Azis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai, Dorong Ekonomi Kreatif di Tasikmalaya
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran komedian sekaligus pecinta bonsai, Azis Gagap, menjadi magnet tersendiri dalam gelaran Kontes dan Pameran Bonsai Nasional yang diselenggarakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kota Tasikmalaya. Acara bergengsi tersebut berlangsung di kawasan Asia Plaza Tasikmalaya mulai 25 hingga 28 April 2026.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta bonsai dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis tanaman hias di Kota Resik.
Kehadiran Azis menambah semarak acara yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.

Azis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai di Asia Plaza Tasikmalaya
Kehadiran Azis menjadi salah satu perhatian utama pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan event berskala nasional di Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif, baik bagi promosi daerah maupun perputaran ekonomi lokal.
“Tasikmalaya kedatangan tamu dari berbagai daerah. Mereka menginap, berbelanja, dan menikmati suasana kota. Ini kesempatan besar bagi daerah untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Momen Azis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang memadati lokasi acara.
Pameran Nasional Bonsai Diikuti Ratusan Peserta
Kontes tahun ini tercatat diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 548 pohon bonsai dipamerkan dalam berbagai kelas dan kategori.
Peserta datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga luar Pulau Jawa. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Tasikmalaya kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat kegiatan bonsai nasional.
Gelaran Pameran Nasional Bonsai ini sekaligus menjadi ajang transfer ilmu bagi para pemula maupun kolektor.
Bonsai Bukan Sekadar Hobi
Azis menegaskan bahwa bonsai memiliki nilai lebih dari sekadar hobi atau koleksi.
Menurutnya, industri bonsai mampu menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, perajin pot, pedagang, hingga jasa perawatan tanaman.
“Dari sekian banyak anggota, mereka membutuhkan dukungan dan wadah. Bonsai ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa bonsai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor ekonomi kreatif.
Asia Plaza Tasikmalaya Jadi Pusat Aktivitas
Pemilihan Asia Plaza Tasikmalaya sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai sangat strategis.
Selain berada di pusat kota, kawasan ini mudah diakses masyarakat dan memiliki fasilitas yang memadai untuk event berskala nasional.
Selama empat hari pelaksanaan, aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pun meningkat signifikan. Hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM turut merasakan dampak positifnya.
Event seperti ini membuktikan bahwa kegiatan komunitas mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.
Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Bonsai
Bonsai kini telah berkembang menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang menjanjikan.
Nilai jual bonsai berkualitas bahkan dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung jenis, usia, dan karakter pohon.
Tasikmalaya sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan bonsai, mengingat banyaknya petani tanaman hias dan komunitas yang aktif.
Dengan dukungan pemerintah, industri bonsai dapat menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif lokal.
Perlu Dukungan Pemerintah Daerah
Azis berharap pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap kegiatan semacam ini.
Menurutnya, dukungan tersebut dapat berupa fasilitasi pameran, pembinaan komunitas, hingga promosi ke tingkat nasional.
“Ini bukan sekadar pameran. Ini wadah ekonomi bagi petani dan pedagang bonsai,” ungkapnya.
Konsistensi dukungan akan memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai destinasi utama Pameran Nasional Bonsai di Indonesia.
Tasikmalaya Semakin Diperhitungkan
Suksesnya penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bahwa Tasikmalaya mampu menjadi tuan rumah event nasional dengan kualitas yang kompetitif.
Partisipasi ratusan peserta dan ribuan pengunjung menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap dunia bonsai.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga memperkuat citra Tasikmalaya sebagai kota yang ramah terhadap perkembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif.
Bonsai Sebagai Peluang Masa Depan
Gelaran ini membuktikan bahwa bonsai memiliki prospek cerah, baik sebagai hobi maupun peluang usaha.
Dengan semakin luasnya pasar, bonsai berpotensi menjadi salah satu sektor unggulan dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Kehadiran Azis Gagap semakin mempertegas bahwa dunia bonsai kini semakin diminati berbagai kalangan.
Event seperti ini diharapkan terus berlanjut dan mampu melahirkan pelaku-pelaku usaha bonsai baru di Tasikmalaya. (DH)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar