Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kopi Bunar Tasikmalaya dari Kampung Ke Pasar Internasional

Kopi Bunar Tasikmalaya dari Kampung Ke Pasar Internasional

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Produk kopi lokal asal Kabupaten Tasikmalaya kembali mencuri perhatian. Kopi Bunar, yang dikembangkan masyarakat Kampung Bunihurip, Kecamatan Pagerageung, berhasil menembus pasar Jepang dan menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mulai dikenal di kancah internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menilai capaian itu lahir dari ketekunan masyarakat dalam membangun usaha kopi berbasis komunitas secara mandiri.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa potensi desa mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing global jika dikelola dengan konsisten.

Dari Kampung ke Pasar Internasional

Asep menyebut perjalanan Kopi Bunar Tasikmalaya menjadi contoh bagaimana produk lokal dapat tumbuh dari lingkungan sederhana hingga dikenal di luar negeri.

Masyarakat setempat dinilai memiliki peran sentral karena terlibat langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari budidaya tanaman kopi hingga pengolahan hasil panen.

Dengan model pengelolaan berbasis warga, kualitas produk terus berkembang dan menarik perhatian pasar yang lebih luas.

Tak hanya pasar ekspor, permintaan terhadap kopi tersebut di dalam negeri juga disebut terus meningkat.

Pengelola kini mulai membuka peluang distribusi ke negara lain sebagai bagian dari ekspansi bisnis.

Pemerintah Siapkan Dukungan Strategis

Untuk menjaga momentum pertumbuhan kopi ekspor Tasikmalaya, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Salah satunya adalah mendorong percepatan sertifikasi produk agar standar mutu dan legalitas Kopi Bunar semakin kuat di pasar global.

Selain itu, dukungan infrastruktur juga disiapkan untuk memperlancar aktivitas produksi masyarakat.

Beberapa program yang masuk agenda antara lain pembangunan tembok penahan tanah, peningkatan akses jalan menuju kawasan produksi, serta bantuan alat pengolahan bagi petani.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat rantai produksi sekaligus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

Harga Kopi Naik, Ekonomi Warga Terdongkrak

Keberadaan kopi asal Tasikmalaya ini disebut telah memberi dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.

Peningkatan kualitas produksi dan strategi pemasaran yang lebih baik membuat nilai jual kopi mengalami lonjakan signifikan.

Jika sebelumnya harga kopi berada pada kisaran sangat rendah, kini nilainya meningkat berkali lipat.

Perubahan tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan produk pertanian dengan pendekatan kualitas mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar.

Disiapkan Jadi Destinasi Agrowisata

Tak hanya fokus pada ekspor, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menyiapkan pengembangan kawasan Kopi Bunar sebagai destinasi agrowisata.

Konsep tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi, bukan hanya bagi petani kopi, tetapi juga sektor pariwisata dan usaha pendukung lainnya.

Wisatawan nantinya diharapkan dapat menikmati pengalaman melihat langsung proses budidaya, pengolahan, hingga menikmati kopi di lokasi asalnya.

Keberhasilan Kopi Bunar menjadi bukti bahwa produk desa bisa berkembang menjadi ikon ekonomi baru yang membawa nama daerah ke panggung internasional. (dh) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Tasikmalaya Ketika Tanggung Jawab Institusional Jadi Beban Personal

    THR Tasikmalaya: Ketika Tanggung Jawab Institusional Jadi Beban Personal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 31
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, EDITORIAL – Polemik THR Tasikmalaya tahun ini memperlihatkan ironi yang sulit diabaikan. Di saat kebutuhan hidup meningkat tajam menjelang Lebaran—mulai dari kebutuhan pangan, sandang, hingga kewajiban sosial—aparatur sipil negara (ASN) justru tidak mendapatkan dukungan penuh dari institusi tempat mereka mengabdi. Dalam konteks kegagalan membayar THR di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara, […]

  • Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, OPINI – Kebijakan penggabungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya kembali memantik diskursus publik. Di tengah tuntutan digitalisasi yang kian kompleks, langkah ini tidak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga menguji logika kebijakan pemerintah daerah dalam membaca arah zaman. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, keputusan ini […]

  • Forum Nyemah Atikan Priangan Timur: Konten Lokal Belum Jadi Arus Utama 

    Forum Nyemah Atikan Priangan Timur: Konten Lokal Belum Jadi Arus Utama 

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 40
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Kondisi dunia penyiaran di wilayah Priangan Timur kembali menjadi sorotan. Dalam Forum Nyemah Atikan Priangan Timur, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa konten lokal hingga saat ini belum sepenuhnya menjadi pilihan utama masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di […]

  • Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 24
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Pembongkaran Tenda Aksi KRPL (Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan) di depan Bale Kota Tasikmalaya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya. Aksi yang telah berlangsung hampir dua bulan itu akhirnya dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya pada Senin sore (20/4/2026), dengan alasan penegakan ketertiban umum dan menjaga […]

  • Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    Polisi Turun ke Kampung, Warga Cikadongdong Singaparna Merasa Lebih Aman

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi dari warga. Kali ini, kegiatan sambang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cikadongdong, Polsek Singaparna, Polres Tasikmalaya, Aipda Syihabulmillah, S.Pd., yang menyambangi Kampung Pengkolan Pasir, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya rutin jajaran […]

  • Mudik 2026: Pemkab Tasikmalaya Periksa Kelayakan Angkutan

    Mudik 2026: Pemkab Tasikmalaya Periksa Kelayakan Angkutan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 18
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah mulai memperketat persiapan mudik Lebaran Tasikmalaya, khususnya dari sisi keselamatan transportasi umum. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum di Terminal Tipe B Singaparna, Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang […]

expand_less