Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Akibat Truk Overload
LintasJabar.Id, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah kondisi ruas jalan di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berfungsi sebagai jalur utama konektivitas masyarakat tersebut kini dipenuhi lubang dan kerusakan struktural yang semakin meluas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan tersebut diduga kuat dipicu oleh tingginya intensitas kendaraan angkutan pasir yang melintas dengan muatan melebihi batas tonase yang diizinkan.

Upaya Warga Dinilai Belum Efektif
Sejumlah langkah telah dilakukan masyarakat setempat untuk mengatasi persoalan tersebut. Mulai dari pengawasan mandiri hingga upaya menghadang kendaraan pelanggar, namun hasilnya belum menunjukkan perubahan signifikan.
Selain itu, perbaikan jalan secara swadaya juga telah dilakukan. Namun, kondisi tersebut hanya bersifat sementara karena kerusakan kembali terjadi akibat tekanan beban kendaraan berat yang terus melintas.
Dishub Lakukan Verifikasi Lapangan
Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat melalui organisasi Pemuda Pancasila (PP) PAC Sukaratu mengambil langkah dengan menyampaikan aspirasi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk melakukan verifikasi di lapangan. Langkah awal difokuskan pada pendataan armada angkutan dan evaluasi sistem operasional kendaraan barang.
Penanganan Dilakukan Sesuai Regulasi
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub, Zaky, menegaskan bahwa penanganan ini dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi yang berlaku.
Ia juga menambahkan bahwa sektor angkutan barang memiliki kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga diperlukan pendekatan yang komprehensif agar penanganan tetap berjalan sesuai hukum.
Dengan langkah verifikasi dan penataan yang tengah dilakukan, pemerintah daerah diharapkan mampu menekan laju Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya sekaligus menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan keberlanjutan infrastruktur.
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar