Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati Herdiat: PKK Bantu Pemerintah Bangun Masyarakat Ciamis

Bupati Herdiat: PKK Bantu Pemerintah Bangun Masyarakat Ciamis

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendukung pembangunan daerah hingga tingkat akar rumput. Penegasan itu disampaikan saat membuka Lomba Ekspose 10 Program PKK antar Ketua TP PKK Kecamatan Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Aula PKK Ciamis, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kapasitas kader PKK dalam memahami, menyampaikan, dan mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Ciamis yang telah menggagas kegiatan tersebut. Ia mengaku terkesan dengan inisiatif yang dinilai mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan kader PKK di tingkat kecamatan.

Menurut Herdiat, sepanjang lebih dari empat dekade pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara, baru kali ini ia menyaksikan adanya kegiatan lomba khusus yang melibatkan Ketua TP PKK Kecamatan dalam format penguatan kapasitas programatik.

“Selama lebih dari 40 tahun saya menjadi ASN, baru kali ini saya melihat ada kegiatan seperti ini. Ini langkah yang sangat baik karena ada nilai pembelajaran yang kuat di dalamnya,” ujar Herdiat.

Menurutnya, lomba tersebut tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai ajang kompetisi untuk menentukan pemenang, melainkan sebagai sarana membangun kemampuan kader dalam mentransformasikan ilmu dan program kepada masyarakat.

“Hal terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana para Ketua PKK mampu menyerap pengetahuan, lalu menyampaikannya kembali kepada masyarakat secara tepat,” katanya.

PKK Disebut Bukan Dibantu OPD, Justru Membantu Pemerintah

Dalam pidatonya, Herdiat menyoroti pentingnya menempatkan PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar organisasi pendamping.

Ia menegaskan bahwa tugas-tugas yang dijalankan PKK sejatinya berkaitan erat dengan berbagai program organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bahkan, Herdiat melontarkan pernyataan yang cukup tegas mengenai posisi PKK dalam pembangunan daerah.

“Kita harus sadar, bukan OPD yang membantu PKK, tetapi justru PKK yang membantu OPD,” tegasnya.

Menurut dia, keberadaan PKK memiliki jangkauan yang sangat kuat hingga level keluarga, lingkungan, dusun, desa, hingga kecamatan. Karena itu, efektivitas banyak program pemerintah sangat bergantung pada keterlibatan aktif kader PKK di lapangan.

Peran tersebut, kata Herdiat, menjadi sangat penting terutama dalam penanganan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan data akurat dan intervensi langsung di tingkat masyarakat.

Penanganan Stunting Butuh Keterlibatan PKK

Salah satu isu yang secara khusus disorot Bupati Ciamis adalah persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan pembangunan daerah Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Menurut Herdiat, salah satu kendala utama dalam penanganan stunting adalah keterbatasan data yang benar-benar detail hingga level terkecil di masyarakat.

Ia menilai, pemerintah membutuhkan informasi akurat mengenai jumlah warga terdampak, lokasi, hingga kondisi spesifik di tingkat RT maupun dusun agar penanganan bisa tepat sasaran.

Karena itu, keterlibatan PKK dinilai menjadi kebutuhan strategis karena para kader memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

“Dalam persoalan seperti stunting, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus berkolaborasi karena PKK punya akses langsung ke masyarakat sampai level bawah,” ujarnya.

Dengan jaringan kader yang tersebar hingga pelosok, PKK dinilai menjadi kekuatan penting dalam mendukung berbagai agenda pembangunan sosial daerah.

Kader PKK Didorong Tingkatkan Kepercayaan Diri

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman para Ketua TP PKK Kecamatan terhadap tugas dan tanggung jawab mereka.

Menurut Kania, kapasitas kepemimpinan para ketua dapat terlihat dari kemampuan mereka menjalankan aktivitas PKK sehari-hari maupun saat mempresentasikan program dalam forum kompetitif.

Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri, semangat, dan motivasi kader agar semakin optimal dalam menjalankan peran sosial di masyarakat.

“Perlombaan ini bukan sekadar mencari juara. Yang lebih penting adalah membangun semangat, rasa percaya diri, dan motivasi agar para Ketua TP PKK Kecamatan semakin siap menjalankan tugasnya,” katanya.

Di akhir sambutannya, Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini bekerja secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan materi.

Ia meminta seluruh peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama, melainkan menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar dan penguatan kapasitas.

Bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis, keberadaan PKK bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan salah satu motor penggerak pembangunan sosial yang nyata di tengah masyarakat.(hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

    Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 26
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 menuai kritik dari kalangan mahasiswa. Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) menilai kebijakan tersebut menunjukkan adanya ketidaktepatan prioritas dalam penggunaan anggaran publik. Berdasarkan dokumen perencanaan pengadaan yang beredar, total anggaran pengadaan sarung di […]

  • 1000 Pohon Hijaukan Pasirwangi: Upaya Nyata Rehabilitasi Lingkungan

    1000 Pohon Hijaukan Pasirwangi: Upaya Nyata Rehabilitasi Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 33
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA GARUT — Momentum Peringatan Hari Bumi tahun ini dimaknai secara nyata oleh berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Melalui gerakan 1000 pohon hijaukan Pasirwangi, ribuan orang turun langsung ke lapangan untuk melakukan aksi penghijauan di kawasan Embung Padaawas, Kampung Cihurang, Desa Padaawas, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan […]

  • LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya Cetak Barista Andal

    LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya Cetak Barista Andal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Aroma kopi yang mengepul dari balik jeruji besi mungkin terdengar tidak biasa. Namun, pemandangan itulah yang kini hadir di LAPAS Kelas IIB Tasikmalaya. Melalui program pembinaan kemandirian, lembaga pemasyarakatan ini berhasil melahirkan barista-barista terampil dari kalangan warga binaan. Program tersebut dikemas dalam wadah bernama Gallery of Haskana atau Hasil Karya Narapidana. […]

  • Suasana Apel Pagi Sukwan Kebersihan DLH Kota Tasikmalaya Mendadak Tegang

    Suasana Apel Pagi Sukwan Kebersihan DLH Kota Tasikmalaya Mendadak Tegang

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Suasana apel pagi petugas kebersihan di Kota Tasikmalaya yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi momen penagihan janji kepada pejabat pemerintah, Senin (19/5/2026). Sebanyak 116 petugas kebersihan berstatus sukarelawan (sukwan) menuntut kejelasan terkait janji pemberian reward yang sebelumnya disampaikan oleh Hanapi saat masih menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Aksi tersebut terjadi di […]

  • perwaskim-kota-tasikmalaya-disorot-soal-transparansi - lintasjabar

    Transparansi Anggaran Perwaskim Kota Tasikmalaya Dipersoalkan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Polemik keterbukaan informasi publik kembali mencuat di Kota Tasikmalaya. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kota Tasikmalaya menjadi sorotan setelah tanggapan tertulis atas permintaan wawancara terkait data pengadaan barang dan jasa dinilai belum menjawab substansi pertanyaan yang diajukan. Alih-alih memaparkan rincian data belanja secara terbuka, jawaban resmi Perwaskim justru dinilai […]

  • Gudang Hanger di Sindanggalih Tasikmalaya Ludes Terbakar

    Gudang Hanger di Sindanggalih Tasikmalaya Ludes Terbakar

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 127
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang hanger rumahan di kawasan Irigasi Cikunten, Kampung Sindanggalih, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026). Bangunan semi permanen beserta seluruh isinya hangus dilalap si jago merah. Insiden ini sempat membuat petugas pemadam kebakaran kebingungan lantaran informasi lokasi kejadian yang diterima dari warga tidak akurat. Akibatnya, tim sempat […]

expand_less