Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Warga Soroti Pembangunan SDN 026 Bojongloa, Hal ini jadi Penyebab Warga Khawatir

Deny HeryantoAgustus 10, 20262 menit baca62 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

LintasJabar.id, BERITA BANDUNG – Rencana pembangunan SDN 026 Bojongloa di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung, mendapat sorotan dari sejumlah warga sekitar. Mereka menegaskan tidak menolak pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi mempertanyakan dampaknya terhadap kepadatan permukiman, lalu lintas, serta mobilitas warga apabila sekolah mulai beroperasi.

Kekhawatiran tersebut muncul karena jumlah peserta didik SDN 026 Bojongloa terbilang besar. Data administrasi pendidikan yang tercatat dalam Data Referensi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 18 Juli 2026 menunjukkan terdapat 954 peserta didik di sekolah tersebut.

Jumlah tersebut menjadi salah satu pertimbangan warga dalam melihat potensi peningkatan aktivitas di sekitar lokasi sekolah.

Warga Pertanyakan Dampak Pembangunan Sekolah

Keberatan warga dalam informasi yang beredar bukan ditujukan terhadap keberadaan sekolah. Persoalan yang dipertanyakan lebih berkaitan dengan konsekuensi pembangunan fasilitas pendidikan di tengah kawasan permukiman.

Warga menyoroti kemungkinan meningkatnya volume kendaraan, mobilitas siswa dan orang tua, serta aktivitas masyarakat di sekitar sekolah ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung setiap hari.

Lokasi SDN 026 Bojongloa sendiri tercatat berada di Jalan Cibaduyut Raya No. 142/199C, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Dengan jumlah peserta didik yang mencapai ratusan orang, warga berharap pemerintah memperhitungkan kondisi lingkungan sekitar sebelum pembangunan maupun operasional sekolah dilakukan.

Pemkot Bandung Disebut Tempuh Jalur Musyawarah

Dalam bahan yang beredar, Wali Kota Bandung M Farhan disebut menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung masih mengupayakan penyelesaian melalui musyawarah dan pendekatan persuasif.

Pemerintah disebut ingin memastikan masyarakat di sekitar lokasi dapat menerima rencana pembangunan tersebut.

Rencana pembangunan SDN 026 Bojongloa di lokasi baru sebelumnya memang telah disiapkan Pemkot Bandung. Pada April 2026, Dinas Pendidikan Kota Bandung menyatakan pembangunan gedung baru diperlukan setelah pemerintah kalah dalam perkara sengketa lahan sekolah lama hingga tahap peninjauan kembali.

Pemkot Bandung kemudian menyiapkan lahan baru untuk pembangunan sekolah. Pengadaan tanah untuk lokasi tersebut disebut telah dilakukan pada 2025, sedangkan pembangunan gedung direncanakan pada 2026.

Namun, persoalan yang kini muncul lebih berkaitan dengan penerimaan masyarakat sekitar terhadap lokasi pembangunan serta dampaknya terhadap lingkungan permukiman.

Sosialisasi dan Kajian Lingkungan Jadi Perhatian

Warga juga mempertanyakan proses sosialisasi rencana pembangunan. Dalam informasi yang beredar, sebagian warga disebut baru mengetahui rencana tersebut melalui pertemuan dengan pemerintah pada Juli 2026.

Meski demikian, sejumlah informasi mengenai jadwal pasti pembangunan, nilai proyek, desain bangunan, kapasitas sekolah, serta kajian lalu lintas belum terverifikasi secara memadai dari sumber primer.

Karena itu, informasi tersebut belum dapat disebut sebagai keputusan final pemerintah.

Pembangunan SDN 026 Bojongloa pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan ruang belajar bagi siswa. Pemerintah juga perlu memastikan aspek lingkungan, aksesibilitas, lalu lintas, serta komunikasi dengan masyarakat sekitar menjadi bagian dari pertimbangan sebelum proyek berjalan.

Dengan adanya dialog yang terbuka, pemerintah dan warga diharapkan dapat menemukan solusi yang tetap memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. (dh)

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaKDM Soroti Peredaran Tramadol, 2,7 Juta Butir Barang Bukti Dimusnahkan Berita SelanjutnyaPolisi Ungkap Fakta Baru Mutilasi Depok, Pelaku Gabung 5 Grup LGBT
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza