Lewati ke konten
Daerah

Kenal dari Mobile Legends, Mahasiswi Tasik Dibawa ke Lampung: Pria Ini Ternyata Sudah Beristri

Redaktur Lintas JabarSeptember 8, 20264 menit baca96 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Bermula dari permainan Mobile Legends, hubungan seorang mahasiswi asal Kabupaten Tasikmalaya dengan pria yang dikenalnya di dunia maya berujung pada perjalanan hingga ratusan kilometer ke Lampung.

Bukannya bertemu keluarga seperti yang dijanjikan, mahasiswi berinisial Citra Mutiara Putri (23) justru berpindah-pindah tempat penginapan bersama pria berinisial JCP (31).

Belakangan, Citra mengetahui fakta yang tidak pernah disampaikan kepadanya: pria yang mengaku lajang dan menjanjikan pernikahan tersebut ternyata sudah memiliki istri.

Lebih jauh lagi, polisi menemukan dugaan bahwa identitas Citra digunakan untuk mengajukan pinjaman online selama mereka berada di Lampung.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya. JCP telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan membawa lari perempuan.

Bermula dari game, berlanjut menjadi hubungan asmara

Kasus ini bermula ketika Citra dan JCP berkenalan melalui permainan daring Mobile Legends.

Interaksi yang awalnya sebatas permainan kemudian berlanjut ke komunikasi melalui WhatsApp.

Hubungan keduanya semakin dekat hingga berkembang menjadi hubungan asmara secara daring selama hampir satu tahun.

Menurut keterangan polisi, dalam komunikasi tersebut JCP diduga mengaku sebagai pria lajang.

Ia juga disebut menjanjikan akan menikahi Citra.

Janji tersebut kemudian membuat Citra bersedia bertemu langsung dengan JCP.

Pertemuan pertama berlangsung di Bandung sebelum keduanya melanjutkan perjalanan menuju Lampung.

Di titik inilah cerita yang semula dibangun melalui dunia maya mulai memasuki kenyataan.

Dan kenyataannya ternyata berbeda.

Dijanjikan bertemu keluarga, malah berpindah-pindah penginapan

JCP disebut mengajak Citra ke Lampung dengan alasan hendak mengenalkannya kepada keluarga.

Namun sesampainya di Lampung, pertemuan dengan keluarga yang dijanjikan tidak kunjung terjadi.

Alasannya, keluarga JCP disebut sedang tidak berada di rumah.

Citra dan JCP kemudian justru berpindah dari satu tempat penginapan ke penginapan lainnya.

Polisi menyebut biaya penginapan tersebut diduga diperoleh JCP melalui pinjaman online dengan menggunakan identitas Citra.

Fakta itu menjadi salah satu bagian yang kini didalami penyidik.

Sebab persoalannya tidak lagi hanya menyangkut hubungan asmara yang berujung pada kekecewaan.

Ada dugaan penggunaan data pribadi korban untuk kepentingan finansial.

Fakta lain terbongkar di Lampung

Selama berada di Lampung, Citra akhirnya mengetahui bahwa JCP ternyata telah memiliki istri.

Fakta tersebut membuat kondisi yang dialami korban semakin jauh dari gambaran hubungan yang sebelumnya disampaikan JCP.

Polisi kemudian mendalami seluruh rangkaian peristiwa sejak keduanya berkenalan melalui Mobile Legends hingga keberadaan Citra di Lampung.

Dari keterangan yang diperoleh, penyidik kemudian bergerak untuk mencari keberadaan korban sekaligus mengamankan JCP.

Polisi bergerak kurang dari 24 jam

Keluarga Citra sebelumnya melaporkan kehilangan setelah perempuan tersebut berpamitan untuk mengerjakan skripsi di kampus.

Laporan tersebut diterima polisi pada Minggu, 6 September 2026.

Satreskrim Polres Tasikmalaya kemudian melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan Citra.

Petugas akhirnya menemukan korban di wilayah Lampung dalam kondisi selamat.

JCP juga berhasil diamankan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan kurang dari 24 jam sejak keluarga melaporkan kehilangan.

Bagi keluarga, penemuan Citra menjadi kelegaan besar setelah sebelumnya mereka diliputi kekhawatiran.

Paman korban, Fajar, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polres Tasikmalaya dalam mencari keberadaan keponakannya.

Ia berharap proses hukum terhadap JCP dapat berjalan sesuai ketentuan.

JCP dijerat pasal membawa lari perempuan

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan JCP telah diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Polisi menangani perkara tersebut sebagai dugaan tindak pidana membawa lari perempuan sebagaimana Pasal 454 dan/atau Pasal 450 KUHP.

Polisi menyebut ancaman hukuman dalam pasal yang dikenakan dapat mencapai 12 tahun penjara.

Selain perkara membawa lari perempuan, penyidik juga masih mendalami dugaan penggunaan identitas korban untuk pinjaman online.

Dengan demikian, penyidikan tidak berhenti pada bagaimana korban bisa sampai ke Lampung.

Polisi juga perlu mengurai apa yang terjadi selama korban berada di sana, termasuk dugaan penggunaan data pribadi korban.

Pelajaran dari cinta yang dimulai dari layar

Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana hubungan yang dimulai dari ruang digital dapat berkembang sangat jauh dalam kehidupan nyata.

Mobile Legends pada awalnya hanya menjadi tempat dua orang bertemu secara virtual.

Namun dari percakapan dalam permainan, hubungan berlanjut ke WhatsApp, berkembang menjadi asmara, kemudian berujung pada pertemuan langsung dan perjalanan lintas provinsi.

Masalahnya bukan pada game-nya.

Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana seseorang membangun kepercayaan terhadap orang yang sebagian besar hanya dikenalnya melalui dunia maya.

Identitas, status perkawinan, pekerjaan dan latar belakang seseorang di internet belum tentu seluruhnya sesuai dengan kenyataan.

Dalam kasus Citra, polisi menyebut JCP diduga mengaku sebagai pria lajang dan menjanjikan pernikahan.

Belakangan, korban mengetahui pria tersebut ternyata sudah beristri.

Kasus ini juga membawa persoalan lain yang tidak kalah serius: dugaan penggunaan identitas pribadi untuk pinjaman online.

Karena itu, hubungan yang dimulai dari layar pada akhirnya harus tetap disikapi dengan kewaspadaan ketika masuk ke dunia nyata.

Apalagi ketika mulai menyangkut perjalanan ke luar daerah, uang, dokumen pribadi, rekening maupun akses terhadap data identitas.

Citra kini telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Namun bagi penyidik, pekerjaan belum selesai.

Rangkaian hubungan dari Mobile Legends hingga Lampung harus dibuktikan satu per satu.

Termasuk bagaimana korban bisa dibawa pergi, bagaimana identitasnya digunakan untuk pinjaman online, dan apa sebenarnya motif JCP.

Sementara bagi keluarga, satu hal paling penting sudah tercapai: Citra ditemukan.

Kini mereka tinggal menunggu proses hukum mengungkap seluruh cerita yang bermula dari sebuah permainan di layar ponsel. (red)

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita Sebelumnya49 Adegan Ungkap Jejak Perencanaan Pembunuhan di Banjar, Tersangka Sempat Asah Pisau Berita SelanjutnyaKDM Soroti Penebangan Kayu Masif di Garut Selatan
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza