala sangat dibutuhkan untuk membaca jalannya laga dan menentukan perubahan strategi.

Asisten pelatih Igor Tolic mengatakan Bojan masih memimpin persiapan tim sebelum kembali ke Kroasia karena ibundanya meninggal dunia.

“Bojan memimpin latihan untuk persiapan laga ini di Bandung. Setelah itu, ia pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibunya,” ujar Tolic.

Tanpa Bojan Hodak, Persib harus menghadapi tekanan laga besar tanpa komando langsung dari sosok utama mereka.

2. Empat Pemain Inti Absen

Persib juga kehilangan empat pemain penting sekaligus. Federico Barba dan Luciano Guaycochea absen akibat akumulasi kartu kuning. Sementara Sergio Castel dan Layvin Kurzawa masih cedera.

Kondisi ini membuat kekuatan Persib tidak dalam kondisi terbaik. Barba dan Guaycochea selama ini menjadi bagian penting dalam keseimbangan permainan Maung Bandung.

Absennya empat pemain inti membuat pilihan taktik Persib semakin terbatas saat menghadapi PSM Makassar yang dikenal kuat di kandang.

3. Parepare Belum Bersahabat

Stadion Gelora BJ Habibie Parepare juga menjadi ancaman tersendiri bagi Persib Bandung. Dalam beberapa musim terakhir, Persib tidak selalu mampu meraih hasil bagus saat menghadapi PSM di kandangnya.

Atmosfer suporter PSM dikenal sangat kuat dan sering memberi tekanan kepada tim tamu. Situasi ini bisa memengaruhi mental pemain Persib dalam pertandingan penentu seperti sekarang.

Karena itu, laga PSM vs Persib bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga soal mental menghadapi tekanan besar.

4. PSM Makassar Sangat Kuat di Kandang

PSM Makassar tampil solid ketika bermain di depan pendukung sendiri. Juku Eja memiliki keseimbangan permainan yang kuat dalam bertahan maupun menyerang.

Bek Persib, Kakang Rudianto, mengakui kualitas lawan yang akan mereka hadapi.

“Makassar tim yang bagus. Mereka sangat kuat, baik bertahan maupun menyerang. Jadi kami bakal lebih kerja keras lagi karena ini akan menentukan kita menjadi juara di tahun ini,” kata Kakang.

Persib harus tampil disiplin dan efektif jika tidak ingin kehilangan poin penting di Parepare.

5. Persaingan Juara Makin Ketat

Ancaman terakhir datang dari situasi klasemen. Persib Bandung kini memiliki poin yang sama dengan Borneo FC Samarinda di papan atas klasemen Super League 2025/2026.

Situasi ini membuat ruang kesalahan Persib semakin sempit. Satu hasil buruk saja bisa mengubah peta persaingan juara musim ini.

Karena itu, duel PSM Makassar vs Persib Bandung terasa seperti partai final bagi Maung Bandung. Mereka tidak hanya melawan kekuatan PSM, tetapi juga tekanan besar dalam perebutan gelar juara.

Parepare kini menjadi panggung pembuktian bagi Persib. Maung Bandung harus menunjukkan mental juara jika ingin melewati salah satu laga terberat musim ini. (DH)Ancaman Besar Persib Saat Lawan PSM Makassar

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Pembongkaran Tenda Aksi KRPL (Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan) di depan Bale Kota Tasikmalaya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya. Aksi yang telah berlangsung hampir dua bulan itu akhirnya dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya pada Senin sore (20/4/2026), dengan alasan penegakan ketertiban umum dan menjaga […]

  • Polsek Cikatomas Gelar Patroli, Cegah Kejahatan di Titik Rawan

    Polsek Cikatomas Gelar Patroli, Cegah Kejahatan di Titik Rawan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Cikatomas. Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan, Polsek Cikatomas gelar patroli siang dan malam di berbagai titik rawan yang tersebar di wilayah hukumnya, Jumat (24/4/2026). Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, balap liar, hingga berbagai […]

  • Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya tak sekadar soal teknis pencairan. Di balik kebijakan pembayaran bertahap, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah ini persoalan strategi, atau sinyal masalah fiskal yang lebih dalam? Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya […]

  • RSUD KHZ Musthafa Tetap Layani Pasien Selama Idul Fitri

    RSUD KHZ Musthafa Tetap Layani Pasien Selama Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 19
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Di saat sebagian layanan kesehatan membatasi operasional selama libur panjang Lebaran, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya justru memastikan pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan bagi masyarakat. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari membuka poli rawat jalan khusus, hingga menyiagakan tim medis tambahan untuk mengantisipasi […]

  • 31 Calon Berebut 7 Kursi BPD Desa Kujangsari, Demokrasi Desa Menghangat

    31 Calon Berebut 7 Kursi BPD Desa Kujangsari, Demokrasi Desa Menghangat

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 14
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kujangsari periode 2026–2034 berlangsung panas namun tetap kondusif. Sebanyak 31 calon resmi bersaing memperebutkan 7 kursi dalam proses demokrasi tingkat desa yang digelar di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Tahapan pemungutan suara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang untuk mengikuti […]

  • Isu PHK di PT Alba Banjar Ternyata Miskomunikasi

    Isu PHK di PT Alba Banjar Ternyata Miskomunikasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 105
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Ketegangan yang sempat mencuat di lingkungan kerja PT Alba Kota Banjar akhirnya berhasil diselesaikan secara musyawarah antara pihak perusahaan dan para pekerja, Kamis (21/5/2026). Permasalahan yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan itu berakhir damai setelah kedua belah pihak duduk bersama untuk mencari solusi. Persoalan bermula dari munculnya informasi mengenai evaluasi […]

expand_less