LintasJabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Seorang tahanan Polres Tasikmalaya Kota bernama Abdul Ghofur Alamsyah (26), yang tersangkut kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, dikabarkan melarikan diri dari ruang tahanan pada Kamis (29/10/2026) pagi.
Informasi mengenai dugaan kaburnya tahanan tersebut beredar luas di media sosial. Foto yang diduga memperlihatkan sosok Abdul Ghofur juga tersebar melalui sejumlah unggahan dan pesan berantai.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
Diduga Kabur Saat Membuang Sampah
Dalam informasi yang beredar, pelarian tahanan tersebut diduga bermula ketika ia mendapat tugas membantu kegiatan pembersihan di area ruang tahanan.
Kesempatan itu disebut dimanfaatkan saat yang bersangkutan membawa sampah menuju tempat penampungan yang berada di samping bangunan tahanan.
Namun, kronologi tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Belum ada keterangan aparat yang dapat memastikan bagaimana tahanan tersebut diduga bisa meninggalkan area tahanan.
Foto dan Ciri-Ciri Tahanan Beredar di Media Sosial
Setelah kabar dugaan pelarian menyebar, foto seorang pria yang disebut sebagai Abdul Ghofur Alamsyah turut beredar di berbagai platform media sosial.
Dalam foto yang beredar, pria tersebut terlihat mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye. Ia memiliki ciri fisik berupa wajah berjanggut atau brewok serta kumis tebal.
Pesan berantai yang menyertai foto tersebut juga memuat keterangan mengenai pakaian terakhir yang diduga dikenakan saat meninggalkan ruang tahanan.
Meski demikian, masyarakat perlu berhati-hati dalam menyebarkan informasi maupun foto yang belum diverifikasi secara resmi.
Polisi Belum Memberikan Keterangan Resmi
Informasi yang beredar menyebutkan jajaran Polres Tasikmalaya Kota tengah melakukan upaya pencarian terhadap tahanan tersebut.
Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Polres Tasikmalaya Kota yang mengonfirmasi dugaan kaburnya Abdul Ghofur Alamsyah maupun menjelaskan kronologi kejadian.
Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga, melalui pesan WhatsApp juga belum memperoleh tanggapan.
Dengan belum adanya keterangan resmi tersebut, informasi mengenai dugaan pelarian dan proses pencarian masih menunggu penjelasan dari kepolisian.
Perkembangan kasus ini perlu terus dipantau, terutama untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar dan mengetahui langkah kepolisian dalam menangani dugaan kaburnya tahanan tersebut. (Red)


1 Komentar